Fokus
Data & Alat
Rabu, 18 Mei 2022 | 08:43 WIB
KURS PAJAK 18 MEI - 24 MEI 2022
Selasa, 17 Mei 2022 | 18:00 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Rabu, 11 Mei 2022 | 08:47 WIB
KURS PAJAK 11 MEI - 17 MEI 2022
Selasa, 10 Mei 2022 | 14:30 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase
Perpajakan ID

Masih Berlaku 3 Bulan, Meterai Rp6.000 dan Rp3.000 Tak Bisa Diuangkan

A+
A-
7
A+
A-
7
Masih Berlaku 3 Bulan, Meterai Rp6.000 dan Rp3.000 Tak Bisa Diuangkan

ILUSTRASI. Meterai tempel nominal Rp10.000.

JAKARTA, DDTCNews - Meterai tempel dengan nominal Rp6.000 dan Rp3.000 yang dicetak berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 65/2014 tidak dapat ditukarkan dengan uang.

Merujuk pada Pasal 28 ayat (1) PMK 134/2021, kedua jenis meterai tempel tersebut tetap berlaku dan dapat dipergunakan untuk pembayaran bea meterai hingga 31 Desember 2021.

"Pembayaran bea meterai dengan menggunakan meterai tempel ... dilakukan dengan ketentuan menggunakan meterai tempel yang sah dan berlaku ... serta belum pernah dipakai untuk pembayaran bea meterai atas suatu dokumen," bunyi Pasal 28 ayat (2) PMK 134/2021, dikutip Selasa (5/10/2021).

Baca Juga: Update PPh Final Jasa Konstruksi PP 9/2022, Akses di e-Bupot Unifikasi

Bila masyarakat akan menggunakan meterai lama untuk pembayaran bea meterai atas suatu dokumen, maka meterai tempel yang direkatkan pada dokumen paling sedikit senilai Rp9.000.

Meterai tempel harus direkatkan seluruhnya dengan utuh dan tidak rusak di tempat tanda tangan akan dibubuhkan. Tanda tangan harus dibubuhkan sebagian di atas kertas dan sebagian di atas semua meterai tempel.

Sebagai contoh, bila dokumen dibubuhi meterai Rp6.000 dan Rp3.000, maka tanda tangan atas dokumen tersebut harus dibubuhkan di atas dokumen dan harus mengenai kedua meterai tersebut.

Baca Juga: Penghapusan NPWP Orang Pribadi yang Meninggal Dunia, Begini Caranya

Tanggal, bulan, dan tahun dilakukannya penandatanganan juga harus tercantum agar pembayaran bea meterai menggunakan meterai tempel dapat dinyatakan sah.

Seperti diketahui, setidaknya terdapat 2 ketentuan yang perlu diperhatikan agar pembayaran bea meterai menggunakan meterai tempel dinyatakan sah. Pertama, meterai tempel yang digunakan harus meterai yang sah dan belum pernah dipakai untuk pembayaran bea meterai.

Meterai tempel harus direkatkan seluruhnya dengan utuh dan tidak rusak di tempat tanda tangan akan dibubuhkan. Tanda tangan juga harus mengenai kertas dokumen dan meterai tempel pada dokumen. (sap)

Baca Juga: Upload Faktur Pajak Kena Reject dan Muncul ETAX-API-1001? Coba Ini

Topik : meterai elektronik, bea cukai, e-meterai, Ditjen Pajak, bea meterai, meterai tempel, meterai bentuk lain

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Kamis, 19 Mei 2022 | 10:15 WIB
DATA PPS HARI INI

Ditjen Pajak Kumpulkan PPh Final Rp9 Triliun dari WP yang Ikut PPS

Kamis, 19 Mei 2022 | 09:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Percepat Layanan Bea Cukai, Sri Mulyani Ingin Bangun Infrastruktur Ini

Kamis, 19 Mei 2022 | 08:54 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

Telat Upload Faktur Pajak? Coba Langkah Alternatif dari DJP Ini

berita pilihan

Senin, 23 Mei 2022 | 18:25 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Catat! DJP Makin Gencar Kirim Email Imbauan PPS Berbasis Data Rekening

Senin, 23 Mei 2022 | 18:09 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Perhatian! DJP Evaluasi e-Bupot, Ada Klasifikasi Jumlah Bukti Potong

Senin, 23 Mei 2022 | 18:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN

Apa Itu PPFTZ 01, PPFTZ 02, dan PPFTZ 03?

Senin, 23 Mei 2022 | 17:39 WIB
KINERJA FISKAL

APBN Surplus Rp103,1 Triliun Per April 2022, Begini Kata Sri Mulyani

Senin, 23 Mei 2022 | 17:25 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Batas Akhir SPT Tahunan, Penerimaan PPh Badan April 2022 Tumbuh 105,3%

Senin, 23 Mei 2022 | 17:11 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Penerimaan Pajak Tumbuh 51,49% di April 2022, Sri Mulyani: Sangat Kuat

Senin, 23 Mei 2022 | 17:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Yellen Dukung Relaksasi Bea Masuk atas Barang-Barang Asal China

Senin, 23 Mei 2022 | 16:45 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Sri Mulyani Sebut Inflasi April 2022 Tertinggi dalam 2 Tahun Terakhir