Trusted Indonesian Tax News Portal
|
DDTC Indonesia
GET
x

Bapenda Usulkan Pajak Parkir Berlangganan dengan Kartu

0
0

TULANG BAWANG, DDTCNews – Pemerintah Kabupaten Tulangbawang, Lampung, berencana menerapkan pajak parkir berlangganan dengan menggunakan kartu elektronik. Namun, usulan itu harus didiskusikan lebih dulu dengan Bupati dan pejabat pemerintah lainnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tulangbawang Nyoman menjelaskan dalam waktu dekat pemerintah akan membahas dasar hukum beserta tata cara implementasinya.

“Sudah dalam pembahasan, rencananya akan dirapatkan dalam waktu dekat. Sekaligus, nanti akan dibahas mengenai dasar hukum aturan itu, sepertinya akan diberlakukan dengan menggunakan Perbup (Peraturan Bupati),” paparnya, Selasa (21/5).

Baca Juga: Tertibkan Lalu Lintas, Pajak Parkir Dioptmalkan

Nyoman memaparkan penerapan sistem pelayanan pajak parkir akan dilakukan pada saat bersamaan ketika warga melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) di kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat).

Melalui sistem berlangganan parkir, seperti dilansir lampung.tribunnews.com, wajib pajak bisa menikmati fasilitas parkir umum maupun milik pemerintah dengan hanya dikenakan Rp10.000 untuk sepeda motor, sedangkan untuk mobil dikenakan Rp15.000.

Di samping itu, sistem parkir berlangganan ini pun sebagai upaya pemerintah Kabupaten Tulangbawang untuk mendorong PAD. Pasalnya pada 2020, PAD dari sektor parkir diupayakan untuk bisa menembus Rp1 miliar karena sudah dirumuskan parkir berlangganan.

Baca Juga: Optimalkan Pajak Daerah, Dua Langkah Ini Ditempuh

Dia mengharapkan wacana dan rencana skema pajak parkir berlangganan bisa berjalan mulus di Kabupaten Tulangbawang. Terlebih, Nyoman mengakui, hal tersebut merupakan program pertama dan satu-satunya di Indonesia. (Bsi)

“Sudah dalam pembahasan, rencananya akan dirapatkan dalam waktu dekat. Sekaligus, nanti akan dibahas mengenai dasar hukum aturan itu, sepertinya akan diberlakukan dengan menggunakan Perbup (Peraturan Bupati),” paparnya, Selasa (21/5).

Baca Juga: Tertibkan Lalu Lintas, Pajak Parkir Dioptmalkan

Nyoman memaparkan penerapan sistem pelayanan pajak parkir akan dilakukan pada saat bersamaan ketika warga melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) di kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat).

Melalui sistem berlangganan parkir, seperti dilansir lampung.tribunnews.com, wajib pajak bisa menikmati fasilitas parkir umum maupun milik pemerintah dengan hanya dikenakan Rp10.000 untuk sepeda motor, sedangkan untuk mobil dikenakan Rp15.000.

Di samping itu, sistem parkir berlangganan ini pun sebagai upaya pemerintah Kabupaten Tulangbawang untuk mendorong PAD. Pasalnya pada 2020, PAD dari sektor parkir diupayakan untuk bisa menembus Rp1 miliar karena sudah dirumuskan parkir berlangganan.

Baca Juga: Optimalkan Pajak Daerah, Dua Langkah Ini Ditempuh

Dia mengharapkan wacana dan rencana skema pajak parkir berlangganan bisa berjalan mulus di Kabupaten Tulangbawang. Terlebih, Nyoman mengakui, hal tersebut merupakan program pertama dan satu-satunya di Indonesia. (Bsi)

Topik : parkir elektronik, pajak parkir, Tulangbawang
artikel terkait
Selasa, 18 Juni 2019 | 16:55 WIB
PROVINSI JAWA BARAT
Senin, 17 Juni 2019 | 19:55 WIB
KABUPATEN BEKASI
Senin, 17 Juni 2019 | 18:36 WIB
KABUPATEN ACEH TENGAH
Kamis, 13 Juni 2019 | 19:37 WIB
PROVINSI BANGKA BELITUNG
berita pilihan
Senin, 24 Oktober 2016 | 09:59 WIB
YOGYAKARTA
Jum'at, 23 November 2018 | 14:32 WIB
UPAH MINIMUM PROVINSI
Jum'at, 23 November 2018 | 15:03 WIB
UPAH MINIMUM PROVINSI
Jum'at, 23 November 2018 | 15:29 WIB
UPAH MINIMUM PROVINSI
Jum'at, 23 November 2018 | 16:15 WIB
UPAH MINIMUM PROVINSI
Jum'at, 23 November 2018 | 17:04 WIB
UPAH MINIMUM PROVINSI
Jum'at, 23 November 2018 | 17:54 WIB
UPAH MINIMUM PROVINSI
Jum'at, 27 April 2018 | 14:40 WIB
TANGERANG SELATAN
Kamis, 25 April 2019 | 15:30 WIB
SUMATRA UTARA
Rabu, 07 September 2016 | 21:01 WIB
SUMATERA UTARA