Berita
Sabtu, 18 September 2021 | 11:00 WIB
SEJARAH PAJAK DUNIA
Sabtu, 18 September 2021 | 10:30 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Sabtu, 18 September 2021 | 10:00 WIB
RUU HKPD
Sabtu, 18 September 2021 | 09:21 WIB
PAJAK DALAM BERITA
Review
Rabu, 15 September 2021 | 11:45 WIB
TAJUK
Rabu, 08 September 2021 | 18:19 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 01 September 2021 | 17:06 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 01 September 2021 | 12:00 WIB
TAJUK PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 17 September 2021 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 17 September 2021 | 17:58 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 17 September 2021 | 16:56 WIB
PROFIL PERPAJAKAN MAKAU
Jum'at, 17 September 2021 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 15 September 2021 | 11:00 WIB
STATISTIK FISKAL DAERAH
Rabu, 15 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 15 - 21 SEPTEMBER 2021
Rabu, 08 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 8 - 14 SEPTEMBER 2021
Rabu, 01 September 2021 | 11:15 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Komunitas
Jum'at, 17 September 2021 | 21:39 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA
Jum'at, 17 September 2021 | 14:00 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Kamis, 16 September 2021 | 11:44 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Kamis, 16 September 2021 | 09:30 WIB
AGENDA PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Cara Membuat Faktur Pajak Pengganti di e-Faktur 3.0

A+
A-
3
A+
A-
3
Cara Membuat Faktur Pajak Pengganti di e-Faktur 3.0

PENGUSAHA Kena Pajak (PKP) dapat membuat faktur pajak pengganti apabila terdapat kesalahan dalam pengisian atau penulisan faktur pajak sehingga tidak memuat keterangan yang benar, lengkap, dan jelas.

Kesalahan yang mengharuskan pembuatan faktur pajak pengganti di antaranya seperti keliru dalam pengisian detail transaksi pada nomor faktur pajak. Lalu, keliru mengisi nama lawan transaksi atau alamat lawan transaksi.

Selanjutnya, keliru dalam pencantuman jumlah barang dan/atau jasa, harga per satuan dari barang kena pajak (BKP) atau jasa kena pajak (JKP), pencantuman nilai Dasar Pengenaan Pajak, PPN dan PPnBM.

Baca Juga: Cara Buat Faktur Pajak Sederhana Bagi PKP Pedagang Eceran

Nah, DDTCNews kali ini akan menjelaskan cara membuat faktur pajak pengganti melalui e-faktur 3.0 dekstop. Untuk diperhatikan, faktur pajak pengganti tidak memakai Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) yang berbeda. Namun, hanya kode status faktur pajak saja yang berbeda.

Mula-mula, buka aplikasi e-faktur 3.0 dekstop. Selanjutnya, pilih menu Faktur Pajak Keluaran dan masuk ke menu Administrasi Faktur. Setelah itu, Anda akan melihat daftar pajak keluaran yang sudah diinput.

Selanjutnya, pilih faktur yang sudah di-approve dan yang akan diganti. Setelah itu, akan muncul menu Pengganti di bawah layar monitor. Silakan klik menu Pengganti dan klik Yes. Anda juga akan melihat nomor seri faktur akan berubah menjadi 011.

Baca Juga: Digitalisasi Administrasi Pajak di Dunia Makin Cepat, Ini Kata OECD

Kemudian, silakan Anda perbaiki data yang keliru. Misal, data yang keliru adalah jumlah barang dari sebelumnya 100 unit menjadi 10 unit. Silakan klik Ubah Transaksi dan ubah jumlah volume menjadi 10 unit. Setelah itu, klik Simpan.

Selanjutnya, Anda akan kembali ke daftar pajak keluaran. Dalam daftar tersebut, akan muncul faktur pajak pengganti dengan status belum approve. Silakan upload faktur pajak pengganti tersebut. Nanti, status faktur pajak pengganti akan berganti menjadi approval sukses.

Faktur pajak pengganti pada e-faktur pun berhasil dibuat. Selanjutnya, PKP tinggal mengunduh e-faktur pengganti ke server DJP. Selesai. Semoga bermanfaat. (rig)

Baca Juga: Cara Atasi Kode Eror ETAX-40002 di e-Faktur

Topik : tips pajak, administrasi pajak, e-faktur, faktur pajak pengganti

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 01 September 2021 | 11:45 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Mengenal Pembaruan Sistem Inti Administrasi Perpajakan (PSIAP)

Rabu, 01 September 2021 | 11:35 WIB
PERSPEKTIF

Menanti Era Baru Sistem Pajak Berbasis Teknologi

Rabu, 01 September 2021 | 11:30 WIB
DIGITALISASI ADMINISTRASI PAJAK

Transformasi Digital Bidang Pajak, 4 Elemen Ini Perlu Diperhatikan

Rabu, 01 September 2021 | 11:15 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK

Simak di Sini, Tren Adopsi Teknologi Baru dalam Administrasi Pajak

berita pilihan

Sabtu, 18 September 2021 | 11:00 WIB
SEJARAH PAJAK DUNIA

Dari Perkara Wiski Sampai Gender, Ini 10 Pemberontakan Pajak Terbesar

Sabtu, 18 September 2021 | 10:30 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Peta Kapasitas Fiskal Daerah Provinsi

Sabtu, 18 September 2021 | 10:00 WIB
RUU HKPD

DBH Perikanan Dihapus dalam RUU HKPD, Ini Alasannya

Sabtu, 18 September 2021 | 09:21 WIB
PAJAK DALAM BERITA

WP Tak Diaudit Lebih Berisiko dan NPWP Bendahara Dihapus, Cek Videonya

Sabtu, 18 September 2021 | 09:00 WIB
BELANDA

Kebijakan Baru PPN e-Commerce Eropa, Pelapak Online Perlu Tahu Ini

Sabtu, 18 September 2021 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN

Isu Terpopuler: DJP Kerahkan Pegawai ke Lapangan dan Tebar Email ke WP

Sabtu, 18 September 2021 | 06:00 WIB
KABUPATEN BANGLI

Tak Perlu Repot, Cek Tagihan Pajak PBB Bisa Lewat Aplikasi Ini

Jum'at, 17 September 2021 | 21:39 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA

Multidisiplin Ilmu, Profesional Pajak Harus Tahu Ini

Jum'at, 17 September 2021 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu PKP Kegiatan Usaha Tertentu?