Fokus
Literasi
Rabu, 05 Oktober 2022 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 03 Oktober 2022 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 03 Oktober 2022 | 17:11 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 03 Oktober 2022 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 05 Oktober 2022 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 5 OKTOBER - 11 OKTOBER 2022
Selasa, 04 Oktober 2022 | 16:15 WIB
KMK 50/2022
Rabu, 28 September 2022 | 09:39 WIB
KURS PAJAK 28 SEPTEMBER - 04 OKTOBER 2022
Rabu, 21 September 2022 | 08:33 WIB
KURS PAJAK 21 SEPTEMBER - 27 SEPTEMBER 2022
Reportase

Perusahaan Minyak Ini Memohon Perpanjangan Deadline Tunggakan PPN

A+
A-
0
A+
A-
0
Perusahaan Minyak Ini Memohon Perpanjangan Deadline Tunggakan PPN

Ilustrasi.

LONDON, DDTCNews - Perusahaan minyak Essar Oil UK (EOUK) mengajukan negosiasi untuk memperpanjang batas waktu pembayaran tunggakan pajak pertambahan nilai (PPN) kepada pemerintah Inggris.

Essar Oil mengumumkan masih memiliki kewajiban membayar tunggakan PPN senilai £223 juta kepada otoritas pajak Inggris (HMRC). Batas akhir pembayaran jatuh pada Januari 2022 karena perusahaan memanfaatkan fasilitas yang disediakan pemerintah selama pandemi Covid-19 pada 2020.

"Perusahaan sedang dalam pembicaraan dengan otoritas untuk memperpanjang batas waktu pembayaran pajak yang ditangguhkan," tulis keterangan EOUK dikutip pada Senin (27/9/2021).

Baca Juga: DJP Sebut Realisasi Restitusi PPN Dipercepat Tembus Rp8 Triliun

EOUK menyebutkan perusahaan mendapatkan fasilitas penangguhan pembayaran PPN senilai £770 juta. Operator kilang minyak di wilayah Stanlow itu telah melunasi kewajiban tahap pertama senilai £547 juta.

Sebelumnya, perusahaan sudah sepakat untuk mempercepat pembayaran sisa PPN yang ditangguhkan. Namun, pemulihan bisnis yang lebih lambat dari proyeksi memaksa perusahaan mengajukan negosiasi ulang untuk batas waktu pembayaran sisa tunggakan pajak.

Essar Oil menegaskan pemulihan bisnis sudah berjalan dengan indikator laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi/EBITDA sudah kembali positif. Korporasi mengeklaim dalam posisi yang lebih kuat menghadapi tantangan lanjutan dari pandemi Covid-19.

Baca Juga: Usaha WP Tidak Aktif, DJP: Tetap Lapor SPT Masa PPN Selama Masih PKP

"Diskusi itu [negosiasi perpanjangan jatuh tempo] berjalan positif dan EOUK menantikan resolusi dalam waktu dekat," terangnya seperti dilansir ndtv.com.

Sebelumnya, EOUK sempat mengalami kesulitan keuangan jangka pendek hingga mendapatkan suntikan pembiayaan senilai £850 juta pada Mei 2021. Perusahaan memasok bahan bakar kendaraan untuk wilayah barat laut Inggris dan pemasok avtur ke Bandara di Manchester dan Birmingham. (sap)

Baca Juga: Otoritas Pajak Malaysia Cabut Banding Perkara Pajak Anak Najib Razak

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : PPN, minyak dan gas, Essar Oil, pajak internasional, Inggris

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

berita pilihan

Kamis, 06 Oktober 2022 | 18:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Tingkatkan Kapasitas Pegawai Pajak, DJP Gandeng OECD

Kamis, 06 Oktober 2022 | 18:27 WIB
LAYANAN PAJAK

DJP Sebut Ada Kepastian Waktu Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak

Kamis, 06 Oktober 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

DJP Sebut Realisasi Restitusi PPN Dipercepat Tembus Rp8 Triliun

Kamis, 06 Oktober 2022 | 17:33 WIB
LAYANAN PAJAK

Pengajuan Pemindahbukuan Bakal Bisa Online, DJP Siapkan Layanan e-Pbk

Kamis, 06 Oktober 2022 | 17:30 WIB
PMK 197/2013

Omzet Melebihi Rp4,8 M Tak Ajukan Pengukuhan PKP, Ini Konsekuensinya

Kamis, 06 Oktober 2022 | 17:00 WIB
KPP PRATAMA PAREPARE

Tunggak Pajak, Saldo Rp348 Juta Milik WP Dipindahbukukan ke Kas Negara

Kamis, 06 Oktober 2022 | 16:41 WIB
KP2KP SIAK SRI INDRAPURA

Beri Efek Kejut, Kantor Pajak Gelar Penyisiran Lapangan Selama 2 Pekan

Kamis, 06 Oktober 2022 | 16:30 WIB
KP2KP PELABUHAN RATU

Usaha WP Tidak Aktif, DJP: Tetap Lapor SPT Masa PPN Selama Masih PKP

Kamis, 06 Oktober 2022 | 16:03 WIB
PRESIDENSI G-20 INDONESIA

Jokowi Titip Pesan untuk Pimpinan Parlemen Anggota G-20, Ini Isinya