Fokus
Data & alat
Rabu, 08 April 2020 | 09:12 WIB
KURS PAJAK 8 APRIL-14 APRIL 2020
Selasa, 07 April 2020 | 13:30 WIB
STATISTIK DAYA SAING PAJAK
Jum'at, 03 April 2020 | 17:01 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Kamis, 02 April 2020 | 14:31 WIB
PROFESI
Komunitas
Selasa, 07 April 2020 | 17:08 WIB
UNIVERSITAS DIPONEGORO
Selasa, 07 April 2020 | 16:45 WIB
STISIPOL PAHLAWAN 12 BANGKA
Kamis, 02 April 2020 | 15:11 WIB
LEE JI-EUN:
Selasa, 31 Maret 2020 | 09:52 WIB
PROGRAM BEASISWA
Reportase

Mencoba Jernih di Tengah Kegaduhan

A+
A-
0
A+
A-
0
Mencoba Jernih di Tengah Kegaduhan

PERAN perpajakan sebagai sumber utama pembiayaan pembangunan kian penting. Upaya memobilisasi penerimaan telah menjadi agenda perekonomian nasional. Hal tersebut sekaligus menyertakan berbagai pembenahan dan perubahan kerangka anggaran, kebijakan dan hukum perpajakan, sekaligus hubungan antara negara dan masyarakat.

Pada saat yang bersamaan, kebutuhan untuk manajamen keuangan daerah yang lebih baik menjadi komponen pokok dari agenda desentralisasi fiskal. Lanskap perpajakan global juga mengalami perombakan signifikan dan mencari bentuk baru yang lebih ideal. Singkatnya, iklim perpajakan tengah berubah drastis.

Potret perubahan itulah yang kemudian dibingkai media dan membanjiri ruang publik kita. Sayangnya, di Indonesia, hal tersebut tidak serta-merta berkorelasi dengan keandalan dan kedalaman informasi. Benar bahwa gempita dunia perpajakan telah membuka berbagai ruang diskusi, namun seringkali diletakkan dalam kacamata yang terlalu luas dan terlepas dari kaidah keilmuan perpajakan.

Baca Juga: Bingung Soal Penurunan PPh Pasal 25? Sabar, DJP Susun Penegasannya

Di sisi lain, harus diakui masyarakat perpajakan (tax society) Indonesia belum terbentuk secara matang. Akibatnya, segala isu mengenai pajak rentan dimanipulasi, ditunggangi, dan digunakan sebagai komoditas politik. Gaduh perpajakan justru menciptakan bias pemahaman dan seringkali menjauhkan kita dari suatu konsensus untuk menciptakan sistem perpajakan yang ideal.

Berangkat dari fenomena itu, kebutuhan atas informasi perpajakan yang terpercaya menjadi sesuatu yang tak terbendung. Celakanya, hingga kini belum ada pihak yang fokus mengambil tanggung jawab tersebut. Di tengah kekosongan inilah, kami berinisiatif mengambil peran sentral itu, dengan mewujudkan suatu portal media online perpajakan, DDTCNews.

Tiga Misi

Baca Juga: APBN Perubahan 2020, Penerimaan Pajak Turun 23,65% dari Target Awal

TERDAPAT tiga hal yang mendorong didirikannya portal berita perpajakan ini, yang sekaligus menjadi misi DDTCNews. Pertama, menyediakan informasi perpajakan yang komprehensif dan mendalam untuk mengurangi asimetri informasi di masyarakat yang berpotensi meningkatkan biaya kepatuhan perpajakan.

Salah satu persoalan sistem perpajakan kita adalah informasi yang asimetris. Dalam situasi itu, tidak ada penguasaan informasi yang berimbang antar-pemangku kepentingan. Melalui DDTCNews, kami menciptakan wadah di mana seluruh stakeholders perpajakan dapat mengakses informasi yang ‘berbicara lebih banyak’ secara mudah dan gratis.

Kedua, DDTCNews ingin memengaruhi dan memberikan kontribusi dalam proses perumusan kebijakan perpajakan untuk membangun sistem perpajakan yang seimbang dan melayani seluruh kepentingan. Misi ini ditetapkan atas dasar kesadaran komitmen kami untuk mengawal proses perumusan serta implementasi kebijakan dan administrasi perpajakan.

Baca Juga: Mau Nikmati Tarif PPh Badan 22%? DJP: Segera Lapor SPT Tahunan

Kami percaya hampir seluruh komponen masyarakat memiliki kepentingan atas terbentuknya sistem perpajakan yang ideal. Adanya informasi yang valid dalam rangka menyeimbangkan kepentingan tersebut tentu akan sangat membantu proses perumusan kebijakan agar lebih transparan, terstruktur, tajam, serta berpijak pada masyarakat secara umum dan kaidah-kaidah keilmuan.

