Review
Kamis, 01 Desember 2022 | 16:52 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 30 November 2022 | 11:27 WIB
OPINI PAJAK
Selasa, 29 November 2022 | 15:48 WIB
KONSULTASI UU HPP
Kamis, 24 November 2022 | 09:50 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Senin, 05 Desember 2022 | 18:00 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 05 Desember 2022 | 12:00 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 02 Desember 2022 | 21:10 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 02 Desember 2022 | 19:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Data & Alat
Jum'at, 02 Desember 2022 | 12:00 WIB
KMK 63/2022
Rabu, 30 November 2022 | 10:11 WIB
KURS PAJAK 30 NOVEMBER - 06 DESEMBER 2022
Rabu, 23 November 2022 | 10:00 WIB
KURS PAJAK 23 NOVEMBER - 29 NOVEMBER 2022
Rabu, 16 November 2022 | 09:45 WIB
KURS PAJAK 16 NOVEMBER - 22 NOVEMBER 2022
Komunitas
Senin, 05 Desember 2022 | 09:00 WIB
SEKRETARIS I PERTAPSI CHRISTINE TJEN:
Minggu, 04 Desember 2022 | 07:40 WIB
WAKIL KETUA I PERTAPSI TITI MUSWATI PUTRANTI:
Sabtu, 03 Desember 2022 | 09:34 WIB
KETUA BIDANG KERJA SAMA PERTAPSI BENY SUSANTI:
Sabtu, 03 Desember 2022 | 07:30 WIB
SELEBRITAS
Reportase

AS Naikkan Tarif Bea Masuk Ratusan Barang Impor Asal Rusia

A+
A-
0
A+
A-
0
AS Naikkan Tarif Bea Masuk Ratusan Barang Impor Asal Rusia

Presiden Amerika Serikat Joe Biden (kiri) dan Kanselir Jerman Olaf Scholz berdiskusi pada sebuah pertemuan bilateral di Schloss Elmau, Garmisch-Partenkirchen, Jerman, pada Minggu (26/06/2022) menjelang KTT G7. (ANTARA FOTO/REUTERS/Jonathan Ernst/UYU)

WASHINGTON D.C., DDTCNews – Pemerintah Amerika Serikat memutuskan untuk menaikkan tarif bea masuk atas barang-barang tertentu yang diimpor dari Rusia.

Pemerintah AS menyatakan tarif bea masuk tersebut dinaikkan menjadi 35%. Tarif tersebut dikenakan terhadap 570 produk senilai kurang lebih US$2,3 miliar atau setara dengan Rp34,1 triliun.

"Langkah ini akan membatasi keuntungan ekonomi yang diperoleh Rusia dari pasar AS. Kebijakan telah disusun secara hati-hati untuk meminimalkan dampak tarif terhadap konsumen AS," tulis White House dalam keterangan resmi, dikutip pada Selasa (28/6/2022).

Baca Juga: Penerapan Exit Tax Bisa Menahan Gerusan Basis Pajak, Ini Analisisnya

Tak hanya meningkatkan tarif bea masuk, AS bersama negara-negara G7 juga memutuskan untuk menghentikan impor emas dari Rusia. Emas merupakan komoditas ekspor terbesar ke-2 bagi Rusia setelah komoditas energi.

Nilai ekspor emas oleh Rusia pada 2020 mencapai US$19 miliar. Dari total ekspor tersebut, 90% di antaranya menuju ke negara-negara G7, khususnya Inggris. Impor emas oleh Inggris dari Rusia mencapai US$17 miliar dalam setahun.

Seluruh kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi kapabilitas Rusia dalam mendanai perang. Pada saat bersamaan, negara-negara G7 menyepakati untuk memberikan dukungan anggaran US$29,5 miliar bagi Ukraina dalam memenuhi kebutuhan pembiayaan anggaran.

Baca Juga: Ada Perubahan Ketentuan Soal Penyelenggara Sertifikasi Konsultan Pajak

Sebagai informasi, serangkaian perang dan sanksi yang telah dijatuhkan telah memberikan dampak terhadap perekonomian Rusia. Per Mei 2022, inflasi di Rusia mencapai 17,1%. Perekonomian Rusia diproyeksikan akan terkontraksi -7,8% pada tahun ini.

Seperti dilansir businesstoday.in, Pemerintah Rusia juga dikabarkan gagal membayar bunga utang senilai US$100 juta kepada para pemegang surat utang. (rig)

Baca Juga: Sri Mulyani Terbitkan Peraturan Baru Soal Konsultan Pajak

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : amerika serikat, pajak, pajak internasional, tarif bea masuk, rusia, ukraina, ekonomi global

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 05 Desember 2022 | 09:45 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

Soal Aturan Baru Desain Pita Cukai Tahun Depan, Begini Kata DJBC

Senin, 05 Desember 2022 | 09:00 WIB
SEKRETARIS I PERTAPSI CHRISTINE TJEN:

‘Tax Center dan Akademisi Itu Posisinya Netral’

Minggu, 04 Desember 2022 | 15:00 WIB
HUNGARIA

Khawatir Ganggu Investasi, Hungaria Kukuh Tolak Pajak Minimum Global

Minggu, 04 Desember 2022 | 14:00 WIB
BEA METERAI

Kriteria Dokumen yang Dapat Dibebaskan dari Pungutan Bea Meterai

berita pilihan

Senin, 05 Desember 2022 | 21:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Penerapan Exit Tax Bisa Menahan Gerusan Basis Pajak, Ini Analisisnya

Senin, 05 Desember 2022 | 19:18 WIB
PMK 175/2022

Ada Perubahan Ketentuan Soal Penyelenggara Sertifikasi Konsultan Pajak

Senin, 05 Desember 2022 | 18:37 WIB
PMK 175/2022

Sri Mulyani Terbitkan Peraturan Baru Soal Konsultan Pajak

Senin, 05 Desember 2022 | 18:01 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Salah Isi NPWP dan Nama Wajib Pajak dalam SSP? Bisa Pbk

Senin, 05 Desember 2022 | 18:00 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu Business Intelligence dalam Ranah Pajak?

Senin, 05 Desember 2022 | 17:39 WIB
KEPATUHAN PAJAK

Ingat! Kepatuhan Wajib Pajak Diawasi DJP, Begini Penjelasannya

Senin, 05 Desember 2022 | 17:30 WIB
PER-13/BC/2021

Daftar IMEI Bisa di Kantor Bea Cukai tapi Tak Dapat Pembebasan US$500

Senin, 05 Desember 2022 | 17:00 WIB
KP2KP SANANA

Dapat SP2DK, Pengusaha Pengolahan Ikan Tuna Datangi Kantor Pajak

Senin, 05 Desember 2022 | 16:51 WIB
KINERJA FISKAL DAERAH

Sisa Sebulan, Mendagri Minta Pemda Genjot Pendapatan Daerah

Senin, 05 Desember 2022 | 16:30 WIB
KPP PRATAMA SUKOHARJO

Data e-Faktur Hilang, Begini Solusi dari Ditjen Pajak