Fokus
Literasi
Jum'at, 14 Januari 2022 | 21:24 WIB
PROFIL PAJAK KOTA PADANG
Jum'at, 14 Januari 2022 | 20:45 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 14 Januari 2022 | 20:36 WIB
KAMUS KEBIJAKAN FISKAL
Kamis, 13 Januari 2022 | 16:37 WIB
TAX ALLOWANCE (3)
Data & Alat
Rabu, 12 Januari 2022 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 12 JANUARI - 18 JANUARI 2022
Rabu, 05 Januari 2022 | 08:15 WIB
KURS PAJAK 5 JANUARI - 11 JANUARI 2022
Senin, 03 Januari 2022 | 10:45 WIB
KMK 70/2021
Rabu, 29 Desember 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 29 DESEMBER 2021 - 4 JANUARI 2022
Reportase
Perpajakan.id

RUU HKPD Disahkan, Tarif Maksimal Pajak Kendaraan dan BBNKB Dipangkas

A+
A-
3
A+
A-
3
RUU HKPD Disahkan, Tarif Maksimal Pajak Kendaraan dan BBNKB Dipangkas

Menteri Keuangan Sri Mulyani. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa.

JAKARTA, DDTCNews - RUU Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD) mengatur ulang tarif maksimal pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor.

Pada Pasal 10 ayat (1) RUU HKPD, tarif maksimal PKB untuk kepemilikan kendaraan bermotor pertama ditetapkan paling tinggi 1,2% atau lebih rendah dari tarif maksimal UU 28/2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) sebesar 2%.

Tarif PKB tersebut disesuaikan seiring dengan ditetapkannya opsen pajak kendaraan bermotor (PKB) sebagai jenis pajak baru yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten (pemkab) atau pemerintah kota (pemkot).

Baca Juga: Catat! Objek Hingga Tarif Pajak Daerah Harus Diatur dalam 1 Perda Saja

"Pemerintah meningkatkan kapasitas pemda melalui mekanisme opsen PKB dan BBNKB dengan tarif 66% untuk kabupaten dan kota. Ini tidak menambah beban wajib pajak," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Selasa (7/12/2021).

Lalu, pemerintah juga menyesuaikan tarif maksimal bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) seiring dengan adanya pengenaan opsen atas pajak tersebut. Tarif maksimal BBNKB ditetapkan 12%, lebih rendah dari tarif maksimal BBNKB pada UU PDRD sebesar 20%.

“Pemerintah berharap pemkab/pemkot dapat meningkatkan kemandirian daerahnya. Ini juga untuk menjawab aspirasi berbagai pandangan yang menghendaki agar pemkab dan pemkot dapat memungut PKB khusus roda dua," ujar Sri Mulyani.

Baca Juga: Pemerintah Bakal Terbitkan PP Soal Tata Cara Pemungutan Pajak Daerah

Untuk diketahui, opsen didefinisikan sebagai pungutan tambahan pajak menurut persentase tertentu. Opsen PKB dikenakan oleh kabupaten/kota atas pokok PKB, sedangkan opsen BBNKB dikenakan atas pokok BBNKB.

Selain opsen PKB dan BBNKB yang menjadi kewenangan kabupaten/kota, RUU HKPD juga mengatur tentang opsen pajak mineral bukan logam dan batuan (MBLB) dengan tarif sebesar 25%.

Opsen akan dipungut secara bersamaan dengan pajak yang dikenai opsen. Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara pemungutan opsen akan diatur melalui peraturan pemerintah (PP). (rig)

Baca Juga: Potensi Pajak Besar, 20 Pemilik Mobil Mewah Diminta Mutasi Pelat Nomor

Topik : ruu hkpd, opsen, pajak kendaraan, bbnkb, pajak daerah, UU HKPD, DPR nasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Selasa, 11 Januari 2022 | 16:30 WIB
PENEGAKAN HUKUM

Tunggak Pajak Ratusan Juta Rupiah, Mobil Distributor Elpiji Disita

Selasa, 11 Januari 2022 | 14:33 WIB
KOTA MATARAM

Punya Tunggakan Pajak, Pengelola Parkir Ini Ditagih Rp1,5 Miliar

Selasa, 11 Januari 2022 | 11:30 WIB
KINERJA FISKAL

Sri Mulyani Soroti Pengelolaan APBD, Sebut 3 Aspek Perlu Dievaluasi

Selasa, 11 Januari 2022 | 10:00 WIB
KOTA CIREBON

Siap-Siap Bayar Pajak! 82.000 SPPT PBB-P2 Mulai Dicetak

berita pilihan

Senin, 17 Januari 2022 | 16:00 WIB
ANGKA KEMISKINAN

BPS: Jumlah Penduduk Miskin September 2021 Capai 26,5 Juta Orang

Senin, 17 Januari 2022 | 14:45 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

DJP Mulai Kirim Email Blast Soal PPS ke Wajib Pajak, Begini Isinya

Senin, 17 Januari 2022 | 14:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Enam Kondisi Bukti Pot/Put Unifikasi Tetap Perlu Dibuat

Senin, 17 Januari 2022 | 13:57 WIB
PMK 186/2021

Terbit PMK Baru Soal Pengawasan Akuntan Publik, Ini yang Diatur

Senin, 17 Januari 2022 | 13:51 WIB
KEBIJAKAN MONETER

Turun, Utang Luar Negeri Indonesia Rp5.965 Triliun Per November 2021

Senin, 17 Januari 2022 | 13:30 WIB
SWISS

Adopsi Pajak Minimum Global, Konstitusi Bakal Diamendemen

Senin, 17 Januari 2022 | 13:00 WIB
AUSTRALIA

Omzet Menurun, Pengusaha Pub Minta Keringanan Cukai