Fokus
Data & Alat
Rabu, 26 Januari 2022 | 08:11 WIB
KURS PAJAK 26 JANUARI - 1 FEBRUARI 2022
Rabu, 19 Januari 2022 | 09:17 WIB
KURS PAJAK 19 JANUARI - 25 JANUARI 2022
Rabu, 12 Januari 2022 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 12 JANUARI - 18 JANUARI 2022
Rabu, 05 Januari 2022 | 08:15 WIB
KURS PAJAK 5 JANUARI - 11 JANUARI 2022
Reportase
Perpajakan.id

Diperpanjang Lagi, PPKM di Jawa dan Bali Sampai 23 Agustus 2021

A+
A-
2
A+
A-
2
Diperpanjang Lagi, PPKM di Jawa dan Bali Sampai 23 Agustus 2021

Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (tangkapan layar Youtube)

JAKARTA, DDTCNews - Pemerintah kembali memperpanjang kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4, 3, dan 2 di Jawa serta Bali pada 17-23 Agustus 2021.

Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan penanganan pandemi Covid-19 telah menunjukkan perbaikan selama periode PPKM beberapa pekan terakhir. Namun, perpanjangan waktu masih dibutuhkan untuk menjaga momentum tren perbaikan terus berlanjut.

"Momentum yang cukup baik ini harus terus dijaga. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan atas arahan dan petunjuk presiden maka PPKM level 4, 3, dan 2 di Jawa-Bali akan diperpanjang sampai 23 Agustus 2021," katanya melalui konferensi video, Senin (16/8/2021).

Baca Juga: Kasus Omicron Terus Bergerak Naik, Begini Pesan Jokowi

Luhut mengatakan penerapan perpanjangan PPKM level 4, 3, dan 2 pada 7-16 Agustus 2021 di Jawa dan Bali menunjukkan hasil yang makin baik. Hal itu terlihat dari tren kasus konfirmasi Covid-19 yang pada 15 Agustus 2021 turun hingga 76%, sedangkan kasus aktif Covid-19 turun 53% dari titik puncaknya.

Di sisi lain, terjadi penurunan juga terjadi pada angka positivity rate, perawatan pasien, serta data kematian hampir seluruh provinsi di Jawa dan Bali. Meski demikian, Luhut menilai masih ada beberapa perbaikan yang perlu dilakukan di beberapa wilayah, terutama Bali dan Malang Raya.

Pada penerapan PPKM sepekan ke depan, terdapat tambahan wilayah yang turun ke Level 3, yakni sebanyak 8 kabupaten/kota. Dengan demikian, sekarang, total wilayah yang masuk level 3 dan 2 mencapai 61 kabupaten/kota.

Baca Juga: Sri Mulyani Mulai Sapih Insentif, Termasuk PPnBM Mobil & PPN Rumah DTP

Mengenai uji coba pembukaan pusat perbelanjaan atau mal, Luhut menyebut implementasinya sudah cukup baik. Melalui sistem Peduli-Lindungi, pemerintah mencatat ada 1,015 juta orang yang melakukan check in pada sistem agar dapat masuk mal, sedangkan 619 orang ditolak karena berbagai macam alasan.

Analisis juga menunjukkan penerapan protokol kesehatan di mal sudah dilakukan secara disiplin. Oleh karena itu, pemerintah akan memperluas cakupan kota di PPKM level 4 yang dapat lakukan uji coba pembukaan mal.

Selain itu, pemerintah juga meningkatkan kapasitas kunjungan mal menjadi 50%. Pemerintah memberikan akses makan di tempat (dine in) 25% atau hanya 2 orang per meja pada mal di PPKM level 4 sepekan mendatang.

Baca Juga: Dapat Resititusi Pajak Rp1,3 T, Warga Kota Ini Tak Rasakan Manfaatnya

Selain pada mal, lanjut Luhut, pemerintah juga akan lakukan uji coba protokol kesehatan untuk perusahaan-perusahaan orientasi ekspor dan orientasi domestik yang dilakukan Kementerian Perindustrian. Total karyawan yang akan mengikuti uji coba tersebut mencapai lebih dari 390.000 orang.

