Fokus
Data & Alat
Rabu, 23 Juni 2021 | 10:02 WIB
KURS PAJAK 23 JUNI 2021-29 JUNI 2021
Senin, 21 Juni 2021 | 11:15 WIB
STATISTIK TARIF PAJAK
Kamis, 17 Juni 2021 | 18:50 WIB
STATISTIK PENGHINDARAN PAJAK
Rabu, 16 Juni 2021 | 08:55 WIB
KURS PAJAK 16 JUNI 2021-22 JUNI 2021
Reportase
Perpajakan.id

Susah Upload Data di e-Faktur 3.0, Begini Penjelasan DJP

A+
A-
85
A+
A-
85
Susah Upload Data di e-Faktur 3.0, Begini Penjelasan DJP

Ilustrasi. (DJP)

JAKARTA, DDTCNews – Ditjen Pajak (DJP) memberikan penjelasan kepada wajib pajak yang tengah menghadapi persoalan ketika mengunggah data faktur pajak di sistem e-faktur 3.0.

Melalui akun @kring_pajak, DJP mengatakan upaya wajib pajak untuk mengunggah faktur pajak secara elektronik terkendala beberapa hari terakhir ini karena adanya gangguan teknis. Hal tersebut membuat sistem e-faktur 3.0 menjadi kurang stabil.

"Beberapa hari lalu server kami memang kurang stabil dan sedang ada gangguan. Sehingga hanya sedikit yang berhasil melakukan upload faktur," tulis DJP melalui akun Twitter @kring_pajak, Rabu (23/12/2020).

Baca Juga: DJP Akhirnya Serahkan Penerbit Faktur Pajak Fiktif ke Kejari

Otoritas menyampaikan permohonan maaf atas kendala yang dialami WP dalam melaksanakan administrasi pajak secara elektronik. Sistem e-faktur 3.0 mulai kembali normal secara bertahap mulai Selasa (22/12/2020).

Oleh karena itu, bagi wajib pajak yang dalam beberapa hari terakhir mengalami kendala bisa kembali mengakses aplikasi e-faktur 3.0. DJP meminta wajib pajak untuk mengunggah data faktur pajak secara berkala.

"Mulai kemarin sudah berangsur normal kembali. Silahkan dicoba secara berkala," ujar DJP.

Baca Juga: Bantuan Usaha Mikro Jadi Temuan BPK, Ini Respons Kemenkop UKM

Layanan elektronik saat ini menjadi andalan wajib pajak dan otoritas pajak. Meski pelayanan secara langsung bisa dilakukan, DJP masih menganjurkan wajib pajak untuk memanfaatkan saluran elektronik dalam mendapatkan pelayanan perpajakan.

Otoritas sendiri sudah merilis e-faktur 3.0 yang merupakan aplikasi faktur pajak yang menawarkan sejumlah fitur baru seperti prepopulated pajak masukan, prepopulated pemberitahuan impor barang (PIB), prepopulated SPT, dan sinkronisasi kode cap fasilitas.

Dengan adanya e-faktur 3.0, DJP menyediakan data pajak masukan by system. Dengan demikian, Pengusaha Kena Pajak (PKP) tidak lagi perlu melakukan input secara manual ke aplikasi e-faktur. (rig)

Baca Juga: Wah, Sumbangan PPN Batu Bara terhadap Penerimaan Tembus Rp439 Miliar

Topik : pelayanan pajak, gangguan server, e-faktur 3.0, nasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARIF GUNAWAN

Kamis, 24 Desember 2020 | 14:03 WIB
efaktur sampai hari ini tgl 24 des 2020 masih belom bs di gunakan, masih susah uploadnya, knp kok kpp malah bilang sdh normal dr tgl 22 yaa?? pdhl sampai saat ini aja masih gak bisa upload.
1
artikel terkait
Selasa, 22 Juni 2021 | 18:00 WIB
AUDIT KEUANGAN NEGARA
Selasa, 22 Juni 2021 | 17:30 WIB
PEMERIKSAAN BPK
Selasa, 22 Juni 2021 | 15:30 WIB
PAJAK KEKAYAAN
berita pilihan
Kamis, 24 Juni 2021 | 19:09 WIB
REVISI UU KUP
Kamis, 24 Juni 2021 | 19:00 WIB
PENEGAKAN HUKUM
Kamis, 24 Juni 2021 | 18:35 WIB
SPANYOL
Kamis, 24 Juni 2021 | 18:30 WIB
KABUPATEN CIAMIS
Kamis, 24 Juni 2021 | 18:20 WIB
KABUPATEN MEMPAWAH
Kamis, 24 Juni 2021 | 18:05 WIB
KABUPATEN SANGGAU
Kamis, 24 Juni 2021 | 18:00 WIB
AUDIT KEUANGAN NEGARA
Kamis, 24 Juni 2021 | 17:43 WIB
LKPP 2020
Kamis, 24 Juni 2021 | 17:04 WIB
PELAYANAN PAJAK
Kamis, 24 Juni 2021 | 17:00 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA