Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Arab Saudi Diminta Bebaskan Pajak Umrah Penduduk Nigeria

2
2

Ilustrasi. 

JAKARTA, DDTCNews – Arab Saudi diminta untuk mengecualikan pengenaan pajak 2.000 riyal (sekitar Rp8 juta) atas visa untuk Haji dan Umrah penduduk Nigeria.

Pajak yang masuk dalam biaya visa senilai 2.000 riyal itu menambah beban biaya Haji dan pengulangan Umrah penduduk Nigeria. Hal ini telah berdampak pada rendahnya jumlah penduduk Nigeria yang menjalankan Haji dan Umrah beberapa kali.

Sebuah organisasi masyarakat sipil, Independent Hajj Reporters (IHR) menyerukan agar Presiden Nigeria Muhammadu Buhari untuk mengajukan banding ke Arab Saudi untuk membebaskan pajak 2.000 riyal yang dikenakan pada pengulang Umrah dan Haji.

Baca Juga: Badan Pengelola Keuangan Haji Minta Pengecualian Pajak

“Pembebasan, jika diberikan, dapat memungkinkan lebih banyak Muslim Nigeria untuk melakukan Haji atau Umrah dengan mudah,” demikian pernyataan IHR, seperti dikutip dari Daily Trust, Senin (22/10/2018).

Seruan pada pemerintah Nigeria untuk mengadakan pembicaraan diplomatik dengan Arab Saudi ini mengikuti penghapusan biaya untuk beberapa negara, yang terbaru adalah Pakistan. Pengulang Umrah Mesir dan Turki dalam satu tahun juga dikecualikan dari pembayaran 2.000 riyal.

Pengabaian yang diberikan kepada Pakistan bulan ini mengikuti permintaan yang dibuat oleh Perdana Menteri Pakistan Imran Khan ketika ia mengunjungi Pangeran Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman.

Baca Juga: Penerapan PPN Disinyalir Tekan Inflasi

Aturan visa Saudi beroperasi pada 2 Oktober 2016 silam menetapkan bahwa biaya visa masuk satu kali akan menjadi 2.000 riyal. Namun, negara akan menanggung biaya ini jika pengunjung datang ke Kerajaan untuk melakukan Haji atau Umrah pertama kalinya. (kaw)

Sebuah organisasi masyarakat sipil, Independent Hajj Reporters (IHR) menyerukan agar Presiden Nigeria Muhammadu Buhari untuk mengajukan banding ke Arab Saudi untuk membebaskan pajak 2.000 riyal yang dikenakan pada pengulang Umrah dan Haji.

Baca Juga: Badan Pengelola Keuangan Haji Minta Pengecualian Pajak

“Pembebasan, jika diberikan, dapat memungkinkan lebih banyak Muslim Nigeria untuk melakukan Haji atau Umrah dengan mudah,” demikian pernyataan IHR, seperti dikutip dari Daily Trust, Senin (22/10/2018).

Seruan pada pemerintah Nigeria untuk mengadakan pembicaraan diplomatik dengan Arab Saudi ini mengikuti penghapusan biaya untuk beberapa negara, yang terbaru adalah Pakistan. Pengulang Umrah Mesir dan Turki dalam satu tahun juga dikecualikan dari pembayaran 2.000 riyal.

Pengabaian yang diberikan kepada Pakistan bulan ini mengikuti permintaan yang dibuat oleh Perdana Menteri Pakistan Imran Khan ketika ia mengunjungi Pangeran Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman.

Baca Juga: Penerapan PPN Disinyalir Tekan Inflasi

Aturan visa Saudi beroperasi pada 2 Oktober 2016 silam menetapkan bahwa biaya visa masuk satu kali akan menjadi 2.000 riyal. Namun, negara akan menanggung biaya ini jika pengunjung datang ke Kerajaan untuk melakukan Haji atau Umrah pertama kalinya. (kaw)

Topik : haji, umrah, Nigeria, Arab Saudi
artikel terkait
Sabtu, 10 September 2016 | 14:01 WIB
IRLANDIA
Selasa, 11 Juni 2019 | 16:24 WIB
AUSTRALIA
Rabu, 27 Desember 2017 | 11:18 WIB
INGGRIS
Kamis, 08 September 2016 | 17:20 WIB
AMERIKA SERIKAT
berita pilihan
Jum'at, 11 November 2016 | 17:27 WIB
BRASIL
Kamis, 08 Juni 2017 | 14:18 WIB
ARAB SAUDI
Rabu, 05 Oktober 2016 | 12:33 WIB
AFRIKA SELATAN
Jum'at, 21 Oktober 2016 | 10:03 WIB
SUDAN SELATAN
Kamis, 08 Juni 2017 | 16:55 WIB
BANGLADESH
Jum'at, 21 Oktober 2016 | 12:01 WIB
ITALIA
Kamis, 30 Maret 2017 | 11:35 WIB
INDIA
Jum'at, 14 Juli 2017 | 09:33 WIB
PRANCIS
Kamis, 08 Juni 2017 | 18:36 WIB
UNI EMIRAT ARAB
Jum'at, 05 Mei 2017 | 11:39 WIB
ITALIA