Fokus
Literasi
Senin, 08 Agustus 2022 | 18:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 17:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 12:00 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 03 Agustus 2022 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 03 Agustus 2022 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 3 AGUSTUS - 9 AGUSTUS 2022
Senin, 01 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KMK 39/2022
Rabu, 27 Juli 2022 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 27 JULI - 2 AGUSTUS 2022
Kamis, 21 Juli 2022 | 12:30 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Reportase

Era Transparansi, Pengendalian Internal Pajak Perusahaan Makin Penting

A+
A-
17
A+
A-
17
Era Transparansi, Pengendalian Internal Pajak Perusahaan Makin Penting

Managing Partner DDTC Darussalam saat menyampaikan opening speech dalam webinar bertajuk Tax Assurance Reviews to Manage Potential Tax Risks and Request of Information (SP2DK), Rabu (10/3/2021). (tangkapan layar Zoom)

JAKARTA, DDTCNews – Era transparansi membuat sistem pengendalian internal terkait pemenuhan kewajiban pajak dari suatu perusahaan makin penting.

Managing Partner DDTC Darussalam mengatakan salah satu aspek yang turut berubah dengan adanya era transparansi adalah penerapan pengawasan kepatuhan berbasis risiko (compliance risk management/CRM).

“Ke depan trennya adalah bagaimana suatu perilaku wajib pajak itu akan dipotret. Ini akan menentukan perlakuan atau treatment kepada wajib pajak secara tepat berdasarkan profilnya,” ujar Darussalam saat menyampaikan opening speech dalam webinar bertajuk Tax Assurance Reviews to Manage Potential Tax Risks and Request of Information (SP2DK), Rabu (10/3/2021).

Baca Juga: Pindah Alamat di KPP yang Berbeda? Wajib Pajak Perlu Tahu Ini

Menurut OECD, sambungnya, ada 4 pengelompokan wajib pajak berdasarkan pada kepatuhannya. Keempatnya adalah wajib pajak patuh, wajib pajak ingin patuh, wajib pajak yang mencoba-coba tidak patuh, dan wajib pajak yang berniat untuk tidak patuh.

Untuk kelompok wajib pajak yang ingin patuh, misalnya, pemerintah bisa memfasilitasi dengan berbagai kemudahan sistem. Dengan desain CRM ini, akan muncul suatu kepatuhan sukarela yang berkelanjutan dalam jangka menengah-panjang. Di Indonesia, implementasi CRM juga sudah masuk dalam Surat Edaran Dirjen Pajak Nomor SE-24/PJ/2019.

Dengan adanya dinamika perubahan pada era transparansi tersebut, salah satu aspek terpenting adalah perlunya untuk mengadopsi tax assurance ke dalam sistem pengelolaan pajak di internal perusahaan.

Baca Juga: Akurasi Data Wajib Pajak Penentu Kualitas CRM, DJP Upayakan Ini

Tax assurance review pada dasarnya tidak hanya tax diagnostic review yang menguji pemenuhan aspek formal dan material atas suatu potensi risiko pajak, tetapi juga mencakup aspek internal control, pengelolaan data, optimalisasi teknologi informasi, dan sebagainya.

“Jadi, bagaimana nanti wajib pajak dapat mengelola data dan informasinya serta mengoptimalkan tax control framework. Jika pengendalian internal terkait pemenuhan kewajiban pajak sudah baik, seharusnya risiko untuk diperiksa kecil,” kata Darussalam.

Dari sisi wajib pajak, kehadiran CRM merefleksikan sesuatu era baru kepatuhan pajak yang pada akhirnya akan berujung pada suatu hubungan setara, saling terbuka, dan saling percaya dengan otoritas pajak. Dari sisi otoritas pajak, upaya menjamin keberhasilan CRM membutuhkan data dan informasi yang lebih lengkap.

Baca Juga: DDTC Konsisten Hadir Mewarnai Perpajakan Indonesia

“Jadi, hal yang perlu digarisbawahi adalah atas aspek transparansi tersebut sejatinya akan dipertukarkan dengan aspek kepastian hukum,” imbuhnya.

Pada webinar kali ini, DDTC membagikan informasi berharga mengenai kerangka kerja dalam menyusun suatu tax assurance review yang dapat dimanfaatkan para peserta. Hal ini diharapkan dapat menjadi kerangka pengelolaan kepatuhan internal wajib pajak yang diselaraskan dengan adanya strategi CRM.

Sebagai informasi, webinar ini merupakan webinar kedua dari 4 seri dalam DDTC Tax Week 2021. Untuk mendapat informasi mengenai topik, pembicara, dan laman pendaftaran rangkaian webinar, Anda dapat langsung menyimak pada artikel ‘DDTC Tax Week Digelar! Ada 4 Webinar Pajak Gratis, Mau?’. (kaw)

Baca Juga: NPWP Format Baru, Sistem Pihak Lain Terdampak? DJP Beri Layanan Ini

Topik : DDTC Tax Week, tax assurance, CRM, SP2DK, Ditjen Pajak, DDTC

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 03 Agustus 2022 | 11:41 WIB
PENGHARGAAN PERPAJAKAN

Managing Partner DDTC Dapat Penghargaan Praktisi Perpajakan Inspiratif

Rabu, 03 Agustus 2022 | 08:49 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

Kegiatan Usaha di Banyak Tempat? Wajib Pajak Bakal Dapat Ini dari DJP

Selasa, 02 Agustus 2022 | 18:41 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

NIK Sebagai NPWP, DJP Tegaskan Lagi Tidak Semuanya Harus Bayar Pajak

Selasa, 02 Agustus 2022 | 17:37 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

DJP Minta WP Mutakhirkan Data Alamat, Email, dan Nomor Telepon

berita pilihan

Senin, 08 Agustus 2022 | 18:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN

Apa Itu Audit Kepabeanan?

Senin, 08 Agustus 2022 | 18:15 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

BKPM Jamin Insentif Pajak Bisa Diurus Lewat OSS Kurang dari Sebulan

Senin, 08 Agustus 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Pemerintah Buka Opsi Perluas Cakupan Tax Allowance, Begini Skemanya

Senin, 08 Agustus 2022 | 17:30 WIB
KPP PRATAMA LAMONGAN

Petugas KPP Datangi Desa Gelap, Jaring Data Calon Wajib Pajak Baru

Senin, 08 Agustus 2022 | 17:21 WIB
PER-30/PJ/2009

Hibah Bapak ke Anak Kandung Bukan Objek PPh, Tapi Perlu Permohonan SKB

Senin, 08 Agustus 2022 | 17:00 WIB
PER-03/PJ/2022

Ingat! NIK Pembeli Sudah Bisa Dicantumkan dalam Faktur Pajak

Senin, 08 Agustus 2022 | 16:37 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Pindah Alamat di KPP yang Berbeda? Wajib Pajak Perlu Tahu Ini

Senin, 08 Agustus 2022 | 16:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Susun RAPBN 2023, Begini Proyeksi Sri Mulyani Soal Penerimaan Negara

Senin, 08 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KANWIL DJP JAWA BARAT II

Dilakukan Serentak! Kantor Pajak Sita Mobil, Tanah Hingga Rekening WP

Senin, 08 Agustus 2022 | 15:45 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Masuki Kuartal III/2022, Kemenkeu Prediksi Kinerja Ekonomi Makin Kuat