Berita
Selasa, 01 Desember 2020 | 18:21 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Selasa, 01 Desember 2020 | 18:01 WIB
KERJA SAMA INTERNASIONAL
Selasa, 01 Desember 2020 | 17:56 WIB
PENERIMAAN PAJAK
Selasa, 01 Desember 2020 | 17:39 WIB
UU CIPTA KERJA
Review
Minggu, 29 November 2020 | 09:01 WIB
SEKJEN ASOSIASI PERTEKSTILAN INDONESIA RIZAL TANZIL RAKHMAN:
Rabu, 25 November 2020 | 15:33 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 18 November 2020 | 16:01 WIB
KONSULTASI PAJAK
Minggu, 15 November 2020 | 08:01 WIB
KEPALA KANTOR BEA CUKAI SOEKARNO-HATTA FINARI MANAN:
Fokus
Data & alat
Jum'at, 27 November 2020 | 17:22 WIB
STATISTIK WITHHOLDING TAX
Rabu, 25 November 2020 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2020
Rabu, 18 November 2020 | 09:35 WIB
KURS PAJAK 18 NOVEMBER - 24 NOVEMBER 2020
Sabtu, 14 November 2020 | 13:05 WIB
STATISTIK PAJAK PERDAGANGAN INTERNASIONAL
Komunitas
Selasa, 01 Desember 2020 | 17:14 WIB
KONFERENSI NASIONAL PERPAJAKAN
Selasa, 01 Desember 2020 | 17:00 WIB
IAIN SULTAN AMAI GORONTALO
Senin, 30 November 2020 | 10:29 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Minggu, 29 November 2020 | 11:30 WIB
AGENDA KEPABEANAN
Reportase
Glosarium

Rayu Investor Asing, Pemerintah Siapkan Insentif Pajak Khusus

A+
A-
0
A+
A-
0
Rayu Investor Asing, Pemerintah Siapkan Insentif Pajak Khusus

Ilustrasi. (DDTCNews)

TBILISI, DDTCNews – Perusahaan teknologi informasi dan pelayaran internasional bakal mendapatkan perlakuan pajak khusus dengan terbitnya regulasi insentif pajak pada awal Oktober 2020.

Managing Partner TP Solution Gela Barshovi mengatakan insentif pajak tersebut menjadi daya tarik baru untuk investasi asing. Sebelumnya, Georgia dikenal sebagai yurisdiksi yang menawarkan banyak fasilitas pajak bagi orang pribadi dan badan dari luar negeri.

"Georgia akan menerima perhatian yang lebih besar dari komunitas bisnis internasional sebagai tujuan investasi yang menarik karena pajak rendah dan regulasi yang sederhana," katanya, Jumat (16/10/2020).

Baca Juga: Pangkas Tarif PPh Badan, Penerimaan Pajak Bakal Tergerus Rp33 Triliun

Selama ini, lanjut Barshovi, sudah banyak insentif pajak yang diberikan pemerintah untuk menarik perusahaan multinasional untuk menjalankan bisnis di negara pecahan Uni Soviet tersebut. Salah satunya rezim PPh badan yang baru dibayar pelaku usaha setelah membagikan dividen kepada pemegang saham.

Ada lagi, insentif tarif 0% untuk PPh orang pribadi atas penghasilan yang didapat dari luar negeri. Lalu, tarif PPh orang pribadi 1% untuk wajib pajak yang penghasilannya tidak lebih dari 500.000 lari Georgia atau setara Rp2,2 miliar per tahun.

"Kini akan ada tambahan kebijakan insentif pajak untuk investasi IT dan pelayaran yang mulai berlaku pada 8 Oktober 2020," tutur Barshovi.

Baca Juga: Hadiah Akhir Tahun, Kerja dari Rumah Dapat Diskon Pajak

Barshovi menjelaskan insentif pajak khusus perusahaan IT dan pelayaran berlaku rezim PPh khusus dengan tarif sebesar 5% atau jauh lebih kecil dibandingkan dengam ketentuan umum PPh dengan tarif 15%. Selain itu, pajak atas upah karyawan juga ditetapkan sebesar 5% dan tidak menggunakan tarif umum 20%.

Untuk perusahaan IT dan Pelayaran yang memindahkan manajemen ke Georgia juga bakal mendapatkan fasilitas pembebasan pajak atas dividen, termasuk relaksasi pajak properti dan biaya gaji serta biaya penelitian yang bisa menjadi faktor pengurang pajak.

"Syarat penting untuk mendapatkan fasilitas ini dengan menunjukkan substansi bisnis di Georgia sehingga perusahaan cangkang yang hanya menjadi kotak surat tak akan memenuhi syarat untuk mendapatkan insentif," sebut Barshovi.

Baca Juga: Sudah Manfaatkan PPh Pasal 21 DTP tapi KLU Diubah Secara Jabatan

Dia menilai insentif tersebut akan sangat menarik bagi perusahaan IT dan pelayaran untuk memindahkan kantor pusat ke Georgia. Selain itu, standar tarif upah pekerja dan staf IT di Georgia jauh lebih rendah ketimbang sebagian besar negara maju di Eropa.

"Keuntungan yang sama berlaku juga untuk industri pelayaran, karena akan mengurangi biaya cukup besar jika mereka mengalihkan manajemen ke Georgia," ujarnya seperti dilansir mnetax.com. (rig)

Baca Juga: Mudahkan Administrasi, 9 Perda Pajak Daerah Bakal Digabungkan
Topik : georgia, insentif pajak, kebijakan pajak, investasi, investor asing, pajak internasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Jum'at, 27 November 2020 | 13:30 WIB
PMK 188/2020
Jum'at, 27 November 2020 | 12:45 WIB
FILIPINA
Jum'at, 27 November 2020 | 12:15 WIB
PERPRES 109/2020
Jum'at, 27 November 2020 | 11:30 WIB
KOTA MALANG
berita pilihan
Selasa, 01 Desember 2020 | 18:21 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Selasa, 01 Desember 2020 | 18:01 WIB
KERJA SAMA INTERNASIONAL
Selasa, 01 Desember 2020 | 17:56 WIB
PENERIMAAN PAJAK
Selasa, 01 Desember 2020 | 17:39 WIB
UU CIPTA KERJA
Selasa, 01 Desember 2020 | 17:38 WIB
KERJA SAMA INTERNASIONAL
Selasa, 01 Desember 2020 | 17:32 WIB
FILIPINA
Selasa, 01 Desember 2020 | 17:24 WIB
PAJAK DIGITAL
Selasa, 01 Desember 2020 | 17:14 WIB
KONFERENSI NASIONAL PERPAJAKAN
Selasa, 01 Desember 2020 | 17:07 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Selasa, 01 Desember 2020 | 17:00 WIB
IAIN SULTAN AMAI GORONTALO