Fokus
Data & Alat
Senin, 02 Agustus 2021 | 17:00 WIB
KMK 43/2021
Rabu, 28 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 28 JULI 2021 - 3 AGUSTUS 2021
Rabu, 21 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 21 JULI 2021-27 JULI 2021
Kamis, 15 Juli 2021 | 18:15 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Bisakah Relawan Covid-19 Nonmedis Dapat Insentif PPh Pasal 21 DTP

A+
A-
2
A+
A-
2
Bisakah Relawan Covid-19 Nonmedis Dapat Insentif PPh Pasal 21 DTP

Pertanyaan:
PERKENALKAN, saya Agung salah satu relawan Covid-19 nonmedis yang berdomisili di Jakarta. Sebagai relawan Covid-19 nonmedis, saya bertugas untuk melacak masyarakat yang positif Covid-19, sosialisasi protokol kesehatan, dan juga menjaga di pos perbatasan. Pertanyaannya, sebagai relawan Covid-19, apakah saya bisa mendapatkan insentif pajak PPh Pasal 21 ditanggung pemerintah (DTP)?

Terima kasih.

Jawaban:
TERIMA kasih Bapak Agung atas pertanyaannya. Insentif pajak atas PPh Pasal 21 DTP dapat diberikan kepada pegawai dan juga tenaga medis. Berkaitan dengan insentif pajak untuk pegawai diatur dalam dalam Peraturan Menteri Keuangan No. 110/PMK.03/2020 tentang Perubahan Peraturan Menteri Keuangan No. 86/PMK.03/2020 tentang Insentif Pajak untuk Wajib Pajak Terdampak Pandemi Corona Virus Disease 2019 (PMK 110/2020).

Berdasarkan Pasal 2 ayat (3) PMK 110/2020 mengatur kriteria pegawai yang dapat memanfaatkan insentif pajak PPh Pasal 21 DTP. Adapun pasal a quo berbunyi sebagai berikut.

“Pegawai dengan kriteria tertentu sebagaimana dimaksud pada ayat (2) meliputi:

  1. menerima atau memperoleh penghasilan dari Pemberi Kerja yang :
  1. memiliki kode Klasifikasi Lapangan Usaha yang ditentukan dalam Peraturan Menteri Keuangan;
  2. telah ditetapkan sebagai Perusahaan KITE; atau
  3. telah mendapatkan izin Penyelenggara Kawasan Berikat Izin, Pengusaha Kawasan Berikat dan Izin PDKB;
  1. memiliki NPWP; dan
  2. pada Masa Pajak yang bersangkutan menerima atau memperoleh Penghasilan Bruto yang bersifat tetap dan teratur yang disetahunkan tidak lebih dari Rp200.000.000,- (dua ratus juta rupiah).”

Sementara itu, berdasarkan Pasal 8 ayat (1) Peraturan Pemerintah No. 29 Tahun 2020 tentang Fasilitas Pajak Penghasilan Dalam Rangka Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), diatur sebagai berikut.

“Tambahan penghasilan dari Pemerintah berupa honorarium atau imbalan lain yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak Orang Pribadi yang :

  1. menjadi Sumber Daya Manusia di Bidang Kesehatan meliputi tenaga kesehatan dan tenaga pendukung kesehatan termasuk juga Pejabat Negara, Pegawai Negeri Sipil, anggota Tentara Nasional, anggota Kepolisian Republik Indonesia, dan pensiunannya; dan
  2. mendapat penugasan,

yang memberikan pelayanan kesehatan untuk menangani COVID-19 pada fasilitas pelayanan kesehatan dan institusi kesehatan, termasuk santunan dari Pemerintah yang diterima ahli waris yang merupakan Objek Pajak Penghasilan.”

Tambahan penghasilan sebagaimana dimaksud pada pasal di atas dikenai pemotongan PPh Pasal 21 yang bersifat final dengan tarif sebesar 0% dari jumlah penghasilan bruto yang diterima atau diperoleh.

