Review
Kamis, 06 Agustus 2020 | 16:26 WIB
TAJUK
Selasa, 04 Agustus 2020 | 09:19 WIB
OPINI PAJAK
Kamis, 30 Juli 2020 | 11:01 WIB
OPINI EKONOMI
Selasa, 28 Juli 2020 | 10:27 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 18:15 WIB
PERPAJAKAN INTERNASIONAL
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 18:01 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 16:11 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 14:50 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & alat
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 15:54 WIB
STATISTIK WITHHOLDING TAX
Rabu, 05 Agustus 2020 | 08:57 WIB
KURS PAJAK 5 AGUSTUS-11 AGUSTUS 2020
Selasa, 04 Agustus 2020 | 16:12 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PERPAJAKAN
Minggu, 02 Agustus 2020 | 16:00 WIB
STATISTIK PAJAK KEKAYAAN
Komunitas
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 14:01 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 11:15 WIB
IPB ACCOUNTING COMPETITION 2020
Kamis, 06 Agustus 2020 | 18:46 WIB
UNIVERSITAS MULIA
Reportase

Orang Kaya Seperti Saya Harus Bayar Pajak Lebih Tinggi

A+
A-
5
A+
A-
5
Orang Kaya Seperti Saya Harus Bayar Pajak Lebih Tinggi

SOSOK yang dikenal sebagai orang terkaya di dunia, Bill Gates, menilai kalangan orang kaya perlu membayar pajak lebih tinggi. Dana pajak itu sejatinya dibutuhkan untuk melakukan pembangunan dan mengatasi berbagai persoalan publik seperti kemiskinan, kesehatan hingga pendidikan.

Pendiri Microsoft bernama panjang William Henry "Bill" Gates III ini menyatakan para pembuat kebijakan (policy makers) harus bisa menerbitkan kebijakan agar orang kaya bisa membayar pajak lebih tinggi. Ia juga menyoroti agenda reformasi pajak di Amerika Serikat (AS) baru-baru ini yang menurunkan tarif pajak perusahaan dan orang pribadi di lapisan penghasilan teratas.

Menurutnya, kebijakan yang diterbitkan oleh pemerintah AS seharusnya dapat memikirkan populasi warga miskin agar bisa hidup dengan taraf yang lebih baik, bukan sebaliknya. Orang-orang kaya seperti dirinya justru harus membayar lebih karena telah mendapatkan manfaat (benefit) lebih besar – fasilitas, pelayanan, dan lainnya– di banding yang lain.

Baca Juga: Tarif Pajak Tinggi Picu Selebriti Hollywood Hengkang dari California

"Saya harus membayar pajak yang lebih tinggi. Saya membayar pajak lebih tinggi dibanding orang lain, bahkan melebihi US$10 miliar. Orang-orang yang posisinya sama seperti saya harus membayar pajak dengan jumlah yang signifikan," katanya di Washington, Minggu (18/2).

Pria berusia 62 tahun itu menegaskan kebijakan pajak yang diterapkan saat ini tidak efektif untuk menangani warga miskin di AS. Reformasi pajak yang diterapkan tersebut justru tidak memberi keuntungan kepada mayoritas penduduk AS.

“Orang kaya cenderung mendapatkan manfaat yang lebih banyak dibanding warga kelas menengah maupun warga miskin,” tutur pria yang juga dikenal sebagai filantropis dan penulis.

Baca Juga: Kasus Pajak Selesai, Model Israel Ini Bayar Denda Pajak Rp21 Miliar

Dia mengharapkan pemerintah AS dapat mendukung masyarakat kelas menengah ke bawah dengan mengurangi ketimpangan dan membuka kesempatan kerja lebih luas melalui berbagai kebijakan pajak yang dibuat. Oleh karena itu, Bill Gates menegaskan orang-orang kaya harus membayar pajak lebih tinggi.

Tak hanya Bill Gates, lebih dari 400 jutawan maupun miliarder termasuk George Sorors, Steven Rockefeller dan pendiri es krim Ben & Jerry’s Ben Cohen dan Jerry Greenfield telah sepakat untuk meminta pemerintah agar tidak memangkas tarif pajak pada orang kaya di AS. (Amu)

Baca Juga: Tak Bayar Pajak, Pemain Basket NBA Ini Hemat Rp487 Miliar
Topik : selebriti, pajak artis, bill gates
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 04 Maret 2020 | 10:35 WIB
NATALIE SARAH SIANIPAR
Jum'at, 21 Februari 2020 | 11:45 WIB
KEVIN SANJAYA DAN MARCUS GIDEON
Jum'at, 14 Februari 2020 | 15:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Senin, 10 Februari 2020 | 09:35 WIB
DIDI KEMPOT:
berita pilihan
Minggu, 09 Agustus 2020 | 06:01 WIB
BELANJA SOSIAL
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 16:01 WIB
ARAB SAUDI
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 15:01 WIB
RUU OMNIBUS LAW
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 14:19 WIB
PMK 106/2020
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 14:01 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 13:53 WIB
PMK 106/2020
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 13:01 WIB
PMK 89/2020
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 12:01 WIB
KAMBOJA
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 11:01 WIB
KOREA SELATAN