Trusted Indonesian Tax News Portal
|
 
Berita
Jum'at, 27 April 2018 | 11:30 WIB
KOTAWARINGIN BARAT
Jum'at, 27 April 2018 | 10:56 WIB
PEMBIAYAAN
Jum'at, 27 April 2018 | 09:48 WIB
SUKU BUNGA BI
 
Fokus
Literasi
Minggu, 15 April 2018 | 17:08 WIB
TEKNIK PEMERIKSAAN PAJAK
Kamis, 12 April 2018 | 18:40 WIB
PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (5)
Jum'at, 09 Maret 2018 | 16:56 WIB
PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (4)
 
Data & alat
Rabu, 25 April 2018 | 13:28 WIB
KURS PAJAK 25 APRIL-1 MEI 2018
Rabu, 18 April 2018 | 12:52 WIB
KURS PAJAK 18-24 APRIL 2018
Rabu, 11 April 2018 | 10:21 WIB
KURS PAJAK 11-17 APRIL 2018
 
 
Reportase

Realisasi Pajak Kuartal I Melesat 40%

0

KEDIRI, DDTCNews — Di luar dugaan, realisasi pendapatan pajak daerah Kota Kediri sepanjang kuartal I/ 2016 mencapai Rp20,1 miliar setara dengan 28% dari target tahun ini Rp70,5 miliar. Realisasi pendapatan pajak kuartal I itu membubung 40% dari capaian periode sama tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kediri Hadi Wahjono mengatakan kenaikan capaian tersebut dipicu terutama oleh penerimaan Pajak Penerangan Jalan Rp5,8 miliar, Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan Rp4,4 miliar, dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan sebesar Rp2,8 miliar.

pilihan redaksi

"Sejak awal tahun kami mengintensifkan pelayanan pembayaran pajak keliling, khususnya PBB perkotaan, hingga ke pinggiran kota. Jarak dari pinggiran ke tengah kota rupanya memang membuat mereka enggan membayar PBB. Jadi kami jemput bola, dan hasilnya lumayan," ujarnya, Senin (2/5).

Hadi menambahkan dengan realisasi pendapatan pajak selama 3 bulan pertama tahun ini, Pemkot Kediri berencana mengerek target pajak daerah dalam revisi APBD 2016 yang akan diajukan Agustus 2016. Akan tetapi, sampai berapa kenaikannya, Hadi memilih menyimpannya rapat-rapat.

Dari target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kediri tahun ini Rp191,7 miliar, seperti dikutip dari Bisnis.com, sebanyak 39% berasal dari pajak daerah; 4,5% dari retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan 0,8%; dan lain-lain PAD yang sah 57,9%.* (Bsi)

"Sejak awal tahun kami mengintensifkan pelayanan pembayaran pajak keliling, khususnya PBB perkotaan, hingga ke pinggiran kota. Jarak dari pinggiran ke tengah kota rupanya memang membuat mereka enggan membayar PBB. Jadi kami jemput bola, dan hasilnya lumayan," ujarnya, Senin (2/5).

Hadi menambahkan dengan realisasi pendapatan pajak selama 3 bulan pertama tahun ini, Pemkot Kediri berencana mengerek target pajak daerah dalam revisi APBD 2016 yang akan diajukan Agustus 2016. Akan tetapi, sampai berapa kenaikannya, Hadi memilih menyimpannya rapat-rapat.

Dari target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kediri tahun ini Rp191,7 miliar, seperti dikutip dari Bisnis.com, sebanyak 39% berasal dari pajak daerah; 4,5% dari retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan 0,8%; dan lain-lain PAD yang sah 57,9%.* (Bsi)

Topik : Kediri, penerimaan pajak, target PAD
artikel terkait
Jum'at, 27 April 2018 | 11:30 WIB
KOTAWARINGIN BARAT
Kamis, 26 April 2018 | 11:57 WIB
DKI JAKARTA
Kamis, 26 April 2018 | 09:09 WIB
KOTA BATAM
Rabu, 25 April 2018 | 16:00 WIB
KOTA MALANG
0