KEBIJAKAN KEPABEANAN

Riri Riza Bagikan Cerita saat Registrasi IMEI di Kantor Bea Cukai

Dian Kurniati | Minggu, 11 Februari 2024 | 08:30 WIB
Riri Riza Bagikan Cerita saat Registrasi IMEI di Kantor Bea Cukai

Sutradara Riri Riza. 

JAKARTA, DDTCNews - Sutradara Riri Riza membagikan pengalamannya melakukan registrasi international mobile equipment identity (IMEI).

Riri melakukan registrasi IMEI di Kantor Bea Cukai Tangerang. Dengan dibantu petugas, dia pun dapat meregistrasi IMEI atas gawai yang dibawa dari luar negeri.

"Sebuah layanan yang terbuka, transparan, dan sangat informatif," katanya dalam video yang diunggah akun Instagram @beacukaitangerang, dikutip pada Minggu (11/2/2024).

Baca Juga:
Bedu Ajak Wajib Pajak Lapor SPT Tahunan secara Online dan Lebih Awal

Berdasarkan Perdirjen Bea dan Cukai No. PER-13/BC/2021, masyarakat yang membeli handphone, komputer genggam, dan tablet (HKT) dari luar negeri wajib melakukan registrasi IMEI.

Registrasi IMEI biasanya dilakukan pada saat kedatangan sebelum keluar terminal bandara atau paling lama 5 hari sejak selesai karantina, apabila dilakukan karantina.

Apabila penumpang atau awak sarana pengangkut telah keluar terminal bandara dan tidak menjalani karantina, pendaftaran IMEI masih bisa dilayani paling lambat 60 hari setelah kedatangan, seperti yang dilakukan Riri di kantor Bea Cukai Tangerang.

Baca Juga:
Hati-Hati Penipuan Jasa Unlock IMEI, Bea Cukai Jelaskan Ini

Secara umum, terdapat 3 tahap untuk melakukan registrasi IMEI. Ketiga tahap tersebut antara lain membayar bea masuk dan pajak dalam rangka impor (PDRI), meregistrasikan IMEI, dan HKT dapat langsung digunakan.

Proses registrasi tidak dipungut biiaya. Nanti, pemilik gawai harus membayar bea masuk dan PDRI yang terdiri atas pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penghasilan (PPh) Pasal 21 impor terlebih dahulu.

Pendaftaran IMEI dilakukan dengan cara mengisi dan menyampaikan formulir permohonan secara elektronik kepada DJBC. Proses tersebut dapat melalui laman beacukai.go.id atau melalui aplikasi Mobile Beacukai.

Baca Juga:
Ubah Data Nomor HP di Kantor Pajak, Begini Tahapannya

Menurut sutradara film musikal Petualangan Sherina ini, masyarakat dapat berkonsultasi kepada petugas mengenai sistem ketentuan kepabeanan atas barang bawaan dari luar negeri, termasuk jika memerlukan registrasi IMEI.

"Terima kasih untuk layanan yang sangat menyenangkan pagi ini," ujar Riri. (rig)

https://www.instagram.com/beacukaitangerang/reel/C212BRFr4Dy/


Editor :

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

KOMENTAR
0
/1000

Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT
Sabtu, 17 Februari 2024 | 16:45 WIB LAYANAN KEPABEANAN

Hati-Hati Penipuan Jasa Unlock IMEI, Bea Cukai Jelaskan Ini

Selasa, 13 Februari 2024 | 17:30 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Ubah Data Nomor HP di Kantor Pajak, Begini Tahapannya

Senin, 12 Februari 2024 | 10:17 WIB SELEBRITAS

Bergaya Mereview Ponsel, David GadgetIn Ajak Pengikutnya Lapor SPT

BERITA PILIHAN
Kamis, 22 Februari 2024 | 18:30 WIB KEBIJAKAN PAJAK

Laksanakan Bantuan Penagihan Pajak, DJP: Perpres Perlu Direvisi

Kamis, 22 Februari 2024 | 18:15 WIB KEBIJAKAN PAJAK

Reorganisasi Instansi Vertikal DJP Berlanjut? Ini Kata Dirjen Pajak

Kamis, 22 Februari 2024 | 18:07 WIB KEBIJAKAN PAJAK

60 Juta NIK Sudah Dipadankan Dengan NPWP

Kamis, 22 Februari 2024 | 17:45 WIB KONSULTASI PAJAK

Pengajuan Permohonan IKH secara Online, Bagaimana Tata Caranya?

Kamis, 22 Februari 2024 | 17:30 WIB BEA CUKAI MALANG

Cegat Bus Antarkota di Pintu Tol, DJBC Amankan 30 Koli Rokok Ilegal

Kamis, 22 Februari 2024 | 17:27 WIB KEPATUHAN PAJAK

4,3 Juta WP Sudah Lapor SPT Tahunan 2023, Mayoritas Gunakan e-Filing

Kamis, 22 Februari 2024 | 17:01 WIB KINERJA FISKAL

APBN Catatkan Surplus Rp31,3 Triliun pada Januari 2024

Kamis, 22 Februari 2024 | 17:00 WIB TIPS PAJAK

Cara Ikut Lelang Barang-Barang Sitaan Pajak

Kamis, 22 Februari 2024 | 16:37 WIB PENERIMAAN PAJAK

Kontraksi, Penerimaan Pajak Terkumpul Rp149,25 Triliun di Januari 2024

Kamis, 22 Februari 2024 | 16:30 WIB PMK 7/2024

Beli Rumah Lain, WP OP Tak Boleh Lagi Pakai Fasilitas PPN DTP 2024