PERTUMBUHAN EKONOMI NASIONAL

Ekonomi 2025 Tumbuh 5,11 Persen, Airlangga Soroti Kinerja Manufaktur

Aurora K. M. Simanjuntak
Jumat, 06 Februari 2026 | 12.00 WIB
Ekonomi 2025 Tumbuh 5,11 Persen, Airlangga Soroti Kinerja Manufaktur
<p>Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.</p>

JAKARTA, DDTCNews - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menilai kinerja pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2025 sebesar 5,11% relatif cukup baik meski meleset dari target yang ditetapkan.

Airlangga meyakini perekonomian tahun lalu lebih baik ketimbang kondisi negara lainnya di tengah gejolak perekonomian global. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV/2025 juga bagus dan mampu mencetak angka tertinggi sepanjang tahun, yakni sebesar 5,39%.

"Pertumbuhan ekonomi di kuartal IV/2025 angkanya baik, yaitu di 5,39% dan secara year on year 5,11%. Ini dibandingkan beberapa negara relatif situasinya baik," ujarnya kepada awak media, dikutip pada Jumat (6/2/2026).

Airlangga menyampaikan pertumbuhan ekonomi nasional pada 2025 ditopang oleh kinerja industri pengolahan. Tahun lalu, industri pengolahan tumbuh sebesar 5,4%, lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional.

Kontribusi sektor pengolahan juga mendominasi, yakni menyumbang 19,20% terhadap PDB. Disusul oleh sektor perdagangan dengan kontribusi sebesar 13,24%, pertanian sebesar 11,56%, konstruksi sebesar 10,16% dan sektor pertambangan sebesar 8,93%.

"Nah, ini tumbuhnya relatif tinggi dan merepresentasikan lebih dari 40% ekonomi kita, ditambah lagi dengan dari sektor konsumsi juga positif," tutur Airlangga.

Airlangga menjelaskan pertumbuhan ekonomi dari konsumsi dalam negeri mengalami pertumbuhan didorong kebijakan stimulus. Seperti diketahui, pemerintah telah menggelontorkan sejumlah insentif bagi masyarakat sepanjang tahun lalu.

Misal, insentif berupa diskon tiket transportasi darat, laut dan udara dalam menyambut momen natal dan tahun baru (Nataru). Adapun pemerintah pun akan melanjutkan insentif tersebut guna mendorong aktivitas ekonomi pada momen Ramadan dan Idulfitri 2026.

"Jadi program yang digelontorkan pemerintah itu membuahkan hasil di kuartal IV/2025. Nah, berkaca pada hal tersebut, maka pemerintah juga mendorong di kuartal I/2026 kita siapkan beberapa program seperti [diskon] transportasi," ujar Airlangga. (rig)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.