Review
Selasa, 20 April 2021 | 09:49 WIB
OPINI PAJAK
Senin, 19 April 2021 | 11:54 WIB
ANALISIS PAJAK
Senin, 19 April 2021 | 09:24 WIB
TAJUK PAJAK
Minggu, 18 April 2021 | 08:01 WIB
KEPALA KANWIL DJP PAPUA DAN MALUKU ARRIDEL MINDRA:
Fokus
Data & Alat
Kamis, 15 April 2021 | 15:25 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 14 April 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 14 APRIL - 20 APRIL 2021
Rabu, 07 April 2021 | 09:20 WIB
KURS PAJAK 7 APRIL - 13 APRIL 2021
Jum'at, 02 April 2021 | 10:00 WIB
KMK 20/2021
Reportase
Perpajakan.id

Pajak Orang Kaya Dinilai Bisa Dorong WP Sembunyikan Kekayaan

A+
A-
0
A+
A-
0
Pajak Orang Kaya Dinilai Bisa Dorong WP Sembunyikan Kekayaan

Ilustrasi. Uap keluar dari ventilasi Gedung Capitol AS di hari Dewan Perwakilan Rakyat diharapkan memberikan suara pada undang-undang bantuan penanggulangan virus corona baru sebesar 1,9 triliun dolar AS di Washington, Amerika Serikat, Jumat (26/2/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Kevin Lamarque/AWW/djo

WASHINGTON D.C., DDTCNews – Usulan pengenaan pajak kekayaan yang diusung oleh Senator AS dari Partai Demokrat Elizabeth Warren dinilai kurang tepat dan mendorong wajib pajak untuk menyembunyikan kekayaannya.

Miliarder yang juga menjabat sebagai CEO Omega Advisors Leon Cooperman mengatakan beban pajak tambahan yang harus ditanggung dari pajak kekayaan tersebut mencapai US$50 juta atau setara dengan Rp716,7 miliar per tahun.

"Ide pajak kekayaan tersebut bodoh dan berpotensi ilegal. Bila dikenakan, wajib pajak akan berusaha menyembunyikan kekayaannya," katanya seperti dilansir cnbc.com, dikutip Jumat (5/3/2021).

Baca Juga: Pemerintah Bongkar Skema Penghindaran Pajak Ala Mafia

Copperman menilai dirinya meyakini sistem pajak progresif diperlukan untuk menekan ketimpangan. Namun, lanjutnya, yang perlu dilakukan oleh AS adalah mereformasi sistem pajak yang ada, bukan mengenalkan jenis pajak baru.

Salah satunya yang diusulkannya adalah adanya perbaikan celah hukum pada ketentuan pajak atas carried interest yang selama ini banyak dimanfaatkan oleh manajer investasi mulai dari hedge fund hingga private equity fund.

Seperti diketahui, Warren dan beberapa anggota parlemen dari Partai Demokrat telah mengusulkan pengenaan pajak kekayaan dalam rancangan undang-undang yang diusungnya, yaitu Ultra Millionaire Tax Act.

Baca Juga: Mengupas Gagasan Keadilan Pajak dari Berbagai Perspektif

Dalam RUU tersebut, Warren mengusulkan pengenaan pajak sebesar 2% atas kekayaan bersih sebesar US$50 juta hingga US$1 miliar. Bila kekayaan bersih yang dimiliki berada di atas US$1 miliar, maka akan ada tambahan pajak kekayaan dengan tarif sebesar 1%.

Selain pada parlemen pemerintah pusat, pejabat parlemen pada negara bagian di AS ternyata juga mengusulkan pajak kekayaan pada negara bagiannya masing-masing, contohnya Negara Bagian Washington.

Pada Februari, anggota Parlemen Negara Bagian Washington dari Partai Demokrat Noel Frame juga mengusulkan pengenaan pajak kekayaan dengan tarif sebesar 1% atas wajib pajak dengan kekayaan di atas US$1 miliar.

Baca Juga: Apa Itu Global Minimum Tax?

Merujuk pada House Bill 1406, penerimaan pajak yang dapat dikumpulkan oleh pemerintah negara bagian melalui pajak kekayaan bisa mencapai US$2,25 miliar pada 2023. (rig)

Topik : amerika serikat, pajak kekayaan, kebijakan pajak, pajak internasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Kamis, 15 April 2021 | 10:30 WIB
IRLANDIA
Rabu, 14 April 2021 | 21:00 WIB
AMERIKA SERIKAT
berita pilihan
Selasa, 20 April 2021 | 16:52 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Selasa, 20 April 2021 | 16:17 WIB
ADMINISTRASI PAJAK
Selasa, 20 April 2021 | 16:01 WIB
PENERIMAAN NEGARA
Selasa, 20 April 2021 | 15:30 WIB
PROVINSI JAWA TIMUR
Selasa, 20 April 2021 | 15:19 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Selasa, 20 April 2021 | 15:03 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Selasa, 20 April 2021 | 14:38 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Selasa, 20 April 2021 | 14:36 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Selasa, 20 April 2021 | 14:00 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL