Review
Kamis, 21 Oktober 2021 | 07:00 WIB
LAPORAN DDTC DARI VIENNA
Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:30 WIB
KONSULTASI PAJAK
Senin, 18 Oktober 2021 | 11:42 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 17 Oktober 2021 | 09:00 WIB
Kepala KPP Madya Dua Jakarta Selatan II Kurniawan:
Fokus
Literasi
Rabu, 20 Oktober 2021 | 16:00 WIB
TIPS PERPAJAKAN
Rabu, 20 Oktober 2021 | 12:00 WIB
KAMUS KEBIJAKAN PAJAK
Selasa, 19 Oktober 2021 | 10:05 WIB
SANKSI ADMINISTRASI (7)
Senin, 18 Oktober 2021 | 19:04 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & Alat
Rabu, 20 Oktober 2021 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 20 OKTOBER - 26 OKTOBER 2021
Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 13 OKTOBER - 19 OKTOBER 2021
Rabu, 06 Oktober 2021 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 6-12 OKTOBER 2021
Rabu, 22 September 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 22 - 28 SEPTEMBER 2021
Reportase
Perpajakan.id

Sri Mulyani Soroti Bengkaknya Simpanan Pemda di Bank

A+
A-
0
A+
A-
0
Sri Mulyani Soroti Bengkaknya Simpanan Pemda di Bank

Menteri Keuangan Sri Mulyani bersiap mengikuti rapat kerja di Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Senin (20/9/2021). Rapat kerja tersebut beragendakan penyerahan Daftar Investarisasi Masalah (DIM) RUU tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww.

JAKARTA, DDTCNews - Pemerintah menyoroti meningkatnya jumlah simpanan pemerintah daerah di perbankan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan simpanan daerah di perbankan pada Agustus 2021 mencapai Rp178,95 triliun. Jumlah tersebut naik 3,01% dari tingkat simpanan pada Juli 2021 senilai Rp173,73 triliun, atau naik senilai Rp5,22 triliun.

"Simpanan daerah yang naik sedikit ini menjadi perhatian kita," katanya dalam konferensi pers APBN Kita dikutip pada Jumat (24/9/2021).

Baca Juga: Diawasi Ketat, Sri Mulyani Ingin Pemda Lebih Pede Jalankan Program PEN

Menkeu Sri Mulyani memaparkan masih ada daerah dengan nilai simpanan yang lebih besar dibandingkan belanja untuk 3 bulan ke depan. Hal ini menandakan realisasi belanja daerah yang lambat.

Daerah dengan nilai simpanan yang jauh lebih gendut ketimbang belanjanya adalah Jawa Timur dengan surplus Rp9,9 triliun, Aceh dengan selisih Rp4,3 triliun, dan Jateng senilai Rp4,2 triliun.

Di sisi lain, ada juga daerah dengan kebutuhan belanja yang lebih tinggi dari simpanannya. Hal ini menunjukkan realisasi belanja yang berjalan lebih cepat.

Baca Juga: Sri Mulyani: Rata-Rata Penerima Subsidi Upah Bergaji Rp2,9 Juta

Belanja operasional yang lebih tinggi dari simpanan pemda di bank ditempati oleh DKI Jakarta senilai Rp2,5 triliun, Lampung Rp1,1 triliun, dan NTB sejumlah Rp900 miliar.

Simpanan pemda di bank hingga akhir Agustus 2021 tercatat mengalami penurunan jika dibandingkan periode sama tahun lalu dengan simpanan mencapai Rp227,14 triliun. Tingkat simpanan tersebut turun sebesar 21,21% dengan nominal senilai Rp48,19 triliun.

Lalu, saldo rata-rata simpanan pemda di bank dalam 3 tahun terakhir sejumlah Rp96 triliun. Kemenkeu, lanjut Sri Mulyani, menyatakan statistik tersebut menunjukkan pemanfaatan kas di daerah perlu lebih dioptimalkan.

Baca Juga: Insentif Pajak Terealisasi 96%, Begini Perincian Pemanfaatannya

"Mayoritas daerah realisasi belanja masih lebih rendah dari transfer. Saat transfer sudah dengan tata kelola persyaratan salur, mereka [pemda] juga tidak langsung membelanjakan," terangnya. (sap)

Topik : simpanan daerah, bank daerah, APBN, Sri Mulyani, APBD

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

berita pilihan

Kamis, 21 Oktober 2021 | 18:55 WIB
KABUPATEN PINRANG

Himpun Data Wajib Pajak, Petugas DJP Terjun ke Lapangan

Kamis, 21 Oktober 2021 | 18:02 WIB
UU HPP

Diatur dalam UU HPP, Pidana Denda Tidak Dapat Diganti Kurungan

Kamis, 21 Oktober 2021 | 17:32 WIB
LAYANAN PAJAK

Hingga Besok, Kring Pajak Hanya Dapat Dihubungi Lewat Ini

Kamis, 21 Oktober 2021 | 17:30 WIB
KINERJA PERINDUSTRIAN

Kurangi Emisi Karbon, Jokowi Dorong Hilirisasi Sawit Lewat Biodiesel

Kamis, 21 Oktober 2021 | 17:00 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP 2020

Kejar Penerimaan, Begini Mekanisme Mutasi Pegawai Ditjen Pajak

Kamis, 21 Oktober 2021 | 16:53 WIB
LITERASI PAJAK

Perpajakan.id Versi 2 Rilis Lebih dari 12.000 Peraturan Pajak

Kamis, 21 Oktober 2021 | 16:37 WIB
LAYANAN PAJAK

Sore Ini, 2 Aplikasi DJP Tidak Bisa Diakses Wajib Pajak

Kamis, 21 Oktober 2021 | 16:00 WIB
MALAYSIA

Pengenaan Pajak Pariwisata Kembali Ditunda Hingga 2023