Menurutnya, industri tersebut akan diizinkan beroperasi 100% dengan penerapan minimum 2 shift. Perusahaan wajib menggunakan aplikasi Peduli-Lindungi untuk melakukan screening terhadap karyawan dan nonkaryawan yang masuk ke area pabrik.

Kemudian, olahraga jenis outdoor secara individu atau kelompok yang tidak lebih dari 4 orang tanpa kontak fisik juga akan diizinkan beroperasi dengan protokol kesehatan ketat. Uji coba tersebut menggunakan aplikasi Peduli-Lindungi pada 4 aglomerasi Jawad dan Bali pada wilayah PPKM level 4 dan 3.

Terhadap perusahaan yang melanggar ketentuan, Luhut menegaskan pemerintah akan memberikan sanksi tegas berupa penutupan tempat usaha tanpa ada kompromi.

Baca Juga: Simak! Ini Deret Stimulus untuk Pulihkan Sektor Otomotif dan Properti

Sementara pada tempat ibadah, pemerintah akan meningkatkan kapasitasnya menjadi 50% di kabupaten/kota yang menerapkan PPKM level 4 dan 3 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat.

Luhut menambahkan pemerintah masih akan menggunakan PPKM sebagai instrumen mengendalikan penularan Covid-19. Menurutnya, level PPKM dapat diturunkan jika tren kasus makin menunjukkan perbaikan.

"Jika situasi Covid-19 makin membaik, tentunya level PPKM akan diturunkan ke level lebih rendah, di mana level 3, 2, dan 1 akan mendekati situasi kehidupan normal," ujarnya. (kaw)

Baca Juga: Pengumuman! Sri Mulyani Bakal Perpanjang Insentif PPh Final UMKM DTP

Topik : PPKM, PPKM level 4, Jawa, Bali, Luhut Binsar Pandjaitan, Covid-19

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Selasa, 18 Januari 2022 | 16:33 WIB
PENANGANAN COVID-19

Omicron Naik, Jokowi Minta Warga 'Rem' Bepergian & Bekerja dari Rumah

Senin, 17 Januari 2022 | 17:21 WIB
PENEGAKAN HUKUM

Tak Lunasi Tunggakan, Tanah Milik Wajib Pajak di Jateng Disita DJP

berita pilihan

Jum'at, 28 Januari 2022 | 19:30 WIB
KANWIL DJP ACEH

Terbitkan Faktur Pajak Fiktif, Dua Tersangka Diserahkan ke Kejari

Jum'at, 28 Januari 2022 | 19:00 WIB
JEPANG

Tax Ratio Jepang Masih Rendah, IMF Sarankan Tarif PPN Dinaikkan

Jum'at, 28 Januari 2022 | 18:30 WIB
KAMUS PERPAJAKAN

Apa Itu Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas?

Jum'at, 28 Januari 2022 | 18:00 WIB
FILIPINA

Jelang Pemilu Presiden, Honor Buat Guru Diusulkan Bebas Pajak

Jum'at, 28 Januari 2022 | 17:30 WIB
KOTA MANADO

Pemkot Beri Hadiah Sepeda Motor untuk Wajib Pajak Patuh

Jum'at, 28 Januari 2022 | 17:27 WIB
PENANGANAN COVID-19

Kasus Omicron Terus Bergerak Naik, Begini Pesan Jokowi

Jum'at, 28 Januari 2022 | 17:04 WIB
PROFIL PAJAK KABUPATEN INDRAMAYU

Simak di Sini, Profil Pajak Salah Satu Daerah Penghasil Beras Nasional

Jum'at, 28 Januari 2022 | 17:00 WIB
INVESTASI

Aliran Investasi ke Sektor Manufaktur Mulai Membaik, Ini Catatan BKPM

Jum'at, 28 Januari 2022 | 16:49 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Promosi PPS Makin Kencang, Petugas Pajak Datangi Usaha Studio Foto

Jum'at, 28 Januari 2022 | 16:30 WIB
AMERIKA SERIKAT

Pajak Tinggi Tak Mampu Seret Elon Musk dari Posisi Orang Terkaya Dunia