Trusted Indonesian Tax News Portal
|
DDTC Indonesia
GET
x

Pemberian Kompensasi Pajak Personel Militer Dilanjutkan

1
1

Ilustrasi gedung Kementerian Pertahanan Inggris. 

JAKARTA, DDTCNews – Pemerintah Inggris akan memperpanjang kebijakan perlindungan/kompensasi terhadap efek kenaikan pahak bagi personel militer di Skotlandia. Sekitar 8.000 personel angkatan bersenjata diperkirakan mendapatkan kompensasi dari kenaikan pajak yang dilakukan di Skotlandia.

Menteri Pertahanan Gavin Williamson mengatakan angkatan bersenjata dikerahkan di tempat yang paling dibutuhkan. Oleh karena itulah, menurutnya, tidak adil jika personel itu ‘dihukum’ dengan mengharuskan pembayaran ratusan pound sterling karena keputusan Skotlandia.

“Sebagai hasil dari keputusan ini, saya memperpanjang paket mitigasi keuangan untuk melayani personel di Skotlandia untuk tahun pajak yang lain. Ini menunjukkan komitmen kami untuk memperlakukan semua personel secara adil, di mana pun mereka melayani,” ujarnya, seperti dikutip dari laman resmi Pemerintah Inggris, Kamis (28/3/2019).

Baca Juga: Mencermati Isu Pajak di Tangan Kandidat PM Inggris

Tahun lalu, Kementerian Pertahanan (Ministry of Defence/MOD) mengatakan akan memberikan mitigasi keuangan untuk memastikan bahwa lebih dari 8.000 personel tidak akan terkena dampak negatif dari kenaikan pajak di Skotlandia.

Langkah itu muncul setelah kekhawatiran bahwa perubahan pajak penghasilan bisa mengakibatkan Skotlandia menjadi tempat yang kurang menarik untuk penempatan personel militer. Perlindungan untuk menutup tahun finansial 2019/2020.

Kompensasi pajak ini juga disebut-sebut akan membantu dalam perekrutan maupun retensi. Ini terutama dikarenakan banyak dari mereka yang terkena dampak adalah personel dengan keterampilan spesialis, seperti insinyur pesawat terbang dan kapal selam.

Baca Juga: Benahi Regulasi Ekonomi, Indonesia Bakal Belajar dari Inggris

Anggaran Pemerintah Skotlandia terakhir pada bulan Desember 2018 mengkonfirmasi perbedaan lebih lanjut antara tarif pajak Skotlandia dan Inggris. Sebagai akibatnya, batasan kompensasi finansial untuk personel yang bertanggung jawab atas pajak Skotlandia telah meningkat dari 1.500 pound sterling menjadi 2.200 pound sterling.

Personel akan diberi kompensasi dengan pembayaran tahunan untuk memastikan bahwa semua pasukan, terlepas dari posisi penempatan ataupun tempat tingga keluarga, akan menerima pembayaran (take home pay) yang sama.

Pembayaran mitigasi itu diberikan kepada semua personel reguler yang membayar pajak penghasilan Skotlandia, di mana pun mereka layani. Mitigasi antara 12 pound sterling—2.200 pound sterling akan dibayarkan. Ini memperhitungkan pajak penghasilan dan asuransi nasional. Pemerintah menanggung untuk tahun pajak 2019/2020 dengan satu pembayaran berlaku surut. (kaw)

Baca Juga: Duh, Pengeluaran Otoritas di Amazon 6 Kali Lebih Banyak dari Pajaknya

“Sebagai hasil dari keputusan ini, saya memperpanjang paket mitigasi keuangan untuk melayani personel di Skotlandia untuk tahun pajak yang lain. Ini menunjukkan komitmen kami untuk memperlakukan semua personel secara adil, di mana pun mereka melayani,” ujarnya, seperti dikutip dari laman resmi Pemerintah Inggris, Kamis (28/3/2019).

Baca Juga: Mencermati Isu Pajak di Tangan Kandidat PM Inggris

Tahun lalu, Kementerian Pertahanan (Ministry of Defence/MOD) mengatakan akan memberikan mitigasi keuangan untuk memastikan bahwa lebih dari 8.000 personel tidak akan terkena dampak negatif dari kenaikan pajak di Skotlandia.

Langkah itu muncul setelah kekhawatiran bahwa perubahan pajak penghasilan bisa mengakibatkan Skotlandia menjadi tempat yang kurang menarik untuk penempatan personel militer. Perlindungan untuk menutup tahun finansial 2019/2020.

Kompensasi pajak ini juga disebut-sebut akan membantu dalam perekrutan maupun retensi. Ini terutama dikarenakan banyak dari mereka yang terkena dampak adalah personel dengan keterampilan spesialis, seperti insinyur pesawat terbang dan kapal selam.

Baca Juga: Benahi Regulasi Ekonomi, Indonesia Bakal Belajar dari Inggris

Anggaran Pemerintah Skotlandia terakhir pada bulan Desember 2018 mengkonfirmasi perbedaan lebih lanjut antara tarif pajak Skotlandia dan Inggris. Sebagai akibatnya, batasan kompensasi finansial untuk personel yang bertanggung jawab atas pajak Skotlandia telah meningkat dari 1.500 pound sterling menjadi 2.200 pound sterling.

Personel akan diberi kompensasi dengan pembayaran tahunan untuk memastikan bahwa semua pasukan, terlepas dari posisi penempatan ataupun tempat tingga keluarga, akan menerima pembayaran (take home pay) yang sama.

Pembayaran mitigasi itu diberikan kepada semua personel reguler yang membayar pajak penghasilan Skotlandia, di mana pun mereka layani. Mitigasi antara 12 pound sterling—2.200 pound sterling akan dibayarkan. Ini memperhitungkan pajak penghasilan dan asuransi nasional. Pemerintah menanggung untuk tahun pajak 2019/2020 dengan satu pembayaran berlaku surut. (kaw)

Baca Juga: Duh, Pengeluaran Otoritas di Amazon 6 Kali Lebih Banyak dari Pajaknya
Topik : militer, Inggris, Skotlandia, pajak penghasilan
artikel terkait
Senin, 31 Desember 2018 | 14:35 WIB
ZIMBABWE
Kamis, 28 Desember 2017 | 17:12 WIB
HONG KONG
Minggu, 30 September 2018 | 20:33 WIB
OECD INCLUSIVE FRAMEWORK ON BEPS
Jum'at, 28 September 2018 | 12:32 WIB
KASUS PENGHINDARAN PAJAK
berita pilihan
Selasa, 23 April 2019 | 11:16 WIB
ZIMBABWE
Senin, 12 September 2016 | 17:01 WIB
ZIMBABWE
Kamis, 31 Agustus 2017 | 08:54 WIB
ZIMBABWE
Jum'at, 26 April 2019 | 15:54 WIB
ZIMBABWE
Kamis, 15 September 2016 | 06:02 WIB
ZIMBABWE
Senin, 17 Oktober 2016 | 10:15 WIB
ZIMBABWE
Selasa, 17 Januari 2017 | 09:40 WIB
ZIMBABWE
Selasa, 02 Oktober 2018 | 10:48 WIB
ZIMBABWE
Senin, 31 Desember 2018 | 14:35 WIB
ZIMBABWE
Rabu, 31 Oktober 2018 | 11:58 WIB
ZIMBABWE