Fokus
Data & Alat
Rabu, 18 Mei 2022 | 08:43 WIB
KURS PAJAK 18 MEI - 24 MEI 2022
Selasa, 17 Mei 2022 | 18:00 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Rabu, 11 Mei 2022 | 08:47 WIB
KURS PAJAK 11 MEI - 17 MEI 2022
Selasa, 10 Mei 2022 | 14:30 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase
Perpajakan ID

Bangun Pabrik Baru, Nestle Indonesia Tambah Investasi US$220 Juta

A+
A-
2
A+
A-
2
Bangun Pabrik Baru, Nestle Indonesia Tambah Investasi US$220 Juta

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia (keempat dari kiri) saat menghadiri peletakan batu pertama pabrik Bandaraya. Foto: Lutfi Ardyan Kementerian Investasi/BKPM)

JAKARTA, DDTCNews – PT Nestle Indonesia menambah realisasi investasi di Indonesia dengan pembangunan pabrik baru senilai US$220 juta di Kabupaten Batang, Jawa Tengah dan perluasan pabrik yang sudah beroperasi.

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengapresiasi kucuran investasi Nestle pada masa pandemi Covid-19. Menurutnya, investasi Nestle pada perluasan pabrik di Lampung, Jawa Timur, dan Karawang bisa meningkatkan kapasitas produksi hingga 25% menjadi 775.000 ton/tahun.

"Saya harus memberikan apresiasi kepada Nestle karena walaupun masih dalam masa pandemi Covid-19, animo melakukan perluasan investasi bahkan membangun pabrik baru terus dilakukan," katanya, dikutip pada Kamis (20/5/2021).

Baca Juga: Cryptocurrency Makin Populer, Negara Eropa Ini Ingin Kenakan Pajak

Bahlil berharap perusahaan asal Swiss tersebut dapat melanjutkan komitmen kerja sama dengan peternak lokal. Menurutnya, ketika pabrik baru di Batang beroperasi pada 2023, para peternak sapi perah di Jawa Tengah dapat ikut bermitra dengan perusahaan.

Dia juga menilai realisasi investasi dari Nestle menjadi bukti tingginya kepercayaan investor asing pada iklim berusaha di dalam negeri. Berbagai perbaikan juga telah dilakukan pemerintah untuk memudahkan proses investasi mulai dari perizinan hingga perusahaan mulai berproduksi.

"Izin-izin sudah tidak dipersulit lagi. Sesuai dengan perintah bapak Presiden agar jangan menahan izin. Menahan izin sama dengan menahan lapangan pekerjaan, menahan laju pertumbuhan ekonomi, dan menahan pendapatan daerah atau negara,” ujar Bahlil.

Baca Juga: Ekonomi Digital Jadi Ancaman Penerimaan Pajak, Begini Catatan Kemenkeu

Sementara itu, Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jawa Tengah Yulianto Prabowo berharap kehadiran pabrik Nestle di Batang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.

Nestle merupakan PMA yang sudah hadir sejak 1971. Perusahaan sudah mempekerjakan sekitar 3.600 karyawan. Saat ini, Nestle juga telah menggunakan lebih dari 750.000 liter susu segar setiap harinya dari 26.000 peternak sapi perah yang tergabung di 42 koperasi susu.

"Selain itu, hendaknya dapat bekerja sama dengan para peternak sapi perah, petani kopi dan mitra bisnis lokal lainnya dalam memenuhi pasokan bahan baku dan bahan pendukung produksi sehingga dapat berkontribusi dalam memajukan perekonomian masyarakat,” tutur Yulianto. (rig)

Baca Juga: Pangkas Tarif Cukai BBM, Setoran ke Negara Ini Hilang Rp188 Triliun

Topik : pt nestle indonesia, menteri investasi bahlil lahadalia, realisasi investasi, pabrik baru, nasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 20 Mei 2022 | 14:00 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Kemenkeu Bakal Kembali Tawarkan SBSN Khusus PPS, Ini Perinciannya

Jum'at, 20 Mei 2022 | 13:30 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Inflasi Indonesia 'Hanya' 3,5%, Sri Mulyani: Tekanannya Lebih Rendah

Jum'at, 20 Mei 2022 | 13:00 WIB
ANGGARAN PEMERINTAH

Pemerintah Targetkan Pendapatan Negara 2023 Capai 11,7 Persen dari PDB

Jum'at, 20 Mei 2022 | 12:30 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Pertumbuhan Ekonomi 2023 Dipatok 5,3%-5,9%, Ini Penjelasan Sri Mulyani

berita pilihan

Senin, 23 Mei 2022 | 16:00 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Dapat Imbauan dari AR, Mending Ikut PPS atau Pembetulan SPT Tahunan?

Senin, 23 Mei 2022 | 15:20 WIB
OPINI PAJAK

Mengintegrasikan Pajak dengan Zakat

Senin, 23 Mei 2022 | 14:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Penghapusan NPWP Orang Pribadi yang Meninggal Dunia, Begini Caranya

Senin, 23 Mei 2022 | 14:07 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Upload Faktur Pajak Kena Reject dan Muncul ETAX-API-1001? Coba Ini

Senin, 23 Mei 2022 | 14:00 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Progres PPS Melandai, DJP Yakin Peserta Ramai pada 1 Bulan Terakhir

Senin, 23 Mei 2022 | 13:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Tempat-Tempat yang Tidak Dapat Menjadi Pemusatan PPN