Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Resmikan Asrama Pusdiklat Pajak, Ini Pesan Sri Mulyani

1
1

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menandatangani prasasti peresmian gedung asrama Pusdiklat Pajak. (foto: Kemenkeu)

JAKARTA, DDTCNews – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meresmikan gedung asrama Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pajak.

Peresmian asrama 11 lantai ini dilakukannya seusai memberikan sambutan pada Simposium Nasional Keuangan Negara, Rabu (14/11/2018). Asrama Pusdiklat Pajak baru ini bisa menampung 1.500 peserta pelatihan. Kamar khusus ibu hamil dan peserta difabel pun tersedia.

“Semoga Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pajak menjadi sumber untuk menghasilkan manusia-manusia tangguh dalam mengumpulkan pajak bagi NKRI,” tulis Sri Mulyani dalam prasasti peresmian gedung, seperti diinformasikan melalui laman resmi Kemenkeu.

Baca Juga: Sri Mulyani Rombak Jajaran Eselon III, Ada 62 Kepala KPP Baru

Pusdiklat Pajak juga akan menyiapkan ruang terbuka hijau. Dengan berbagai fasilitas yang disediakan, asrama Pusdiklat Pajak ini diharapkan dapat mendukung proses pembelajaran selama pelatihan, terutama memberi kemudahan bagi para peserta dari luar kota.

Saat membuka Simposium Nasional Keuangan Negara, Sri Mulyani berharap kualitas kebijakan keuangan negara dapat meningkat melalui penelitian data dan bukti yang cukup. Hal ini diharapkan mampu menciptakan efektivitas kebijakan fiskal.

Bagaimanapun, masyarakat telah diterpa dengan berbagai informasi seiring dengan kemajuan teknologi. Dengan demikian, tradisi riset dan penelitian harus terus ditingkatkan. Dengan metodologi evidence based, dia berharap penyusunan kebijakan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga: Sri Mulyani Lihat Efek Tidak Adanya Kenaikan Cukai Rokok Tahun Ini

“Kita harus membanjiri masyarakat dengan hal-hal positif, konstruktif, kualitas baik, secara intelektual lebih puas, sehingga kualitas bangsa menjadi meningkat,” ungkap Sri Mulyani.

Dia pun mengatakan keuangan negara, baik dari sisi penerimaan, belanja, maupun pembiayaan, menjadi tulang punggung untuk mewujudkan tujuan bernegara. Dengan demikian, efektivitas dari kebijakan menjadi krusial. (kaw)

Baca Juga: Genjot Investasi, Sri Mulyani Sebut Indonesia Butuh 3 Aspek Ini

“Semoga Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pajak menjadi sumber untuk menghasilkan manusia-manusia tangguh dalam mengumpulkan pajak bagi NKRI,” tulis Sri Mulyani dalam prasasti peresmian gedung, seperti diinformasikan melalui laman resmi Kemenkeu.

Baca Juga: Sri Mulyani Rombak Jajaran Eselon III, Ada 62 Kepala KPP Baru

Pusdiklat Pajak juga akan menyiapkan ruang terbuka hijau. Dengan berbagai fasilitas yang disediakan, asrama Pusdiklat Pajak ini diharapkan dapat mendukung proses pembelajaran selama pelatihan, terutama memberi kemudahan bagi para peserta dari luar kota.

Saat membuka Simposium Nasional Keuangan Negara, Sri Mulyani berharap kualitas kebijakan keuangan negara dapat meningkat melalui penelitian data dan bukti yang cukup. Hal ini diharapkan mampu menciptakan efektivitas kebijakan fiskal.

Bagaimanapun, masyarakat telah diterpa dengan berbagai informasi seiring dengan kemajuan teknologi. Dengan demikian, tradisi riset dan penelitian harus terus ditingkatkan. Dengan metodologi evidence based, dia berharap penyusunan kebijakan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga: Sri Mulyani Lihat Efek Tidak Adanya Kenaikan Cukai Rokok Tahun Ini

“Kita harus membanjiri masyarakat dengan hal-hal positif, konstruktif, kualitas baik, secara intelektual lebih puas, sehingga kualitas bangsa menjadi meningkat,” ungkap Sri Mulyani.

Dia pun mengatakan keuangan negara, baik dari sisi penerimaan, belanja, maupun pembiayaan, menjadi tulang punggung untuk mewujudkan tujuan bernegara. Dengan demikian, efektivitas dari kebijakan menjadi krusial. (kaw)

Baca Juga: Genjot Investasi, Sri Mulyani Sebut Indonesia Butuh 3 Aspek Ini
Topik : Pusdiklat Pajak, keuangan negara, Sri Mulyani
Komentar
Dapatkan hadiah berupa merchandise DDTCNews masing-masing senilai Rp250.000 yang diberikan kepada dua orang pemenang. Redaksi akan memilih pemenang setiap dua minggu sekali, dengan berkomentar di artikel ini! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Selasa, 17 September 2019 | 20:52 WIB
PEMILIHAN ANGGOTA BPK
Selasa, 17 September 2019 | 20:05 WIB
PELAYANAN PAJAK
Selasa, 17 September 2019 | 19:20 WIB
SENGKETA PAJAK
Selasa, 17 September 2019 | 18:00 WIB
SENGKETA PAJAK
berita pilihan
Senin, 08 April 2019 | 11:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 15 Juni 2018 | 18:05 WIB
KREDIT PAJAK
Rabu, 06 Maret 2019 | 11:54 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Kamis, 31 Januari 2019 | 17:33 WIB
INSENTIF FISKAL
Rabu, 13 Maret 2019 | 12:39 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Rabu, 13 Maret 2019 | 11:29 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Rabu, 04 September 2019 | 18:14 WIB
REFORMASI PERPAJAKAN
Selasa, 09 Oktober 2018 | 19:27 WIB
PERTEMUAN TAHUNAN IMF-BANK DUNIA
Jum'at, 12 April 2019 | 11:51 WIB
PEREKONOMIAN GLOBAL
Jum'at, 23 September 2016 | 17:01 WIB
PEMERIKSAAN BPK