Fokus
Literasi
Jum'at, 24 Juni 2022 | 18:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 24 Juni 2022 | 16:14 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 24 Juni 2022 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 22 Juni 2022 | 18:00 WIB
KAMUS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 22 Juni 2022 | 13:15 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 22 Juni 2022 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 22 JUNI - 28 JUNI 2022
Rabu, 15 Juni 2022 | 12:45 WIB
STATISTIK CUKAI MULTINASIONAL
Rabu, 15 Juni 2022 | 09:30 WIB
KURS PAJAK 15 JUNI - 21 JUNI 2022
Reportase
Perpajakan ID

DDTC Kembali Kirim Profesionalnya Tempuh Pendidikan Pajak di Belanda

A+
A-
38
A+
A-
38
DDTC Kembali Kirim Profesionalnya Tempuh Pendidikan Pajak di Belanda

Ilustrasi. Salah satu sudut kampus Tilburg University. (foto: tilburguniversity.edu)

JAKARTA, DDTCNews – Tahun ini, ada profesional DDTC yang akan kembali menempuh program S2 di luar negeri, tepatnya di Tilburg University Belanda.

Profesional DDTC yang dimaksud adalah Senior Researcher Dea Yustisia. Dia diterima masuk program MSc International Business Tax Economics tahun akademik 2020/2021. Program ini akan dimulai pada akhir Agustus 2020.

Program yang diambil oleh profesional DDTC ini termasuk unggulan dan diminati banyak profesional yang ingin berkarier sebagai konsultan pajak atau pembuat kebijakan pajak. Apalagi, program ini fokus pada fungsi dan struktur perpajakan di seluruh dunia.

Baca Juga: Lagi, Profesional DDTC Lulus S-2 di Tilburg University Belanda

Berdasarkan Times Higher Education Subject Ranking 2020, Tilburg University menempati posisi ke-33 secara global dalam program pendidikan Bisnis dan Ekonomi. Berdasarkan US News Best Global Universities 2020, kampus ini menempati posisi 17 di seluruh dunia dalam edukasi Bisnis dan Ekonomi.

Mengombinasikan teori dan aplikasi dalam praktik perpajakan global, program ini berorientasi pada perpajakan masa depan. Beberapa mata kuliah yang diajarkan antara lain transfer pricing, pajak dan teknologi, serta international VAT. Dengan demikian, pengetahuan yang diperoleh akan sangat berguna untuk yurisdiksi manapun, termasuk Indonesia.

Dalam program ini akan diberikan pula kuliah inspirasional oleh para dosen yang memiliki reputasi secara internasional dan terafiliasi dengan institut fiskal terbesar di Eropa, yaitu Fiscal Institute Tilburg.

Baca Juga: Studi Kasus Beban Pembuktian dalam Sengketa Transfer Pricing

Dea Yustisia menilai program yang diambil sangat sesuai dengan kebutuhan perpajakan Indonesia baik masa kini maupun masa mendatang. Dengan fokus pada perpajakan global, dia yakin ilmu yang didapat akan sangat bermanfaat untuk profesinya sebagai peneliti.

Dia juga berharap nantinya bisa memberikan nilai tambah dalam pemberian kualitas jasa kepada para klien DDTC. Dia sangat bersyukur karena keberangkatan untuk menimba ilmu di Belanda merupakan bagian dari program Human Resource Program Development (HRDP) DDTC.

Sebagai informasi, HRDP merupakan program yang diberikan oleh DDTC kepada para profesionalnya untuk mengikuti berbagai pelatihan, kursus, hingga studi lanjut S2 di berbagai instansi maupun universitas ternama di dalam maupun luar negeri.

Baca Juga: Hadapi Pemeriksaan, Wajib Pajak Perlu Paham Dua Hal Ini

“Saya ucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh DDTC untuk dapat mengikuti HRDP tahun ini. Dukungan morel dan materiel dari Partner dan rekan-rekan di DDTC sangat membantu saya dalam proses aplikasi sehingga akhirnya bisa diterima di program studi ini. Semoga ilmu yang saya dapatkan mendapatkan keberkahan dan memberikan kebermanfaatan,” ungkap Dea.

