Review
Rabu, 27 Januari 2021 | 16:05 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 26 Januari 2021 | 09:08 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 24 Januari 2021 | 08:01 WIB
KEPALA BAPENDA DKI JAKARTA M. TSANI ANNAFARI:
Rabu, 20 Januari 2021 | 14:18 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & Alat
Rabu, 27 Januari 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 27 JANUARI - 2 FEBRUARI 2021
Senin, 25 Januari 2021 | 17:51 WIB
STATISTIK IKLIM PAJAK
Rabu, 20 Januari 2021 | 16:43 WIB
STATISTIK PENGHINDARAN PAJAK
Rabu, 20 Januari 2021 | 09:45 WIB
KURS PAJAK 20 JANUARI - 26 JANUARI 2021
Reportase
Perpajakan.id

Pelajaran dari Covid-19: Struktur Penerimaan Pajak Perlu Diversifikasi

A+
A-
3
A+
A-
3
Pelajaran dari Covid-19: Struktur Penerimaan Pajak Perlu Diversifikasi

Para pembicara di acara Webinar perdana oleh DDTC Academy dengan topik ‘Pandemi Covid-19 & Prospek Pajak ke Depan’ yang digelar Selasa (21/4/2020).

JAKARTA, DDTCNews—Tak bisa dimungkiri, pandemi virus Corona membuat penerimaan pajak tergerus cukup dalam. Meski begitu, ada pelajaran yang bisa diambil dalam konteks perpajakan.

Hal itu disampaikan Partner Tax Research & Training Services DDTC B. Bawono Kristiaji saat menjadi pembicara dalam acara Webinar perdana oleh DDTC Academy dengan topik ‘Pandemi Covid-19 & Prospek Pajak ke Depan’, hari ini.

Hadir pula, Research Coordinator DDTC Fiscal Research Denny Vissaro. Lebih dari 350 peserta hadir dalam Webinar tersebut, baik dari perguruan tinggi, perusahaan swasta dan BUMN, kantor konsultan, hingga kementerian/lembaga.

Baca Juga: Tarif Pajak Dinaikkan, Realisasi Penerimaan PPN Melonjak 29%

Menurut Bawono, administrasi pajak yang berbasis digital menjadi hal yang penting di tengah pandemi Covid-19. Apalagi, pertemuan tatap muka antara petugas Ditjen Pajak dan wajib pajak juga dibatasi dalam mencegah penyebaran virus.

Pertama, kita bersyukur karena digitalisasi perpajakan di DJP sudah berjalan ketika di banyak negara berkembang lain belum ada,” katanya.

Selain itu, pandemi Corona ini juga menunjukkan seperti apa daya tahan struktur pajak ketika dihantam krisis. Menurut Bawono, struktur penerimaan pajak di Indonesia masih rentan terhadap goncangan.

Baca Juga: Ketentuan PPh Bunga Obligasi Bakal Diseragamkan, Ini Kata Wamenkeu

Pemerintah saat ini masih bergantung pada beberapa jenis pajak seperti PPN dan PPh Badan dalam struktur penerimaan pajak. Padahal, potensi penerimaan pajak dari PPh orang pribadi non-karyawan masih terbuka lebar.

“Saya kira perlu ada diverfisikasi agar penerimaan tidak rentan goncangan. Karena begitu satu terkena hit, misalnya komoditas, PPh Badan dari sektor pertambangan langsung kena,” tutur Bawono.

Menurut prediksi DDTC Fiscal Research, realisasi penerimaan pajak tahun ini akan berada di level Rp1.218,3 triliun-Rp1223,2 triliun atau turun 8,5%-8,2% dari realisasi penerimaan pajak tahun lalu.

Baca Juga: Janet Yellen Resmi Dilantik Jadi Menteri Keuangan AS

Sementara itu, Denny menilai pemberian insentif pajak terhadap sektor usaha harus dilakukan hati-hati, terutama perihal kontribusi penerimaan dari PPN dan PPh Badan yang selama ini menjadi andalan pemerintah.

“Terkait tekanan penerimaan, kita perlu berhati-hati mana sektor yang perlu direlaksasi, mana yang menjadi andalan," ujarnya. (rig)

Baca Juga: Mengukur Dampak Negosiasi Pajak Terhadap Tata Kelola Perpajakan
Topik : kebijakan pajak, struktur penerimaan pajak, pandemi corona, ddtc fiskal research, nasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

Noviar Isfandiar

Selasa, 21 April 2020 | 19:28 WIB
maaf mungkin komen sy korang relevan dgn topik ug ada..

Noviar Isfandiar

Selasa, 21 April 2020 | 19:27 WIB
Disinilah seharusnya pemerintah memikirkan bagaimana meningkatkan daya beli masyarakat agar tumbuh kembali, secara pelan-pelan tp pasti, sehingga sektor usaha retails akan recovery. Sebagai usulan kepada pemerintah, sudah saatnya sekarang ini Pemerintah untuk memberikan tunjangan biaya hidup bagi ... Baca lebih lanjut

Noviar Isfandiar

Selasa, 21 April 2020 | 16:59 WIB
Pandemi Covid-19 yg mengGlobal saat ini membuat sektor usaha baik skala besar menengah maupun sekala kecil mulai merasakan imbasnya dan ini akan berpengaruh terhadap penerimaan negara dari sektor perpajakan min untuk th 2020 - 2022. Dengan diterapkannya PSBB disebagian daerah dan sebagian perusah ... Baca lebih lanjut

Noviar Isfandiar

Selasa, 21 April 2020 | 16:59 WIB
Pandemi Covid-19 yg mengGlobal saat ini membuat sektor usaha baik skala besar menengah maupun sekala kecil mulai merasakan imbasnya dan ini akan berpengaruh terhadap penerimaan negara dari sektor perpajakan min untuk th 2020 - 2022. Dengan diterapkannya PSBB disebagian daerah dan sebagian perusah ... Baca lebih lanjut

Noviar Isfandiar

Selasa, 21 April 2020 | 16:57 WIB
Pandemi Covid-19 yg mengGlobal saat ini membuat sektor usaha baik skala besar menengah maupun sekala kecil mulai merasakan imbasnya dan ini akan berpengaruh terhadap penerimaan negara dari sektor perpajakan min untuk th 2020 - 2022. Dengan diterapkannya PSBB disebagian daerah dan sebagian perusah ... Baca lebih lanjut
1
artikel terkait
Senin, 25 Januari 2021 | 17:45 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Senin, 25 Januari 2021 | 16:40 WIB
PENGAWASAN VAKSINASI NASIONAL
Senin, 25 Januari 2021 | 15:09 WIB
REALISASI INVESTASI
Senin, 25 Januari 2021 | 14:45 WIB
PRANCIS
berita pilihan
Rabu, 27 Januari 2021 | 18:50 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Rabu, 27 Januari 2021 | 18:36 WIB
RPP UU CIPTA KERJA
Rabu, 27 Januari 2021 | 18:00 WIB
NIGERIA
Rabu, 27 Januari 2021 | 18:00 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Rabu, 27 Januari 2021 | 17:37 WIB
PENGADILAN PAJAK
Rabu, 27 Januari 2021 | 17:35 WIB
KAMUS HUKUM PAJAK
Rabu, 27 Januari 2021 | 17:34 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 27 Januari 2021 | 17:18 WIB
AMERIKA SERIKAT
Rabu, 27 Januari 2021 | 17:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 27 Januari 2021 | 16:54 WIB
LEMBAGA PENGELOLA INVESTASI