JAKARTA, DDTCNews - Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat sebanyak 19.188 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) sudah aktif beroperasi menyalurkan makan bergizi gratis (MBG) pada akhir 2025.
Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan 19.188 SPPG tersebut akan secara serentak menyalurkan MBG kepada 55,1 juta penerima manfaat mulai 6 Januari 2026.
"Pada 2025, kami gunakan membangun fondasi yang kuat. Dari 190 SPPG di awal tahun hingga 19.188 SPPG di akhir tahun, ini menunjukkan kerja masif dan terukur dalam menyiapkan layanan MBG," katanya, dikutip pada Jumat (2/1/2026).
Dadan mengeklaim penyaluran MBG pada tahun ini tidak hanya berfokus pada intervensi belaka, tetapi juga pada peningkatan kualitas pelayanan SPPG kepada para penerima manfaat.
"Pada 2026, MBG tidak hanya berfokus pada intervensi gizi, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan SPPG serta penguatan edukasi gizi agar masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik dalam memilih makanan sehat dan bergizi," ujarnya.
Dadan mengeklaim pendekatan tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah untuk membangun pola konsumsi sehat sejak dini sembari mendukung tercapainya target jumlah penerima manfaat sebanyak 82,9 juta orang.
Sebagai informasi, pemerintah telah menyiapkan anggaran pada APBN 2026 senilai Rp335 triliun untuk menyalurkan MBG kepada 82,9 juta penerima manfaat.
Jumlah penerima manfaat ditargetkan naik dari saat ini sebanyak 55,1 juta orang menjadi 82,9 juta orang pada Februari 2026 sejalan dengan penambahan jumlah SPPG yang sudah aktif menyalurkan MBG. (rig)