Tenaga kerja sektor kesehatan yang berhak memanfaatkan insentif ini adalah seluruh tenaga kesehatan dan tenaga pendukung kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan untuk menangani Covid-19 pada fasilitas pelayanan kesehatan dan institusi kesehatan.

Adapun tenaga kesehatan mencakup seluruh tenaga kesehatan sesuai dengan regulasi di bidang kesehatan. Sementara itu, tenaga pendukung kesehatan mencakup asisten, tenaga kebersihan, administrasi, pemulasaran jenazah, pengemudi ambulans, dan pendukung kesehatan yang lain.

Berdasarkan uraian di atas, tidak disebutkan bahwa relawan Covid-19 nonmedis dapat memperoleh insentif PPh Pasal 21 DTP. Sampai saat ini masih belum tersedia insentif untuk relawan nonmedis Covid-19.

Dengan kata lain, Bapak Agung belum bisa memanfaatkan insentif PPh Pasal 21 DTP. Apabila Bapak Agung menerima penghasilan maka pemungutan pajaknya dilakukan berdasarkan ketentuan perundang-undangan perpajakan yang berlaku.

Demikian jawaban kami. Semoga membantu.

Sebagai informasi, Kanal Kolaborasi antara Kadin Indonesia dan DDTC Fiscal Research menayangkan artikel konsultasi setiap Selasa guna menjawab pertanyaan terkait Covid-19 yang diajukan di email [email protected]. Bagi Anda yang ingin mengajukan pertanyaan, silakan langsung mengirimkannya ke alamat email tersebut.

(Disclaimer)
Topik : Kolaborasi, Kadin, DDTC Fiscal Research, insentif pajak, PPh Pasal 21 DTP, relawan Covid-19

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Kamis, 29 Juli 2021 | 10:20 WIB
PMK 83/2021

Biar Sumbangan Jadi Pengurang Penghasilan Bruto, Lapor Ini ke DJP

Kamis, 29 Juli 2021 | 08:04 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

PPh Final 0% Sewa Bangunan Penanganan Covid-19 Sampai 31 Desember 2021

Rabu, 28 Juli 2021 | 17:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Pengelola Pusat Perbelanjaan Minta Insentif PPN Sewa Berlaku Setahun

Rabu, 28 Juli 2021 | 16:17 WIB
MALAYSIA

Kampus Swasta Diusulkan Bebas Pajak 2 Tahun

berita pilihan

Rabu, 04 Agustus 2021 | 08:31 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

Catat, Ini Ketentuan PPN Sewa Toko Ditanggung Pemerintah

Rabu, 04 Agustus 2021 | 08:30 WIB
PENANGANAN PANDEMI

Pemberian Insentif Perpajakan Bidang Kesehatan Rp4,31 Triliun

Rabu, 04 Agustus 2021 | 07:30 WIB
KABUPATEN CIREBON

Hanya Berlaku 2 Bulan, Ada Program Pemutihan Denda Pajak

Rabu, 04 Agustus 2021 | 07:00 WIB
BELGIA

Meski Ada Pajak Gula, Masyarakat Tidak Ubah Perilaku Konsumsi

Selasa, 03 Agustus 2021 | 19:00 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Kejar Target Penerimaan Pajak, DJP Andalkan 3 Sektor Ekonomi Ini

Selasa, 03 Agustus 2021 | 18:30 WIB
FILIPINA

Cegah Kecurangan Pajak, Pemerintah Minta Fiskus Kerja Lebih Keras

Selasa, 03 Agustus 2021 | 18:12 WIB
KABUPATEN TANGERANG

Bulan Ini, Ada Pemutihan Pajak Bumi dan Bangunan

Selasa, 03 Agustus 2021 | 18:02 WIB
AGENDA PAJAK

Kupas Tuntas PPN Sembako, Ikuti Webinar Ini Gratis

Selasa, 03 Agustus 2021 | 17:30 WIB
PMK 102/2021

PMK 102/2021 Terbit, Ini Keterangan Resmi Ditjen Pajak

Selasa, 03 Agustus 2021 | 17:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Insentif Pajak Sudah Terserap Rp48,35 Triliun, Ini Perinciannya