Logo-Pakpol Logo-Pakpol
Data & Alat
Kamis, 03 Agustus 2023 | 13:23 WIB
SERBA-SERBI PAJAK DAN POLITIK
Rabu, 02 Agustus 2023 | 08:49 WIB
KURS PAJAK 02 AGUSTUS 2023 - 08 AGUSTUS 2023
Selasa, 01 Agustus 2023 | 13:00 WIB
KMK 38/2023
Rabu, 26 Juli 2023 | 09:05 WIB
KURS PAJAK 26 JULI 2023 - 01 AGUSTUS 2023
Fokus
Review
Kamis, 03 Agustus 2023 | 16:48 WIB
KONSULTASI PAJAK
Jum'at, 28 Juli 2023 | 11:34 WIB
KONSULTASI PAJAK
Senin, 24 Juli 2023 | 17:41 WIB
OPINI PAJAK
Senin, 24 Juli 2023 | 11:05 WIB
JURU BICARA KOMISI YUDISIAL MIKO GINTING:
Literasi
Jum'at, 04 Agustus 2023 | 17:40 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Rabu, 02 Agustus 2023 | 18:00 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 31 Juli 2023 | 17:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 28 Juli 2023 | 14:35 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Reportase

Ekonominya Tumbuh Terkuat di ASEAN, Ini Kata PM Nguyen

A+
A-
1
A+
A-
1
Ekonominya Tumbuh Terkuat di ASEAN, Ini Kata PM Nguyen

Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc. (Foto: dangcongsan.vn)

HANOI, DDTCNews—Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc mengatakan pada dasarnya Vietnam sudah dapat mengendalikan pandemi virus Corona atau Covid-19. Karena itu, ia mengajak semua kalangan untuk bekerja kembali membangkitkan ekonomi nasional.

PM Nguyen mengungkapkan hal itu dalam pertemuan dengan pimpinan perusahaan-perusahaan di Hanoi, Vietnam. Ia mengatakan para pelaku usaha dapat bekerja sama mengatasi tantangan, merebut peluang, dan memulihkan ekonomi.

“Kita tidak akan menjadi yang paling kuat atau yang paling cerdas untuk bertahan. Kita akan menjadi orang-orang yang bisa cepat beradaptasi dengan situasi,” katanya dalam pertemuan yang di Hanoi, Vietnam, Kamis (14/5/2020).

Baca Juga: Kemenhub di Negara Ini Usulkan Insentif Fiskal untuk Kendaraan Listrik

PM Nguyen mengatakan meskipun ada dampak pandemi, produk domestik bruto (PDB) Kota Ho Chi Minh pada kuartal pertama tahun ini meningkat sebesar 1,03%, sementara Hanoi juga tumbuh sebesar 3,5% dan Hai Phong meningkat sebesar 14,9%.

PDB domestik pada kuartal pertama naik 3,82%, meskipun itu adalah yang terendah dalam lebih dari 10 tahun. “Ini adalah hasil yang membanggakan dalam konteks banyak ekonomi lain di dunia yang membukukan pertumbuhan negatif,” kata Phuc seperti dilansir phnompenhpost.com.

PM Nguyen menegaskan Vietnam mencatat pertumbuhan terkuat di ASEAN pada kuartal pertama. Ia mencatat bahwa di bidang kesehatan, negara itu pada dasarnya dapat mengendalikan pandemi tersebut berkat tindakan tepat waktu dan efektif.

Baca Juga: Terus Dikaji, Ini 3 Produk Plastik yang Bakal Dikenakan Cukai

Secara ekonomi, katanya, terlepas dari gangguan sosial dan gangguan pasokan, Vietnam tidak terlalu bergantung pada satu pasar. Phuc mengatakan bahwa setelah pandemi, Vietnam bertujuan untuk bisa tumbuh lebih dari 5% tahun ini sambil menjaga inflasi di bawah 4%.

Dia mengatakan akan bekerja menarik investasi di sektor ekonomi lokal, terutama dari sektor swasta dan investor asing langsung (FDI), meningkatkan ekspor, mempromosikan investasi publik dan mendorong konsumsi domestik akan membantu mengangkat ekonomi.

“Konferensi ini bukan kesempatan untuk mengeluh, tetapi untuk menemukan solusi. Pemerintah tidak akan membantu bisnis meningkatkan laba, tetapi ini akan membantu mereka meningkatkan produktivitas untuk menciptakan laba yang berkelanjutan,” tandasnya. (Bsi)

Baca Juga: Manufaktur Terus Ekspansi, Menperin: Setoran Pajaknya Juga Tinggi

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : vietnam, virus Corona, Covid-19, ekonomi, stimulus

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 17 Juli 2023 | 10:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Keluar dari Middle Income Trap, Sri Mulyani: Infrastruktur Krusial

Minggu, 16 Juli 2023 | 14:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Kejar Status High Income Country, Pemerintah Indonesia Gandeng OECD

Sabtu, 15 Juli 2023 | 11:00 WIB
VIETNAM

Vietnam Bakal Terapkan Pajak Minimum Global Mulai 2024

Jum'at, 14 Juli 2023 | 11:14 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

Aksi Unilateral Pajak Digital Tidak Diterapkan Sebelum Akhir 2024

berita pilihan

Minggu, 06 Agustus 2023 | 15:00 WIB
APARATUR SIPIL NEGARA

Tenaga Honorer Diangkat Jadi ASN, Guru dan Tenaga Kesehatan Diutamakan

Minggu, 06 Agustus 2023 | 14:30 WIB
NATURA DAN KENIKMATAN

Fasilitas Mobil Jadi Objek PPh, Biaya Sopir Turut Diperhitungkan

Minggu, 06 Agustus 2023 | 14:00 WIB
KEBIJAKAN CUKAI

DJBC Ajak Pelajar Awasi Peredaran BKC Ilegal, Begini Cara Mengenalinya

Minggu, 06 Agustus 2023 | 12:30 WIB
PMK 72/2023

Hitung Penyusutan Biaya Perbaikan Harta, WP Perlu Perhatikan Ini

Minggu, 06 Agustus 2023 | 11:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Salah Isi NPWP saat Setor Pajak, Pengajuan Pbk Tak Bisa Online

Minggu, 06 Agustus 2023 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Kriteria Rumah Pekerja yang Dapat Dibebaskan dari PPN

Minggu, 06 Agustus 2023 | 10:30 WIB
PP 37/2023

10 Persen DBH Pajak untuk Pemda Dibagikan Berdasarkan Kinerja

Minggu, 06 Agustus 2023 | 09:11 WIB
SPECTAXCULAR 2023

Di Spectaxcular 2023, Sri Mulyani Beberkan Update Soal Reformasi Pajak

Minggu, 06 Agustus 2023 | 09:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Realisasi DHE SDA Tergantung Kepatuhan Eksportir, Begini Proyeksi BI

Minggu, 06 Agustus 2023 | 08:37 WIB
SPECTAXCULAR 2023

Spectaxcular 2023: Dirjen Pajak Ungkap Manfaat Integrasi NIK-NPWP