Fokus
Literasi
Jum'at, 03 Juli 2020 | 17:05 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 03 Juli 2020 | 16:00 WIB
PROFIL PAJAK PROVINSI SUMATRA BARAT
Jum'at, 03 Juli 2020 | 15:10 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 03 Juli 2020 | 11:15 WIB
TIPS PAJAK
Data & alat
Kamis, 02 Juli 2020 | 14:26 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Rabu, 01 Juli 2020 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 1 JULI-7 JULI 2020
Selasa, 30 Juni 2020 | 14:14 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Minggu, 28 Juni 2020 | 15:12 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Reportase

Gandeng DJP, FEB UI Gelar Kuliah Umum APA & MAP

A+
A-
0
A+
A-
0
Gandeng DJP, FEB UI Gelar Kuliah Umum APA & MAP

Suasana kuliah umum (Foto: feb.ui.ac.id)

DEPOK,DDTCNews – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menggelar kuliah umum pajak internasional bertajuk 'International Tax Cooperation and Settlement of Disputes under Tax Treaty Law'.

Kuliah umum yang diselenggarakan di Ruang A.104, Gedung A, FEB UI, Kampus Depok pada Sabtu (25/5/2019) itu disampaikan oleh Kepala Seksi Bidang 4 Pencegahan dan Penanganan Sengketa Internasional DJP Ivan. Dalam kesempatan itu, pemateri mengenalkan konsep Advance Pricing Agreement (APA) dan Prosedur Mutual Agreement Procedure (MAP) kepada mahasiswa FEB UI.

Ivan memaparkan APA merupakan perjanjian yang dibuat antara DJP dan wajib pajak atau DJP dengan otoritas pajak di negara mitra yang melibatkan wajib pajak. Sedangkan MAP adalah prosedur administrasi yang ditetapkan dalam perjanjian pajak untuk menyelesaikan masalah yang timbul dari penerapan Perjanjian Pajak, termasuk masalah harga transfer.

Baca Juga: Diskusi “Omnibus Law Pajak: Siapa yang Meraup Untung?”, Mau Ikutan?

Selain materi dan konsep pajak internasional, seperti dilansir dari feb.ui.ac.id, pemateri juga memberikan simulasi mengenai MAP yang langsung dilakukan oleh para mahasiswa dengan bimbingan langsung dari pemateri. Simulasi ini akan membuat materi menjadi lebih mudah untuk dimengerti.

“Simulasi diikuti oleh 4 orang mahasiswa, dengan contoh 2 negara, masing-masing otoritas pajak maju 2 orang dan 2 perusahaan dari negara. Dari masing-masing negara bisa mengajukan permohonan MAP juga APA yg kemudian nanti akan jadi bahan perundingan diantara kedua negara. Hal ini merupakan langkah yang efisien dan efektif, karena perjanjian disepakati oleh ke 2 negara tersebut,” ujarnya.

Harapan pun disampaikan Ivan kepada para mahasiswa yang nantinya akan berperan penting dalam memberikan pengertian tentang pajak maupun dalam meningkatkan kepatuhan perpajakan di Indonesia.

Baca Juga: Target Pendapatan Tidak Tercapai, DPRD Pertanyakan Kinerja Pemda

“Kami menyadari bahwa masa depan negara itu ada di kaum muda, bahwa mereka harus diberikan pengertian komprehensif tentang pajak. Agar nanti kesadaran mengenai pajak bangkit dan akan memberikan kontribusi kepada negara, melalui pendidikan pemahaman pajak terus disosialisasikan. Ketika pendidikan mengenai pajak sukses. Seharusnya penerimaan pajak kita semakin meningkat,” pungkas Ivan. (Amu)

Topik : agenda, apa, map
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Jum'at, 12 Juni 2020 | 14:40 WIB
KINERJA KANWIL BEA CUKAI
Jum'at, 12 Juni 2020 | 14:18 WIB
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
Selasa, 09 Juni 2020 | 17:04 WIB
KEBIJAKAN ERA NEW NORMAL
Senin, 08 Juni 2020 | 14:00 WIB
MALAYSIA
berita pilihan
Jum'at, 03 Juli 2020 | 19:03 WIB
SE-014/PP/2020
Jum'at, 03 Juli 2020 | 17:33 WIB
HARI PAJAK 14 JULI
Jum'at, 03 Juli 2020 | 17:32 WIB
KENORMALAN BARU
Jum'at, 03 Juli 2020 | 17:05 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 03 Juli 2020 | 16:48 WIB
PER-12/PJ/2020
Jum'at, 03 Juli 2020 | 16:47 WIB
INSENTIF PAJAK
Jum'at, 03 Juli 2020 | 16:15 WIB
LAYANAN PAJAK
Jum'at, 03 Juli 2020 | 16:00 WIB
PROFIL PAJAK PROVINSI SUMATRA BARAT
Jum'at, 03 Juli 2020 | 15:59 WIB
KABUPATEN TABALONG
Jum'at, 03 Juli 2020 | 15:40 WIB
KAMUS PAJAK