Misi terakhir, kami ingin menyediakan data dan materi perpajakan yang mudah diperoleh dan dimengerti untuk kepentingan pendidikan dan meningkatkan literasi perpajakan. Memahami hukum perpajakan bukanlah perkara mudah. Disiplin pajak seorang diri saja sudah merupakan tema yang tidak mudah dipahami, belum lagi untuk mematuhinya.

Karena itu, ketersediaan suatu portal informasi perpajakan yang mudah diakses dan dipahami menjadi urgensi guna menciptakan masyarakat yang melek pajak.Dengan demikian, selain dimaksudkan untuk meningkatkan literasi perpajakan, DDTCNews sekaligus menjadi katalis pembentukan masyarakat perpajakan di Indonesia.

Baca Juga: Pemangkasan Tarif PPh Badan dan Perpanjangan WFH DJP Terpopuler

Konten

KETIGA misi tersebut pada dasarnya menyiratkan nilai-nilai yang diusung oleh DDTCNews, yaitu: komprehensif, kedalaman, up to date, profesionalisme, mengacu pada kaidah jurnalistik, serta tidak memihak selain pada keilmuan. Nilai-nilai tersebut lalu tercermin dalam menu yang kami tawarkan bagi pembaca, mulai dari kolom analisis hingga infografis, dari kolom kelas pajak hingga profil negara.

DDTCNews membahas persoalan ekonomi, khususnya perpajakan, baik perkembangan di tatanan nasional, internasional hingga daerah. Konten yang disusun merupakan bauran antara faktual (realitas), teori, komparatif, hingga aplikasi di tataran praktis. Dengan cakupannya yang luas ini, DDTCNews hadir bukan saja untuk masyarakat perpajakan, tetapi juga untuk masyarakat luas.

Baca Juga: Pajak Digital Berpotensi Jadi Sumber Penerimaan Baru Tahun Ini

Untuk menjamin keandalan dan kedalaman konten, kami didukung oleh tim redaksi dan kontributor ahli yang mengecap ilmu pajak dan memiliki pengalaman di bidang tersebut. Kami memegang teguh pedoman riset yang mencakup metodologi penelitian yang sistematis, pendekatan ilmu yang multidisiplin, fasilitas literatur yang kaya, serta jaringan dengan narasumber yang berkompeten.

Iklim riset tersebut merupakan keunggulan kami dalam membangun perdebatan perpajakan yang konstruktif. Akhir kata, kami memohon restu dari seluruh masyarakat perpajakan Indonesia khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Semoga DDTCNews dapat menjadi sumber berita perpajakan yang terpercaya dan terdepan, dan menjadi ikhtiar bersama untuk memperbaiki keadaan. Semoga!

Baca Juga: Aturan Teknis Pajak Transaksi Elektronik atau Digital Segera Disiapkan

Potret perubahan itulah yang kemudian dibingkai media dan membanjiri ruang publik kita. Sayangnya, di Indonesia, hal tersebut tidak serta-merta berkorelasi dengan keandalan dan kedalaman informasi. Benar bahwa gempita dunia perpajakan telah membuka berbagai ruang diskusi, namun seringkali diletakkan dalam kacamata yang terlalu luas dan terlepas dari kaidah keilmuan perpajakan.

Baca Juga: Bingung Soal Penurunan PPh Pasal 25? Sabar, DJP Susun Penegasannya

Di sisi lain, harus diakui masyarakat perpajakan (tax society) Indonesia belum terbentuk secara matang. Akibatnya, segala isu mengenai pajak rentan dimanipulasi, ditunggangi, dan digunakan sebagai komoditas politik. Gaduh perpajakan justru menciptakan bias pemahaman dan seringkali menjauhkan kita dari suatu konsensus untuk menciptakan sistem perpajakan yang ideal.

Berangkat dari fenomena itu, kebutuhan atas informasi perpajakan yang terpercaya menjadi sesuatu yang tak terbendung. Celakanya, hingga kini belum ada pihak yang fokus mengambil tanggung jawab tersebut. Di tengah kekosongan inilah, kami berinisiatif mengambil peran sentral itu, dengan mewujudkan suatu portal media online perpajakan, DDTCNews.

Tiga Misi

Baca Juga: APBN Perubahan 2020, Penerimaan Pajak Turun 23,65% dari Target Awal

TERDAPAT tiga hal yang mendorong didirikannya portal berita perpajakan ini, yang sekaligus menjadi misi DDTCNews. Pertama, menyediakan informasi perpajakan yang komprehensif dan mendalam untuk mengurangi asimetri informasi di masyarakat yang berpotensi meningkatkan biaya kepatuhan perpajakan.

Salah satu persoalan sistem perpajakan kita adalah informasi yang asimetris. Dalam situasi itu, tidak ada penguasaan informasi yang berimbang antar-pemangku kepentingan. Melalui DDTCNews, kami menciptakan wadah di mana seluruh stakeholders perpajakan dapat mengakses informasi yang ‘berbicara lebih banyak’ secara mudah dan gratis.

