Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Ini 4 Wejangan Sri Mulyani untuk Mahasiswa Baru

A+
A-
2
A+
A-
2

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bersama mahasiswa FEB Universitas Indonesia. (DDTCNews - Instagram Sri Mulyani)

DEPOK, DDTCNews – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan wejangan kepada mahasiswa baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia tahun ajaran 2018/2019.

Setidaknya, ada 4 poin yang disampaikan oleh mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini saat menjadi pembicaratalkshow bertajuk ‘Kenali Diri, Lampaui Ekspektasi’ di Auditorium FEB Universitas Indonesia (UI). Pertama, mensyukuri pencapaian saat ini.

“Berada di sini, maka Anda top of the top. Maka dari itu, syukuri apa yang Anda capai hari ini. Ini langkah bagus,” katanya, seperti dikutip dari laman resmi Kemenkeu pada Senin (20/8/2018).

Baca Juga: Sri Mulyani Titip Soal Ekonomi Digital ke DJP, Ada Apa?

Kedua, menjadikan wadah kampus sebagai sarana dalam membentuk intelektualitas dan kepribadian. Menurutnya, proses kuliah merupakan proses untuk membuat seseorang menjadi lebih dewasa, baik pada segi intelektual maupun sisi kemanusiaan.

Perkuliahan merupakan tempat mahasiswa – dianalogikan sebagai sebuah mesin – yang akan disetel ulang menjadi baru menggunakan program yang baik. Layaknya mesin yang disetel ulang, menurut Sri Mulyani, ada banyak contoh baik di kampus.

Ketiga, mencari ketertarikan dalam bidang keilmuan dengan melihat passion. Hal ini dinilai menjadi modal bagi para mahasiswa baru agar ahli dalam bidang tertentu. Bila tertarik terkait ekonomi, sambungnya, mahasiswa baru harus sering mencari tahu isu tentang ekonomi.

Baca Juga: Soal Omnibus Law Perpajakan, Sri Mulyani Minta Antisipasi dari DJP

Keempat, mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi kemajuan teknologi dan tantangan pekerjaan di masa depan. Pasalnya, banyak pekerjaan akan tergantikan oleh robot atau artificial of intelligence.

Mahasiswa, menurut Sri Mulyani, harus mampu menggali berbagai potensi bidang yang sulit digantikan oleh robot. Beberapa diantaranya mencakup sisi kemanusiaan.

“Hal yang tidak bisa digantikan oleh artificial intelligence atau robot adalah yang berhubungan dengan emotion,passion yang berhubungan dengan human dan humanity,” imbuhnya. (kaw)

Baca Juga: Sri Mulyani: Tugas DJP Tidak Populer

“Berada di sini, maka Anda top of the top. Maka dari itu, syukuri apa yang Anda capai hari ini. Ini langkah bagus,” katanya, seperti dikutip dari laman resmi Kemenkeu pada Senin (20/8/2018).

Baca Juga: Sri Mulyani Titip Soal Ekonomi Digital ke DJP, Ada Apa?

Kedua, menjadikan wadah kampus sebagai sarana dalam membentuk intelektualitas dan kepribadian. Menurutnya, proses kuliah merupakan proses untuk membuat seseorang menjadi lebih dewasa, baik pada segi intelektual maupun sisi kemanusiaan.

Perkuliahan merupakan tempat mahasiswa – dianalogikan sebagai sebuah mesin – yang akan disetel ulang menjadi baru menggunakan program yang baik. Layaknya mesin yang disetel ulang, menurut Sri Mulyani, ada banyak contoh baik di kampus.

Ketiga, mencari ketertarikan dalam bidang keilmuan dengan melihat passion. Hal ini dinilai menjadi modal bagi para mahasiswa baru agar ahli dalam bidang tertentu. Bila tertarik terkait ekonomi, sambungnya, mahasiswa baru harus sering mencari tahu isu tentang ekonomi.

Baca Juga: Soal Omnibus Law Perpajakan, Sri Mulyani Minta Antisipasi dari DJP

Keempat, mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi kemajuan teknologi dan tantangan pekerjaan di masa depan. Pasalnya, banyak pekerjaan akan tergantikan oleh robot atau artificial of intelligence.

Mahasiswa, menurut Sri Mulyani, harus mampu menggali berbagai potensi bidang yang sulit digantikan oleh robot. Beberapa diantaranya mencakup sisi kemanusiaan.

“Hal yang tidak bisa digantikan oleh artificial intelligence atau robot adalah yang berhubungan dengan emotion,passion yang berhubungan dengan human dan humanity,” imbuhnya. (kaw)

Baca Juga: Sri Mulyani: Tugas DJP Tidak Populer
Topik : Sri Mulyani, FEB UI, artificial of intelligence
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Selasa, 21 Mei 2019 | 10:06 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Rabu, 09 Januari 2019 | 11:55 WIB
PERPAJAKAN INDONESIA
Jum'at, 24 Mei 2019 | 15:23 WIB
TUNJANGAN HARI RAYA
Jum'at, 24 Mei 2019 | 13:59 WIB
TUNJANGAN HARI RAYA
berita pilihan
Selasa, 21 Januari 2020 | 17:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2019
Selasa, 21 Januari 2020 | 16:44 WIB
JEPANG
Selasa, 21 Januari 2020 | 16:41 WIB
OMNIBUS LAW
Selasa, 21 Januari 2020 | 16:24 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Selasa, 21 Januari 2020 | 15:32 WIB
SOSIALISASI PERPAJAKAN
Selasa, 21 Januari 2020 | 15:05 WIB
DKI JAKARTA
Selasa, 21 Januari 2020 | 15:05 WIB
AGENDA PAJAK
Selasa, 21 Januari 2020 | 14:52 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2019
Selasa, 21 Januari 2020 | 14:40 WIB
FILIPINA