Review
Rabu, 08 Juli 2020 | 06:06 WIB
PERSPEKTIF
Selasa, 07 Juli 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 07 Juli 2020 | 09:06 WIB
OPINI PAJAK
Selasa, 30 Juni 2020 | 09:33 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & alat
Rabu, 08 Juli 2020 | 15:37 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 08 Juli 2020 | 08:29 WIB
KURS PAJAK 8 JULI - 14 JULI 2020
Minggu, 05 Juli 2020 | 14:31 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Kamis, 02 Juli 2020 | 14:26 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Reportase

Gratis! DDTC Academy Gelar Webinar Prospek Pajak Setelah Covid-19

A+
A-
18
A+
A-
18
Gratis! DDTC Academy Gelar Webinar Prospek Pajak Setelah Covid-19

JAKARTA, DDTCNews – Instrumen pajak dipilih oleh sejumlah negara untuk merespons adanya pandemi Covid-19.

Hasil kajian DDTC Fiscal Research yang dituangkan dalam Indonesia Taxation Quarterly Report (Q1-2020) bertajuk ‘Global Tax Policy Responses to Covid-19 Crisis’ terlihat ada 113 negara, termasuk Indonesia, yang menggunakan instrumen pajak untuk memitigasi dampak wabah virus Corona.

Berbagai instrumen diambil sebagai langkah untuk menopang bisnis dan individu setelah adanya wabah virus Corona yang telah menurunkan aktivitas ekonomi secara tajam. Tidak mengherankan jika sejumlah lembaga internasional memproyeksi adanya bayang-bayang resesi ekonomi global.

Baca Juga: Jokowi Rilis Perpres Baru, Bantuan Kartu Prakerja Bisa Diminta Kembali

Di Indonesia sendiri, ada berbagai relaksasi melalui penerbitan Perpu No.1/2020, PMK No.23/2020, hingga PMK No.28/2020. Skema dan jenis instrumen pajak yang diambil oleh Indonesia selaras dengan tren global dan dalam beberapa hal justru lebih progresif dibandingkan dengan negara lain.

Aspek yang juga menarik untuk dicermati adalah apakah pelemahan situasi ekonomi global akan memicu reformasi pajak di banyak negara di masa mendatang? Terkait dengan hal tersebut, muncul juga pertanyaan apakah koordinasi pajak secara internasional akan tetap berjalan atau justru mengarah pada kompetisi? Apakah akan ada pertimbangan jenis pajak baru?

Selain itu, bagaimanakah postur fiskal – yang juga berdampak pula pada sistem pajak Indonesia – ke depan setelah adanya berbagai langkah yang dilakukan dalam merespons pandemi Covid-19 ini? Apakah beban pajak di masa mendatang akan lebih berat sebagai lesunya penerimaan pajak pada jangka pendek?

Baca Juga: Sumbangan Covid-19 dalam Bentuk Jasa Antar Jemput Tenaga Medis

Terlebih, mayoritas kebijakan pajak yang diambil pemerintah Indonesia menitikberatkan pada fungsi regulerend. Pajak hadir untuk bahu membahu bersama semua pihak dan masyarakat Indonesia menghadapi kondisi ekonomi yang tidak mudah akibat Covid-19. Simak Perspektif ‘Pajak Hadir Lawan Dampak Korona’.

Untuk memperdalam topik dan membahas sejumlah pertanyaan menarik tersebut, DDTC Academy menggelar free live Webinar dengan topik ‘Pandemi Covid-19 & Prospek Pajak ke Depan’. Webinar akan digelar pada Selasa, 21 April 2020 pada pukul 10.30—12.00 WIB melalui ZOOM Cloud Meeting Apps.

Webinar ini akan menghadirkan dua pembicara yang kredibel, yaitu Partner Tax Research & Training Services DDTC B. Bawono Kristiaji dan Research Coordinator DDTC Fiscal Research Denny Vissaro. Editor DDTC News Kurniawan Agung Wicaksono hadir sebagai moderator dalam webinar ini.

Baca Juga: Simak di Sini, Sri Mulyani Paparkan Data Pemanfaat Insentif Pajak

Webinar ini terbuka untuk umum. Apakah Anda tertarik untuk mengikuti webinar ini? Jika iya, Anda hanya perlu melakukan registrasi di laman http://academy.ddtc.co.id/free_event. Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi Eny Marliana (+628158980228/ [email protected]) atau Hotline Academy (+62 81283935151). (kaw)

Topik : agenda, agenda pajak, webinar, virus Corona, DDTC Academy
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

Pierre

Rabu, 15 April 2020 | 17:54 WIB
subsidi pajak jangan hanya ke sektor tertentu saja
1
artikel terkait
Jum'at, 26 Juni 2020 | 10:23 WIB
DDTC NEWSLETTER
Kamis, 25 Juni 2020 | 15:19 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Rabu, 24 Juni 2020 | 13:43 WIB
TARGET PEMBANGUNAN
Selasa, 23 Juni 2020 | 15:21 WIB
PELAYANAN PAJAK
berita pilihan
Jum'at, 10 Juli 2020 | 18:53 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 10 Juli 2020 | 18:46 WIB
DDTC NEWSLETTER
Jum'at, 10 Juli 2020 | 18:35 WIB
HASIL OPERASI DJBC
Jum'at, 10 Juli 2020 | 18:30 WIB
PROFIL PAJAK KABUPATEN KARAWANG
Jum'at, 10 Juli 2020 | 18:28 WIB
PMK 85/2020
Jum'at, 10 Juli 2020 | 18:19 WIB
FILIPINA
Jum'at, 10 Juli 2020 | 17:16 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 10 Juli 2020 | 17:08 WIB
PERCEPATAN BELANJA
Jum'at, 10 Juli 2020 | 16:52 WIB
PENGELOLAAN ASET NEGARA
Jum'at, 10 Juli 2020 | 16:30 WIB
TEKNOLOGI INFORMASI DJP