Sebelum Dea, ada Assistant Manager Tax Compliance & Litigation Services Riyhan Juli Asyir yang juga diterima masuk S2 International Tax Law full-time program 2021/2022 di WU Wien Austria.

Selain itu, sudah ada tujuh profesional DDTC yang diberangkatkan DDTC untuk menempuh studi S2 di luar negeri. Sebanyak dua profesional DDTC diantaranya pada saat ini masih menempuh program yang sama di WU Wien Austria, yaitu Senior Specialist Transfer Pricing Services Rahmat Muttaqin dan Manager Tax Compliance & Litigation Services Anggi P.I. Tambunan.

Baca Juga: Apakah Penyediaan Tempat Permainan Golf Dikecualikan PPN?

Sebanyak lima profesional DDTC lain telah menyelesaikan studinya, yakni Partner Research and Training Services B. Bawono Kristiaji. Sebagai informasi, Bawono juga menjadi lulusan program MSc International Business Tax Economics, Tilburg University Belanda.

Selain itu, ada Partner Transfer Pricing Services Romi Irawan, Senior Manager Tax Compliance & Litigation Services Deborah, Senior Manager Transfer Pricing Services Yusuf Wangko Ngantung, dan Senior Manager Tax Compliance & Litigation Services Ganda C. Tobing. (kaw)

Baca Juga: Bertambah Lagi, 3 Profesional DDTC Raih Gelar LL.M. di Austria
Topik : DDTC, Tilburg University, International Business Tax Economics, HRDP, DDTC

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 13 Juni 2022 | 14:45 WIB
EDUKASI PAJAK

Jangan Bingung! Begini Cara Daftar dan Berlangganan Perpajakan ID

Sabtu, 11 Juni 2022 | 15:45 WIB
DDTC ACADEMY - ENGLISH FOR TRANSFER PRICING

Why Should You Join English for Transfer Pricing Class?

Jum'at, 10 Juni 2022 | 10:54 WIB
KONSULTASI PAJAK

Rumah Tak Penuhi Syarat Insentif PPN, Bagaimana Risiko Fakturnya?

Kamis, 09 Juni 2022 | 09:11 WIB
DDTC ACADEMY - PRACTICAL COURSE

Program Terbaru DDTC Academy! English for Transfer Pricing

berita pilihan

Minggu, 26 Juni 2022 | 16:00 WIB
KPP PRATAMA BINTAN

Utang Pajak Rp16 M Tak Dibayar, Puluhan Kendaraan Milik WP Disita KPP

Minggu, 26 Juni 2022 | 15:00 WIB
PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

Ribuan Kendaraan Dinas Belum Bayar Pajak, Pemprov Ingatkan Soal Ini

Minggu, 26 Juni 2022 | 14:00 WIB
KANWIL DJP KALTIMTARA

Temui 60 Perwakilan Industri, Kanwil Ini Sosialisasikan Insentif Pajak

Minggu, 26 Juni 2022 | 13:00 WIB
INGGRIS

Lembaga Think Tank Ini Usulkan Garam Dikenai Cukai

Minggu, 26 Juni 2022 | 12:00 WIB
KPP PRATAMA SITUBONDO

KPP Akhirnya Sita Tanah Milik Wajib Pajak Seluas 2.104 Meter Persegi

Minggu, 26 Juni 2022 | 11:30 WIB
DATA PPS HARI INI

Tinggal 4 Hari! DJP Sudah Terbitkan 176.417 Surat Keterangan PPS

Minggu, 26 Juni 2022 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Kriteria Hibah yang Dikecualikan dari Objek Pajak Penghasilan

Minggu, 26 Juni 2022 | 10:00 WIB
HUNGARIA

Parlemen Hungaria Tolak Ketentuan Perpajakan dalam Pilar 2 OECD