Berita
Selasa, 20 April 2021 | 18:00 WIB
AMERIKA SERIKAT
Selasa, 20 April 2021 | 17:40 WIB
KABUPATEN TULUNGAGUNG
Selasa, 20 April 2021 | 17:33 WIB
PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
Selasa, 20 April 2021 | 17:26 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Review
Selasa, 20 April 2021 | 09:49 WIB
OPINI PAJAK
Senin, 19 April 2021 | 11:54 WIB
ANALISIS PAJAK
Senin, 19 April 2021 | 09:24 WIB
TAJUK PAJAK
Minggu, 18 April 2021 | 08:01 WIB
KEPALA KANWIL DJP PAPUA DAN MALUKU ARRIDEL MINDRA:
Fokus
Data & Alat
Kamis, 15 April 2021 | 15:25 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 14 April 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 14 APRIL - 20 APRIL 2021
Rabu, 07 April 2021 | 09:20 WIB
KURS PAJAK 7 APRIL - 13 APRIL 2021
Jum'at, 02 April 2021 | 10:00 WIB
KMK 20/2021
Reportase
Perpajakan.id

Hitung Dampak Covid-19 Terhadap Kemiskinan, Begini Prediksinya

A+
A-
1
A+
A-
1
Hitung Dampak Covid-19 Terhadap Kemiskinan, Begini Prediksinya

Ilustrasi. Seorang petugas (kiri) memberikan arahan pada warga yang terjaring razia penerapan protokol kesehatan COVID-19 di Kota Pekanbaru, Riau, Senin (10/8/2020). ANTARA FOTO/FB Anggoro/wsj.

JAKARTA, DDTCNews—Persentase penduduk miskin Indonesia diprediksi meningkat hingga menjadi 16,6% dari total populasi atau sebanyak 44,5 juta orang akibat pandemi virus Corona atau Covid-19.

Proyeksi ini disebutkan dalam jurnal yang ditulis oleh para peneliti dari SMERU Research Institute antara lain Asep Suryahadi, Ridho Al Izzati, dan Daniel Suryadarma dengan judul 'Estimating the Impact of Covid-19 on Poverty in Indonesia'.

"Dalam skenario terburuk, tingkat kemiskinan bisa meningkat menjadi 16,6%, sedikit di bawah tingkat kemiskinan pada 2004 lalu yang mencapai 16,7%," tulis Asep dkk dalam penelitiannya, dikutip Kamis (13/8/2020).

Baca Juga: Survei Terbaru: Mayoritas Responden Dukung Pengenaan Pajak Kekayaan

Dalam penelitian tersebut, Asep dkk menggunakan data tingkat kemiskinan dari Badan Pusat Statistik (BPS) per September 2019 sebagai baseline. Pada bulan itu, tingkat kemiskinan mencapai 9,2% dengan jumlah penduduk miskin mencapai 24,8 juta orang.

Selain soal angka kemiskinan, Asep dkk mengestimasikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini ini berada pada kisaran 4,2% hingga -3,5%. Bila pertumbuhan ekonomi mencapai -3,5% maka lonjakan orang miskin berpotensi terjadi.

Namun, jika ekonomi tumbuh 4,2% tahun ini, tingkat kemiskinan diproyeksikan hanya naik dari 9,2% menjadi 9,7%. Jumlah penduduk miskin diproyeksikan bertambah dari 24,8 juta orang menjadi 26,1 juta orang.

Baca Juga: BI Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Jadi 4,1%-5,1%

Untuk mencegah semakin bertambahnya orang miskin baru, Asep dkk mengusulkan adanya program subsidi gaji dalam rangka mencegah terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) dari pemberi kerja.

Saat ini, pemerintah berencana menggelontorkan subsidi gaji kepada 13,8 juta orang dengan alokasi anggaran sebesar Rp33,1 triliun. Subsidi gaji yang diberikan mencapai Rp600.000 per bulan, mulai dari September hingga Desember 2020. (rig)

Baca Juga: DJP Rilis Daftar Yurisdiksi Partisipan AEoI Terbaru
Topik : tingkat kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, resesi, pandemi corona, nasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Jum'at, 16 April 2021 | 17:00 WIB
OMAN
Jum'at, 16 April 2021 | 16:47 WIB
PER-08/PJ/2021
Jum'at, 16 April 2021 | 15:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Jum'at, 16 April 2021 | 13:45 WIB
AMERIKA SERIKAT
berita pilihan
Selasa, 20 April 2021 | 18:00 WIB
AMERIKA SERIKAT
Selasa, 20 April 2021 | 17:40 WIB
KABUPATEN TULUNGAGUNG
Selasa, 20 April 2021 | 17:33 WIB
PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
Selasa, 20 April 2021 | 17:26 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Selasa, 20 April 2021 | 16:52 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Selasa, 20 April 2021 | 16:17 WIB
ADMINISTRASI PAJAK
Selasa, 20 April 2021 | 16:01 WIB
PENERIMAAN NEGARA
Selasa, 20 April 2021 | 15:30 WIB
PROVINSI JAWA TIMUR
Selasa, 20 April 2021 | 15:19 WIB
KEBIJAKAN PAJAK