Review
Rabu, 19 Januari 2022 | 15:20 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 14:15 WIB
OPINI PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 11:15 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 10:15 WIB
DIRJEN PERIMBANGAN KEUANGAN ASTERA PRIMANTO BHAKTI:
Fokus
Literasi
Senin, 24 Januari 2022 | 19:00 WIB
KAMUS CUKAI
Senin, 24 Januari 2022 | 16:30 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 21 Januari 2022 | 19:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 21 Januari 2022 | 17:20 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & Alat
Rabu, 19 Januari 2022 | 09:17 WIB
KURS PAJAK 19 JANUARI - 25 JANUARI 2022
Rabu, 12 Januari 2022 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 12 JANUARI - 18 JANUARI 2022
Rabu, 05 Januari 2022 | 08:15 WIB
KURS PAJAK 5 JANUARI - 11 JANUARI 2022
Senin, 03 Januari 2022 | 10:45 WIB
KMK 70/2021
Komunitas
Selasa, 25 Januari 2022 | 16:40 WIB
HASIL SURVEI PERSIDANGAN ONLINE
Senin, 24 Januari 2022 | 15:31 WIB
HASIL SURVEI PERSIDANGAN ONLINE
Jum'at, 21 Januari 2022 | 16:11 WIB
HASIL DEBAT 30 Desember 2021—19 Januari 2022
Kamis, 20 Januari 2022 | 13:38 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA
Reportase
Perpajakan.id

Insentif Penundaan Pembayaran Pajak Industri Otomotif Diperpanjang

A+
A-
0
A+
A-
0
Insentif Penundaan Pembayaran Pajak Industri Otomotif Diperpanjang

Ilustrasi. Pengunjung melihat kendaraan yang dipamerkan pada pameran otomotif di Mal Senayan Park, Jakarta, Sabtu (27/11/2021). ANTARA FOTO/Fauzan/rwa.

HANOI, DDTCNews – Pemerintah Vietnam memperpanjang penundaan kewajiban pembayaran pajak sektor manufaktur dan industri otomotif sampai dengan Desember 2021.

Kementerian Keuangan Vietnam menyatakan dukungan untuk produsen dan perakitan mobil lokal sangat penting di tengah tekanan Covid-19. Salah satu dukungan pemerintah adalah memberikan fasilitas penundaan kewajiban pembayaran pajak.

“Kebijakan ini akan memungkinkan industri mobil mengumpulkan lebih banyak modal untuk mempertahankan dan memperluas produksinya,” kata Kementerian Keuangan seperti dikutip dari Vietnamplus, Senin (29/11/2021).

Baca Juga: Pembetulan Bukti Pot/Put Unifikasi, Wajib Pajak Perlu Syarat Ini

Dengan kebijakan tersebut, perusahaan yang bergerak di industri perakitan mobil diberikan fasilitas penundaan pembayaran pajak. Untuk mendapatkan fasilitas, korporasi perlu mengajukan permohonan terlebih dahulu ke otoritas pajak Vietnam paling lambat 15 Desember 2021.

Apabila perusahaan tidak mengajukan permohonan hingga tanggal tersebut, besaran pajak serta cukai harus dibayar penuh. Dalam hal perusahaan sebelumnya sudah menerima fasilitas penundaan, tetapi tidak memperpanjang dan tidak membayar pajak, akan dikenai sanksi.

Pemerintah memperkirakan penerimaan negara dari pajak industri mobil senilai VNĐ4,4 triliun atau setara dengan Rp2,78 triliun yang seharusnya diterima Oktober dan November 2021, akan tertunda hingga Desember 2021.

Baca Juga: Ingat, Wajib Lapor Berkala di DJP Online Agar Dividen Bebas Pajak

Bukan tanpa sebab relaksasi pajak bagi industri kendaraan diberikan. Selama ini, sektor otomotif memiliki peran signifikan dalam pertumbuhan ekonomi Vietnam.

Industri mobil telah memberikan kontribusi besar bagi penerimaan negara, serta penciptaan lapangan kerja bagi ratusan ribu warga Vietnam. Untuk itu, pemerintah terus menjaga keberlangsungan sektor tersebut. (rizki/rig)

Baca Juga: Ingat, Pelayanan Pajak Gratis! Laporkan Kalau Temui Pelanggaran
Topik : vietnam, pajak, pajak internasional, insentif pajak, industri otomotif, keringanan pajak

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Selasa, 25 Januari 2022 | 11:00 WIB
SE-52/PJ/2021

Ditjen Pajak Terbitkan Surat Edaran Soal Tafsir dan Penerapan P3B

Selasa, 25 Januari 2022 | 10:30 WIB
AMERIKA SERIKAT

Biar Restitusi Lancar, IRS Minta SPT Disampaikan Secara Elektronik

Selasa, 25 Januari 2022 | 10:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Sri Mulyani & Menkeu Singapura Tanda Tangani MoU, Termasuk Soal Pajak

Selasa, 25 Januari 2022 | 09:30 WIB
SELEBRITAS

Ghozali Kreator NFT Akhirnya Datangi Kantor Pajak, Ada Apa?

berita pilihan

Selasa, 25 Januari 2022 | 19:24 WIB
PER-24/PJ/2021

Pembetulan Bukti Pot/Put Unifikasi, Wajib Pajak Perlu Syarat Ini

Selasa, 25 Januari 2022 | 18:26 WIB
PAJAK PENGHASILAN

Ingat, Wajib Lapor Berkala di DJP Online Agar Dividen Bebas Pajak

Selasa, 25 Januari 2022 | 18:05 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Ingat, Pelayanan Pajak Gratis! Laporkan Kalau Temui Pelanggaran

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:30 WIB
FASILITAS PERPAJAKAN

Insentif dari Kawasan Berikat dan KITE Sudah Terserap Rp47 Triliun

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:00 WIB
PP 3/2022

Konfirmasi Transaksi Saham Hingga Rp10 Juta Kini Bebas Bea Meterai

Selasa, 25 Januari 2022 | 16:40 WIB
HASIL SURVEI PERSIDANGAN ONLINE

Pembuktian Data di Sidang Online Pengadilan Pajak, Ini Hasil Surveinya

Selasa, 25 Januari 2022 | 16:30 WIB
SELEBRITAS

Setelah Kunjungi Kantor Pajak, Ghozali 'NFT' Pamer Kartu NPWP Barunya

Selasa, 25 Januari 2022 | 16:00 WIB
INDIA

Pengusaha Minta Kredit Pajak Masukan Segera Dipulihkan

Selasa, 25 Januari 2022 | 15:53 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Wamenkeu Ungkap Alasan Diskon PPnBM Mobil & PPN Rumah DTP Diperpanjang