Fokus
Data & Alat
Selasa, 24 Mei 2022 | 20:00 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 18 Mei 2022 | 08:43 WIB
KURS PAJAK 18 MEI - 24 MEI 2022
Selasa, 17 Mei 2022 | 18:00 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Rabu, 11 Mei 2022 | 08:47 WIB
KURS PAJAK 11 MEI - 17 MEI 2022
Reportase
Perpajakan ID

Cara Atasi Masalah Koneksi Saat Minta Nomor Seri Faktur Pajak

A+
A-
8
A+
A-
8
Cara Atasi Masalah Koneksi Saat Minta Nomor Seri Faktur Pajak

PENERBITAN e-faktur oleh pengusaha kena pajak (PKP) membutuhkan nomor seri faktur pajak (NSFP). Nomor seri faktur pajak yang terdiri atas 16 digit tersebut dapat diperoleh PKP dengan mengajukan permintaan NSFP secara online melalui aplikasi e-Nofa.

Namun, pengajuan NSFP secara online terkadang dapat mengalami kendala, seperti menu Permintaan NSFP dalam e-Nofa tidak dapat diakses. Pada menu Permintaan NSFP tersebut justru memunculkan tulisan bahwa “your connection is not private”.

Umumnya, kendala tersebut dapat terjadi apabila sertifikat elektronik belum terinstalasi dalam web browser. Nah, DDTCNews akan membahas cara mengatasi permintaan NSFP melalui e-Nofa yang tidak dapat diakses, khususnya dengan menggunakan browser Google Chrome.

Baca Juga: Tata Cara Pembatalan Faktur Pajak di e-Faktur 3.2

Jika menemui kendala tersebut, PKP dapat memastikan kembali apakah sertifikat elektronik sudah terinstalasi atau belum. Dalam memastikannya, PKP dapat mengklik tanda titik tiga yang berada di bagian atas sebelah kanan Google Chrome.

Kemudian, pilih menu Settings dan masuk ke menu Privacy and Security. Lalu, dalam menu tersebut pilih Security.Dalam menu Security, cari dan klik menu Manage Certificates. Berikutnya, akan muncul pop up sebuah kotak berisi daftar sertifikat yang telag terinstalasi dalam Google Chrome.

Apabila dalam daftar tersebut tidak ada sertifikat e-Nofa, perlu untuk mengunduh sertifikat terlebih dahulu. Setelah itu, PKP dapat kembali melakukan login ke dalam laman e-Nofa dengan tautan efaktur.pajak.go.id/pkp/home.

Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Diterbitkannya Peraturan Baru Soal Faktur Pajak

Kemudian, pilih menu Download Sertifikat Digital yang berada pada menu sidebar. Setelahnya, akan muncul tulisan mengenai Persyaratan dan Ketentuan Penggunaan Sertifikat Elektronik Ditjen Pajak. Setelah dibaca, pengguna dapat menggeser tulisan hingga ke bawah dan memilih OK.

Selanjutnya, klik Unduh dan masukkan passphrase. Selanjutnya, sertifikat elektronik akan terunduh secara otomatis. PKP dapat melakukan instalasi terlebih dahulu. Panduan mengenai instalasi sertifikat elektronik dapat dilihat melalui artikel berikut.

Setelah melakukan instalasi sertifikat elektronik, PKP dapat memastikan kembali apakah sudah terinstalasi atau belum dengan cara yang sama seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Pada daftar sertifikat, pastikan bahwa sertifikat elektornik e-Nofa sudah berhasil terinstalasi.

Baca Juga: PKP Perlu Tahu 11 Pokok Perubahan Ketentuan Soal Faktur Pajak Ini

Jika sudah, PKP dapat kembali ke laman e-Nofa. Kemudian, pilih menu Permintaan NSFP. Setelah diakses, tulisan “your connection is not private” bisa saja muncul kembali.

Dalam kondisi tersebut, PKP hanya perlu mengklik pilihan Advanced. Kemudian, geser ke bawah untuk menemukan tulisan “Proceed to efaktur.pajak.go.id (unsafed)” dan klik tulisan tersebut.

Setelah diklik, akan muncul pop up yang meminta PKP untuk memilih sertifikat yang sudah terinstalasi di Google Chrome. PKP dapat memilih sertifikat e-Nofa dan klik pilihan OK. Berikutnya, PKP akan diminta untuk melakukan login.

Baca Juga: Cara Gunakan Kode Transaksi Faktur Pajak Berdasarkan Urutan Prioritas

Setelah berhasil login, PKP dapat mengklik kembali menu Permintaan NSFP. Dalam menu Permintaan NSFP, PKP sudah dapat mengakses menu tersebut dan mengajukan permohonan NSFP dengan memasukkan data yang diminta. Selesai. Semoga bermanfaat. (vallen/rig)

Topik : tips pajak, tips, NSFP, faktur pajak, e-nofa, administrasi pajak, e-faktur

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Kamis, 19 Mei 2022 | 08:54 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

Telat Upload Faktur Pajak? Coba Langkah Alternatif dari DJP Ini

Rabu, 18 Mei 2022 | 16:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Telat Upload Faktur Pajak, DJP Berikan Solusi Alternatif

berita pilihan

Jum'at, 27 Mei 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Tanda Pengenal Wajib Pajak Pakai NIK, NPWP Bakal Dihapus Bertahap

Jum'at, 27 Mei 2022 | 17:54 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI

Sengketa PPN Perbedaan Waktu Pengakuan Transaksi Pembelian

Jum'at, 27 Mei 2022 | 17:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Omzet Rp500 Juta Tak Kena Pajak, DJP: Bukan untuk UMKM WP Badan

Jum'at, 27 Mei 2022 | 17:00 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu Surat Tanggapan dalam Proses Gugatan Pajak?

Jum'at, 27 Mei 2022 | 16:00 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Sudah Ikut PPS, Gubernur Ajak Warganya Juga Ungkapkan Hartanya

Jum'at, 27 Mei 2022 | 15:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

DJP Leburkan Kegiatan Pemeriksaan & Pengawasan, Ternyata Ini Tujuannya

Jum'at, 27 Mei 2022 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK

Tata Cara Pembatalan Faktur Pajak di e-Faktur 3.2

Jum'at, 27 Mei 2022 | 14:45 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Restitusi Pajak Diprediksi Meningkat, DJP: Berkat Tingginya Impor