Fokus
Literasi
Senin, 06 Desember 2021 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 06 Desember 2021 | 17:00 WIB
TIPS CUKAI
Jum'at, 03 Desember 2021 | 19:00 WIB
KAMUS PERPAJAKAN
Jum'at, 03 Desember 2021 | 16:00 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 01 Desember 2021 | 08:17 WIB
KURS PAJAK 1 DESEMBER - 7 DESEMBER 2021
Rabu, 24 November 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 24 NOVEMBER - 30 NOVEMBER 2021
Rabu, 17 November 2021 | 08:51 WIB
KURS PAJAK 17 NOVEMBER - 23 NOVEMBER 2021
Rabu, 10 November 2021 | 07:33 WIB
KURS PAJAK 10-16 NOVEMBER 2021
Reportase
Perpajakan.id

Per September 2021, Setoran Pajak Seluruh Sektor Usaha Terus Membaik

A+
A-
1
A+
A-
1
Per September 2021, Setoran Pajak Seluruh Sektor Usaha Terus Membaik

Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam APBN Kita. (tangkapan layar)

JAKARTA, DDTCNews - Setoran pajak dari semua sektor usaha hingga September 2021 dilaporkan melanjutkan perbaikan dari tekanan pandemi Covid-19.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan penerimaan pajak dari sektor industri pengolahan hingga September 2021 mengalami pertumbuhan 13,7%. Sektor usaha tersebut biasanya menjadi andalan penerimaan pajak.

"Industri pengolahan yang tahun lalu pertumbuhannya kontraksi 17,1%, tahun ini sudah tumbuh 13,7%. Ini hal yang sangat bagus," katanya dalam konferensi pers APBN Kita, Senin (25/10/2021).

Baca Juga: Tok! DPR Resmi Setujui RUU HKPD Jadi Undang-Undang

Sri Mulyani mengatakan perbaikan penerimaan pajak dari sektor industri pengolahan semakin terasa jika dilihat secara kuartalan. Pada kuartal III/2021, pertumbuhannya mencapai 31,7%, sedangkan pada kuartal II/2021 tumbuh hanya 17,0%. Sementara pada kuartal I/2021 masih minus 7,3%.

Menurut Sri Mulyani, perbaikan penerimaan pajak dari industri pengolahan ditopang oleh pulihnya permintaan global dan domestik sehingga mendorong peningkatan produksi, konsumsi, ekspor, dan impor.

Kemudian, perbaikan setoran pajak juga terjadi pada sektor perdagangan yang menjadi kontributor penerimaan pajak terbesar kedua. Penerimaannya hingga September 2021 tumbuh 20,3%, sementara pada periode yang sama 2020 mengalami kontraksi 18,5%.

Baca Juga: Masa Transisi RUU HKPD 5 Tahun, Begini Penjelasan Sri Mulyani

Secara kuartalan, penerimaan pajak dari sektor itu pada kuartal III/2021 tumbuh 40,4%, lebih tinggi dari kuartal sebelumnya yang tumbuh 30,3%.

Sementara itu, penerimaan pajak dari sektor informasi dan komunikasi hingga September 2021 tumbuh 17,7%, sedangkan pada periode yang sama 2020 minus 4,1%. Pada kuartal III/2021, pertumbuhannya bahkan mencapai 21,4%, melesat dari kuartal II/2021 yang tumbuh 20,0%.

Catatan positif juga terlihat dari penerimaan pajak dari sektor pertambangan yang mencapai 38,4%, sedangkan pada periode yang sama tahun lalu minus 72,7%. Secara kuartalan, penerimaan pada kuartal III/2021 melesat hingga 317,6%, sedangkan kuartal sebelumnya masih minus 18,0%.

Baca Juga: RUU HKPD Ubah Formula Penyaluran DAU, Begini Penjelasan Sri Mulyani

"Yang meningkat sangat tinggi seperti yang bisa kita duga adalah pertambangan dengan kenaikan komoditas dan ekspor kita, jadi melonjak," ujarnya.

Penerimaan pajak dari sektor lain yang mengalami pertumbuhan positif yakni transportasi dan pergudangan yang tumbuh 5,0%. Sementara pada periode yang sama 2020, pertumbuhannya minus 12,4% karena terpengaruh menurunnya mobilitas masyarakat saat awal pandemi Covid-19.

Sementara itu, penerimaan pajak dari sektor jasa keuangan dan asuransi, konstruksi dan real estat, serta jasa perusahaan hingga September 2021 masih mengalami kontraksi. Namun, Sri Mulyani menilai kebanyakan terus menunjukkan perbaikan.

Baca Juga: RUU HKPD Disahkan, Sri Mulyani: PAD akan Meningkat Secara Terukur

"Secara sektoral, hampir semuanya across the board mengalami pemulihan. Mungkin jasa keuangan masih left behind dan konstruksi sudah mendekati nol," ujarnya. (sap)

Topik : penerimaan pajak, kinerja fiskal, setoran pajak, APBN Kita, Sri Mulyani, pajak sektoral

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Kamis, 02 Desember 2021 | 16:30 WIB
PRESIDENSI G-20 INDONESIA

Tinjau Lokasi KTT G-20 di Bali, Jokowi Bakal Lakukan Ini

Kamis, 02 Desember 2021 | 15:30 WIB
LAPORAN ASIAN DEVELOPMENT BANK

Maksimalkan Penerimaan Pajak, Sektor Usaha Informal Perlu Diatasi

Kamis, 02 Desember 2021 | 15:00 WIB
PRESIDENSI G-20 INDONESIA

Presidensi G-20, Indonesia Tonjolkan Komitmen Atasi Perubahan Iklim

berita pilihan

Selasa, 07 Desember 2021 | 18:34 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Prepopulated Dokumen CK-1 dan PEB Diimplementasikan Secara Nasional

Selasa, 07 Desember 2021 | 18:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Debitur KUR Terdampak Erupsi Semeru Dapat Keringanan

Selasa, 07 Desember 2021 | 17:45 WIB
LEGISLASI

Tok! DPR Resmi Setujui RUU HKPD Jadi Undang-Undang

Selasa, 07 Desember 2021 | 17:00 WIB
RUU HKPD

Masa Transisi RUU HKPD 5 Tahun, Begini Penjelasan Sri Mulyani

Selasa, 07 Desember 2021 | 16:30 WIB
METERAI ELEKTRONIK

Simak Perbedaan Cara Pembubuhan Meterai Tempel dan Elektronik

Selasa, 07 Desember 2021 | 16:00 WIB
MEKSIKO

AS Mau Subsidi Mobil Listrik, Meksiko Ancam Retaliasi Dagang

Selasa, 07 Desember 2021 | 15:42 WIB
RUU HKPD

RUU HKPD Disahkan, Tarif Maksimal Pajak Kendaraan dan BBNKB Dipangkas

Selasa, 07 Desember 2021 | 15:30 WIB
KPP PRATAMA SURABAYA GUBENG

Tunggakan Pajak Capai Ratusan Juta, Mobil Perusahaan Disita DJP