Review
Rabu, 21 Oktober 2020 | 14:14 WIB
KONSULTASI PAJAK
Jum'at, 16 Oktober 2020 | 17:13 WIB
ANALISIS PAJAK
Rabu, 14 Oktober 2020 | 14:17 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 07 Oktober 2020 | 14:17 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & alat
Rabu, 21 Oktober 2020 | 17:02 WIB
STATISTIK SISTEM PAJAK
Rabu, 21 Oktober 2020 | 09:24 WIB
KURS PAJAK 21 OKTOBER - 27 OKTOBER 2020
Jum'at, 16 Oktober 2020 | 15:24 WIB
MATRIKS AREA KEBIJAKAN
Rabu, 14 Oktober 2020 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 14 OKTOBER - 20 OKTOBER 2020
Komunitas
Kamis, 22 Oktober 2020 | 14:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Kamis, 22 Oktober 2020 | 09:54 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Rabu, 21 Oktober 2020 | 16:39 WIB
DDTC PODTAX
Rabu, 21 Oktober 2020 | 14:35 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Kolaborasi
Selasa, 20 Oktober 2020 | 14:10 WIB
KONSULTASI
Selasa, 20 Oktober 2020 | 09:45 WIB
KONSULTASI
Selasa, 13 Oktober 2020 | 14:13 WIB
KONSULTASI
Selasa, 13 Oktober 2020 | 11:54 WIB
KONSULTASI
Reportase

Meskipun Masih Minus, Sri Mulyani Sebut Ada Perbaikan Penerimaan PPN

A+
A-
1
A+
A-
1
Meskipun Masih Minus, Sri Mulyani Sebut Ada Perbaikan Penerimaan PPN

Ilustrasi. Pengunjung melintas di depan salah satu toko saat hari pertama pembukaan kembali pusat perbelanjaan di Paris Van Java mall, Bandung, Jawa Barat, Senin (15/6/2020). ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/wsj.

JAKARTA, DDTCNews – Kementerian Keuangan mencatat penerimaan pajak pertambahan nilai (PPN) hingga akhir Agustus 2020 mengalami kontraksi 11,6% akibat pandemi virus Corona.

Dalam konferensi pers APBN Kita, Selasa (22/9/2020), Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memaparkan realisasi penerimaan PPN hingga akhir Agustus 2020 hanya senilai Rp255,4 triliun atau 50,3% dari target APBN senilai Rp507,5 triliun seperti yang tertuang dalam Perpres Nomor 72/2020.

"Untuk PPN, kami melihat ada perkembangan yang cukup baik dan ini yang menjadi harapan," katanya.

Baca Juga: Hingga September, Bank Indonesia Serap SBN Hingga Rp307,15 Triliun

Sri Mulyani menilai penerimaan PPN tersebut mulai menunjukkan perbaikan, terutama PPN dalam negeri walaupun masih mencatat kontraksi. Dia berharap perbaikan PPN segera membaik karena catatan itu juga menunjukkan perbaikan konsumsi masyarakat.

Hingga Agustus 2020, penerimaan PPN dalam negeri terkontraksi 6,20%. Sri Mulyani menyebut penerimaan PPN dalam negeri menunjukkan tren membaik disebabkan oleh peningkatan setoran dari pemungut PPN.

Penerimaan PPN dalam negeri hingga kuartal I/2020 masih positif dengan pertumbuhan 10,27%. Namun, kontraksi mulai terjadi pada bulan Mei, sehingga kuartal II/2020 terjadi kontraksi 19,08%. Pada Agustus saja, kontraksinya hanya 1,60%, lebih kecil dibanding kontraksi bulan Juli yang mencapai 5,10%.

Baca Juga: Pemda Ini Raih Peringkat Pertama MCP 2020 dari KPK

"Pertumbuhan kumulatif PPN dalam negeri terus membaik dalam tiga bulan terakhir akibat tingkat penyerahan dan melambatnya restitusi," ujarnya.

Sementara penerimaan PPN impor hingga Agustus 2020 tercatat mengalami kontraksi 17,63%, jauh lebih dalam dibanding kontraksi hingga Agustus 2020 yang minus 6,02%. Menurut Sri Mulyani, hal itu disebabkan oleh belum pulihnya perdagangan internasional.

Secara kuartalan, penerimaan PPN impor pada kuartal I/2020 terkontraksi 8,72%, tetapi pada kuartal II/2020 terkontraksi 18,57%. Pada Agustus saja, kontraksi mulai membaik di posisi 24,05%, dibandingkan Juli kontraksinya mencapai 33,05%. (kaw)

Baca Juga: Beri Stimulus untuk Pesantren, Ini Harapan Sri Mulyani



Topik : kinerja fiskal, APBN 2020, APBN Kita, penerimaan pajak, Ditjen Pajak, DJP, PPN, Sri Mulyani
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Selasa, 20 Oktober 2020 | 14:49 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
Selasa, 20 Oktober 2020 | 14:10 WIB
KONSULTASI
Selasa, 20 Oktober 2020 | 13:35 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Selasa, 20 Oktober 2020 | 13:03 WIB
EDUKASI PAJAK
berita pilihan
Kamis, 22 Oktober 2020 | 17:34 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Kamis, 22 Oktober 2020 | 17:18 WIB
PENGADAAN BARANG DAN JASA
Kamis, 22 Oktober 2020 | 17:05 WIB
PMK 156/2020
Kamis, 22 Oktober 2020 | 17:00 WIB
KINERJA PENERIMAAN BEA DAN CUKAI
Kamis, 22 Oktober 2020 | 16:35 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Kamis, 22 Oktober 2020 | 16:30 WIB
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Kamis, 22 Oktober 2020 | 16:15 WIB
PAJAK DAERAH (21)
Kamis, 22 Oktober 2020 | 15:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Kamis, 22 Oktober 2020 | 15:28 WIB
PROVINSI LAMPUNG