Review
Selasa, 22 September 2020 | 09:39 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 20 September 2020 | 09:01 WIB
KEPALA KANWIL BEA CUKAI SULBAGSEL PARJIYA:
Rabu, 16 September 2020 | 14:21 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 15 September 2020 | 11:02 WIB
TAJUK PAJAK
Fokus
Literasi
Selasa, 22 September 2020 | 15:43 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Senin, 21 September 2020 | 17:31 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 21 September 2020 | 17:02 WIB
TIPS PAJAK
Senin, 21 September 2020 | 16:18 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & alat
Jum'at, 18 September 2020 | 15:48 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Rabu, 16 September 2020 | 15:58 WIB
STATISTIK STIMULUS FISKAL
Rabu, 16 September 2020 | 09:21 WIB
KURS PAJAK 16 SEPTEMBER-22 SEPTEMBER 2020
Jum'at, 11 September 2020 | 16:37 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Komunitas
Sabtu, 19 September 2020 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Kamis, 17 September 2020 | 09:53 WIB
Universitas Kristen Krida Wacana
Rabu, 16 September 2020 | 16:30 WIB
UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA
Rabu, 16 September 2020 | 13:35 WIB
DDTC PODTAX
Kolaborasi
Selasa, 22 September 2020 | 13:50 WIB
KONSULTASI
Selasa, 22 September 2020 | 11:00 WIB
KONSULTASI
Selasa, 15 September 2020 | 13:45 WIB
KONSULTASI
Selasa, 15 September 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI
Reportase

Gratis! DDTC Academy Gelar Webinar Prospek Pajak Setelah Covid-19

A+
A-
18
A+
A-
18
Gratis! DDTC Academy Gelar Webinar Prospek Pajak Setelah Covid-19

JAKARTA, DDTCNews – Instrumen pajak dipilih oleh sejumlah negara untuk merespons adanya pandemi Covid-19.

Hasil kajian DDTC Fiscal Research yang dituangkan dalam Indonesia Taxation Quarterly Report (Q1-2020) bertajuk ‘Global Tax Policy Responses to Covid-19 Crisis’ terlihat ada 113 negara, termasuk Indonesia, yang menggunakan instrumen pajak untuk memitigasi dampak wabah virus Corona.

Berbagai instrumen diambil sebagai langkah untuk menopang bisnis dan individu setelah adanya wabah virus Corona yang telah menurunkan aktivitas ekonomi secara tajam. Tidak mengherankan jika sejumlah lembaga internasional memproyeksi adanya bayang-bayang resesi ekonomi global.

Baca Juga: Masa Pandemi Jadi Momentum Perbaikan Kontrak Fiskal dengan Wajib Pajak

Di Indonesia sendiri, ada berbagai relaksasi melalui penerbitan Perpu No.1/2020, PMK No.23/2020, hingga PMK No.28/2020. Skema dan jenis instrumen pajak yang diambil oleh Indonesia selaras dengan tren global dan dalam beberapa hal justru lebih progresif dibandingkan dengan negara lain.

Aspek yang juga menarik untuk dicermati adalah apakah pelemahan situasi ekonomi global akan memicu reformasi pajak di banyak negara di masa mendatang? Terkait dengan hal tersebut, muncul juga pertanyaan apakah koordinasi pajak secara internasional akan tetap berjalan atau justru mengarah pada kompetisi? Apakah akan ada pertimbangan jenis pajak baru?

Selain itu, bagaimanakah postur fiskal – yang juga berdampak pula pada sistem pajak Indonesia – ke depan setelah adanya berbagai langkah yang dilakukan dalam merespons pandemi Covid-19 ini? Apakah beban pajak di masa mendatang akan lebih berat sebagai lesunya penerimaan pajak pada jangka pendek?

Baca Juga: Ada Covid-19, Menkeu Minta Laporan Keuangan Pemerintah Tetap Akuntabel

Terlebih, mayoritas kebijakan pajak yang diambil pemerintah Indonesia menitikberatkan pada fungsi regulerend. Pajak hadir untuk bahu membahu bersama semua pihak dan masyarakat Indonesia menghadapi kondisi ekonomi yang tidak mudah akibat Covid-19. Simak Perspektif ‘Pajak Hadir Lawan Dampak Korona’.

Untuk memperdalam topik dan membahas sejumlah pertanyaan menarik tersebut, DDTC Academy menggelar free live Webinar dengan topik ‘Pandemi Covid-19 & Prospek Pajak ke Depan’. Webinar akan digelar pada Selasa, 21 April 2020 pada pukul 10.30—12.00 WIB melalui ZOOM Cloud Meeting Apps.

Webinar ini akan menghadirkan dua pembicara yang kredibel, yaitu Partner Tax Research & Training Services DDTC B. Bawono Kristiaji dan Research Coordinator DDTC Fiscal Research Denny Vissaro. Editor DDTC News Kurniawan Agung Wicaksono hadir sebagai moderator dalam webinar ini.

Baca Juga: Produsen Alkes Akui Masih Butuh Insentif Perpajakan Tahun Depan

Webinar ini terbuka untuk umum. Apakah Anda tertarik untuk mengikuti webinar ini? Jika iya, Anda hanya perlu melakukan registrasi di laman http://academy.ddtc.co.id/free_event. Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi Eny Marliana (+628158980228/ [email protected]) atau Hotline Academy (+62 81283935151). (kaw)

Topik : agenda, agenda pajak, webinar, virus Corona, DDTC Academy
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

Pierre

Rabu, 15 April 2020 | 17:54 WIB
subsidi pajak jangan hanya ke sektor tertentu saja
1
artikel terkait
Minggu, 13 September 2020 | 10:01 WIB
UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA
Jum'at, 11 September 2020 | 10:32 WIB
AGENDA PAJAK
Kamis, 10 September 2020 | 16:40 WIB
PASAR MODAL
Kamis, 10 September 2020 | 12:13 WIB
EFEK VIRUS CORONA
berita pilihan
Selasa, 22 September 2020 | 17:30 WIB
AMERIKA SERIKAT
Selasa, 22 September 2020 | 17:15 WIB
PP 50/2020
Selasa, 22 September 2020 | 16:58 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Selasa, 22 September 2020 | 16:22 WIB
INSENTIF FISKAL
Selasa, 22 September 2020 | 15:43 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Selasa, 22 September 2020 | 15:39 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Selasa, 22 September 2020 | 15:11 WIB
KINERJA FISKAL
Selasa, 22 September 2020 | 15:08 WIB
RENSTRA DJP 2020-2024
Selasa, 22 September 2020 | 14:58 WIB
KEBIJAKAN FISKAL