Review
Minggu, 17 Oktober 2021 | 09:00 WIB
Kepala KPP Madya Dua Jakarta Selatan II Kurniawan:
Rabu, 13 Oktober 2021 | 15:30 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 13 Oktober 2021 | 14:30 WIB
KONSULTASI PAJAK
Senin, 11 Oktober 2021 | 14:19 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 15 Oktober 2021 | 17:30 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 15 Oktober 2021 | 17:29 WIB
PROFIL PERPAJAKAN LIECHTENSTEIN
Jum'at, 15 Oktober 2021 | 12:00 WIB
TIPS PAJAK
Kamis, 14 Oktober 2021 | 17:45 WIB
SUPERTAX DEDUCTION (7)
Data & Alat
Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 13 OKTOBER - 19 OKTOBER 2021
Rabu, 06 Oktober 2021 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 6-12 OKTOBER 2021
Rabu, 22 September 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 22 - 28 SEPTEMBER 2021
Rabu, 15 September 2021 | 11:00 WIB
STATISTIK FISKAL DAERAH
Komunitas
Jum'at, 15 Oktober 2021 | 14:42 WIB
HASIL SURVEI PAJAK KARBON
Kamis, 14 Oktober 2021 | 12:15 WIB
HASIL DEBAT 23 SEPTEMBER - 11 OKTOBER 2021
Senin, 11 Oktober 2021 | 11:05 WIB
AGENDA PAJAK
Minggu, 10 Oktober 2021 | 09:00 WIB
KETUA GPBSI DJONNY SYAFRUDDIN
Reportase
Perpajakan.id

Negara Ini Ambil Posisi Non-Binding Terkait Laba Usaha BUT

A+
A-
0
A+
A-
0
Negara Ini Ambil Posisi Non-Binding  Terkait Laba Usaha BUT

Ilustrasi.

MEKSIKO, DDTC News – Pemerintah Meksiko telah mengambil posisi untuk bersikap non-binding (criterio no-vinculativo) terkait dengan definisi business profits yang tercantum dalam tax treaty yang dibuatnya dengan negara mitranya. Posisi non-binding tersebut akan memberikan kepastian hukum bagi wajib pajak luar negeri yang memiliki Bentuk Usaha Tetap (BUT) di Meksiko.

Sebagaimana dilansir Tax Notes International (TNI) Volume 93 No. 6, sikap Pemerintah Meksiko yang non-binding akan mencabut dua dampak treaty-override jika aturan pajak penghasilan (PPh) Meksiko atau the Mexican Income Tax Law (MITL) diterapkan. Pertama, menghapus pengenaan pajak berganda. Kedua, memberikan interpretasi yang benar untuk kegiatan business profits yang dilakukan oleh BUT di Meksiko.

“Seluruh penghasilan yang bersumber dari Meksiko dan diatur oleh MITL tidak berlaku bagi tax treaty. Oleh karena itu, otoritas pajak akan menafsirkan kegiatan tersebut dengan menggunakan definisi yang tercantum dalam the Mexican Federal Tax Code (FTC) bukan definisi yang termuat dalam MITL,” demikian pernyataan otoritas pajak Meksiko yang dilansir dari TNI, Jumat (22/2/2019).

Baca Juga: Lakukan Reformasi Pajak, Negara Ini Komit Tidak Menaikkan Tarif

Alasan yang digunakan oleh otoritas pajak Meksiko untuk menggunakan FTC, yaitu definisi business profit yang terkandung dalam FTC tidak menyimpang dari definisi business profit yang diatur dalam tax treaty. Sementara itu, definisi business profit yang diatur dalam MITL melebihi definisi yang diatur dalam tax treaty dan FCT. Bahkan, ketentuan business profits yang diatur dalam MITL bertentangan dengan ketentuan lainnya di dalam MITL. Dengan demikian, definisi business profit di MITL sangat luas dan tidak konsisten.

Jika FTC yang diterapkan, penghasilan dari business profit yang dikenakan pajak hanya dari kegiatan perdagangan, industri, pertanian, perikanan, dan kegiatan sejenis. Akan tetapi, jika MITL yang diterapkan maka penghasilan business profit dimasukkan dalam 'other income'. Ketentuan other income merupakan ketentuan yang menyatakan bahwa penghasilan yang diatur oleh FTC dan yang dirumuskan oleh MITL akan dikenakan pajak di Meksiko.

Penghasilan yang dirumuskan oleh MITL ini merupakan penghasilan yang diterima oleh wajib pajak yang tidak berdomisili di Meksiko yang pada awalnya tidak dikenakan pajak, tetapi karena ada ketentuan 'other income' akan dikenakan pajak. Adapun contoh penghasilan tersebut, yaitu penghasilan pasif berupa dividen, bunga, dan royalti. Selain itu, penghasilan yang berasal dari berbagai jenis jasa.

Baca Juga: Penerimaan Pajak Tertekan Covid-19, Reformasi Pajak Mulai Dikaji

Keputusan pengambilan posisi non-binding akan menguntungkan wajib pajak. Alokasi pemajakan penghasilan business profit hanya berasal dari ketentuan business profit yang diatur dalam FTC. Oleh karena itu, posisi non-binding menetapkan otoritas pajak untuk tidak menerapkan interpretasi yang berlebihan atas ketentuan business profit dalam tax treaty terhadap aturan hukum domestik di Meksiko. (Amu)

Topik : berita pajak internasional, laba usaha but, meksiko

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Selasa, 09 April 2019 | 15:12 WIB
MEKSIKO

Mulai Tahun Depan, Layanan Digital Kena Pajak

Selasa, 09 April 2019 | 11:44 WIB
MALAYSIA

Mulai 1 Januari 2020, Perusahaan Layanan Digital Dipajaki 6%

Jum'at, 05 April 2019 | 11:51 WIB
AMERIKA SERIKAT

Trump Ancam Pajak Impor Mobil dari Meksiko

berita pilihan

Minggu, 17 Oktober 2021 | 15:00 WIB
IRLANDIA

Siapkan Rp8 Triliun, Program Relaksasi Pajak Berlanjut Tahun Depan

Minggu, 17 Oktober 2021 | 14:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

AS Mulai Desak Negara Lain Agar Cabut Pajak Digital

Minggu, 17 Oktober 2021 | 13:00 WIB
THAILAND

Pancing Ekspatriat, Tarif Pajak Penghasilan Bakal Dipatok 17%

Minggu, 17 Oktober 2021 | 12:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

BUMN Go Global, Jokowi Minta Adaptasi Teknologi Dipercepat

Minggu, 17 Oktober 2021 | 12:00 WIB
KOREA SELATAN

Tidak Bakal Ditunda Lagi, Pajak Cryptocurrency Berlaku Mulai 2022

Minggu, 17 Oktober 2021 | 11:30 WIB
LELANG KENDARAAN

DJP Lelang Mobil Sitaan Pajak, Dilego Mulai Rp45 Juta

Minggu, 17 Oktober 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Besaran Sanksi Ultimum Remedium atas Pidana Cukai di UU HPP

Minggu, 17 Oktober 2021 | 10:30 WIB
KABUPATEN BERAU

Banyak Warga Menunggak Pajak, Pemda Siapkan Insentif

Minggu, 17 Oktober 2021 | 09:30 WIB
KOTA BOGOR

Ada Pemutihan Pajak, Pemkot Harap Target Pendapatan Tercapai