Fokus
Data & Alat
Rabu, 18 Mei 2022 | 08:43 WIB
KURS PAJAK 18 MEI - 24 MEI 2022
Selasa, 17 Mei 2022 | 18:00 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Rabu, 11 Mei 2022 | 08:47 WIB
KURS PAJAK 11 MEI - 17 MEI 2022
Selasa, 10 Mei 2022 | 14:30 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase
Perpajakan ID

Belajar dari Estonia, Negara yang Warganya Balapan Lapor Pajak

A+
A-
0
A+
A-
0
Belajar dari Estonia, Negara yang Warganya Balapan Lapor Pajak

Ilustrasi.

TALLINN, DDTCNews – Siapa sangka, kecanggihan teknologi bisa membuat masyarakat berlomba-lomba menjadi yang tercepat dalam melaporkan pajak? Fenomena ini bisa ditemukan di Estonia, sebuah negara di Eropa Utara.

Estonia menjadi salah satu negara yang unggul di bidang teknologi. Kecanggihan ini memudahkan masyarakat mengakses layanan pemerintah, termasuk terkait perpajakan.

"Bisa dibilang Estonia adalah satu-satunya wilayah yang warganya ingin cepat-cepat melapor pajak. Kami sendiri berusaha untuk selalu proaktif terhadap setiap situasi yang dimiliki oleh warga," ungkap Perdana Menteri Estonia Kaja Kallas, dikutip computerweekly.com, Rabu (22/9/2021).

Baca Juga: Unggul di Pemilu 2022, Capres Ini Dituntut Lanjutkan Reformasi Pajak

Lebih dari 97% dari proses pelaporan pajak di Estonia dilakukan secara daring. Mekanisme ini dilakukan dengan hanya menggunakan satu kartu identitas.

Keberadaan ID tidak hanya memudahkan masyarakat dalam melapor pajak. Negara yang terdiri dari 2.000 pulau itu juga menjalankan pemilihan umum (pemilu) secara online dengan ID setiap warga.

Pemerintah juga bisa mengetahui lebih banyak informasi serta kebutuhan yang dimiliki warganya. Selain menjadi identitas, kartu identitas warga juga menjadi medium antara pemerintah dan masyarakat.

Baca Juga: Presiden Baru Korea Selatan Bakal Rasionalisasi Tarif Pajak Korporasi

Kemudahan ini juga secara langsung menarik banyak minat pengusaha untuk melakukan aktivitas di sana. Bukan hanya pengusaha dalam negeri tetapi pengusaha di belahan dunia manapun. Menariknya, tidak ada kehadiran fisik melainkan hanya bisnisnya saja yang berjalan di Estonia.

Pengusaha yang memiliki bisnis di Estonia tapi tidak ada secara fisik juga akan mendapatkan ID dan berstatus sebagai e-Resident. Kepemilikan kartu identitas menjadikan pengusaha tetap menjalankan setiap kewajiban administrasi hingga kewajiban pajaknya secara online.

Tahun lalu, hadirnya pengusaha e-Resident berhasil menambah penerimaan pajak Estonia hingga 51 juta euro. Nilai ini naik dari penerimaan tahun lalu hingga 60%. (tradiva sandriana/sap)

Baca Juga: Perusahaan AS yang Bayar Pajak ke Rusia Bakal Dapat Disinsentif

Topik : digitalisasi pajak, pajak internasional, KTP, core tax administration system

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

berita pilihan

Minggu, 22 Mei 2022 | 11:30 WIB
KANWIL DJP DI YOGYAKARTA

Rekening, Tanah Hingga Perhiasan Bos Sembako Ini Disita Petugas Pajak

Minggu, 22 Mei 2022 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Jenis Jaminan untuk Penundaan Pembayaran Cukai

Minggu, 22 Mei 2022 | 10:30 WIB
KOREA SELATAN

Presiden Baru Korea Selatan Bakal Rasionalisasi Tarif Pajak Korporasi

Minggu, 22 Mei 2022 | 10:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Perusahaan AS yang Bayar Pajak ke Rusia Bakal Dapat Disinsentif

Minggu, 22 Mei 2022 | 09:30 WIB
KPP MADYA SURAKARTA

Tak Kunjung Lunasi Utang Pajak, 7 Mobil Akhirnya Disita Sekaligus

Minggu, 22 Mei 2022 | 09:00 WIB
KOREA SELATAN

Lindungi Konsumen Korea Selatan, Pengenaan Pajak Aset Kripto Ditunda

Minggu, 22 Mei 2022 | 08:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Bangun IKN Nusantara, Kriteria Penerima Insentif Pajak Bisa Diperluas

Minggu, 22 Mei 2022 | 08:00 WIB
PENERIMAAN NEGARA

Ini 3 Tantangan Penerimaan Perpajakan yang Bakal Dihadapi pada 2023

Minggu, 22 Mei 2022 | 07:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

UU HKPD Diharapkan Jadi Solusi Tumpang Tindih Objek Pajak Restoran