Kedua, DDTCNews ingin memengaruhi dan memberikan kontribusi dalam proses perumusan kebijakan perpajakan untuk membangun sistem perpajakan yang seimbang dan melayani seluruh kepentingan. Misi ini ditetapkan atas dasar kesadaran komitmen kami untuk mengawal proses perumusan serta implementasi kebijakan dan administrasi perpajakan.

Baca Juga: Mau Nikmati Tarif PPh Badan 22%? DJP: Segera Lapor SPT Tahunan

Kami percaya hampir seluruh komponen masyarakat memiliki kepentingan atas terbentuknya sistem perpajakan yang ideal. Adanya informasi yang valid dalam rangka menyeimbangkan kepentingan tersebut tentu akan sangat membantu proses perumusan kebijakan agar lebih transparan, terstruktur, tajam, serta berpijak pada masyarakat secara umum dan kaidah-kaidah keilmuan.

Misi terakhir, kami ingin menyediakan data dan materi perpajakan yang mudah diperoleh dan dimengerti untuk kepentingan pendidikan dan meningkatkan literasi perpajakan. Memahami hukum perpajakan bukanlah perkara mudah. Disiplin pajak seorang diri saja sudah merupakan tema yang tidak mudah dipahami, belum lagi untuk mematuhinya.

Karena itu, ketersediaan suatu portal informasi perpajakan yang mudah diakses dan dipahami menjadi urgensi guna menciptakan masyarakat yang melek pajak.Dengan demikian, selain dimaksudkan untuk meningkatkan literasi perpajakan, DDTCNews sekaligus menjadi katalis pembentukan masyarakat perpajakan di Indonesia.

Baca Juga: Pemangkasan Tarif PPh Badan dan Perpanjangan WFH DJP Terpopuler

Konten

KETIGA misi tersebut pada dasarnya menyiratkan nilai-nilai yang diusung oleh DDTCNews, yaitu: komprehensif, kedalaman, up to date, profesionalisme, mengacu pada kaidah jurnalistik, serta tidak memihak selain pada keilmuan. Nilai-nilai tersebut lalu tercermin dalam menu yang kami tawarkan bagi pembaca, mulai dari kolom analisis hingga infografis, dari kolom kelas pajak hingga profil negara.

DDTCNews membahas persoalan ekonomi, khususnya perpajakan, baik perkembangan di tatanan nasional, internasional hingga daerah. Konten yang disusun merupakan bauran antara faktual (realitas), teori, komparatif, hingga aplikasi di tataran praktis. Dengan cakupannya yang luas ini, DDTCNews hadir bukan saja untuk masyarakat perpajakan, tetapi juga untuk masyarakat luas.

Baca Juga: Pajak Digital Berpotensi Jadi Sumber Penerimaan Baru Tahun Ini

Untuk menjamin keandalan dan kedalaman konten, kami didukung oleh tim redaksi dan kontributor ahli yang mengecap ilmu pajak dan memiliki pengalaman di bidang tersebut. Kami memegang teguh pedoman riset yang mencakup metodologi penelitian yang sistematis, pendekatan ilmu yang multidisiplin, fasilitas literatur yang kaya, serta jaringan dengan narasumber yang berkompeten.

Iklim riset tersebut merupakan keunggulan kami dalam membangun perdebatan perpajakan yang konstruktif. Akhir kata, kami memohon restu dari seluruh masyarakat perpajakan Indonesia khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Semoga DDTCNews dapat menjadi sumber berita perpajakan yang terpercaya dan terdepan, dan menjadi ikhtiar bersama untuk memperbaiki keadaan. Semoga!

Baca Juga: Aturan Teknis Pajak Transaksi Elektronik atau Digital Segera Disiapkan
Topik : berita pajak, sistem perpajakan, informasi pajak, DDTCNews
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
0/1000
artikel terkait
Jum'at, 13 Maret 2020 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Kamis, 12 Maret 2020 | 08:03 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 11 Maret 2020 | 07:55 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Selasa, 10 Maret 2020 | 08:05 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
berita pilihan
Rabu, 08 April 2020 | 16:22 WIB
TIPS E-BUPOT
Rabu, 08 April 2020 | 16:16 WIB
TRANSFORMASI PROSES BISNIS
Rabu, 08 April 2020 | 15:45 WIB
KABUPATEN JENEPONTO
Rabu, 08 April 2020 | 15:13 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 08 April 2020 | 15:12 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Rabu, 08 April 2020 | 15:05 WIB
MALAYSIA
Rabu, 08 April 2020 | 14:24 WIB
ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 08 April 2020 | 14:19 WIB
PELAPORAN SPT
Rabu, 08 April 2020 | 13:57 WIB
ANALISIS TRANSFER PRICING