Review
Minggu, 17 Oktober 2021 | 09:00 WIB
Kepala KPP Madya Dua Jakarta Selatan II Kurniawan:
Rabu, 13 Oktober 2021 | 15:30 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 13 Oktober 2021 | 14:30 WIB
KONSULTASI PAJAK
Senin, 11 Oktober 2021 | 14:19 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 15 Oktober 2021 | 17:30 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 15 Oktober 2021 | 17:29 WIB
PROFIL PERPAJAKAN LIECHTENSTEIN
Jum'at, 15 Oktober 2021 | 12:00 WIB
TIPS PAJAK
Kamis, 14 Oktober 2021 | 17:45 WIB
SUPERTAX DEDUCTION (7)
Data & Alat
Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 13 OKTOBER - 19 OKTOBER 2021
Rabu, 06 Oktober 2021 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 6-12 OKTOBER 2021
Rabu, 22 September 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 22 - 28 SEPTEMBER 2021
Rabu, 15 September 2021 | 11:00 WIB
STATISTIK FISKAL DAERAH
Komunitas
Jum'at, 15 Oktober 2021 | 14:42 WIB
HASIL SURVEI PAJAK KARBON
Kamis, 14 Oktober 2021 | 12:15 WIB
HASIL DEBAT 23 SEPTEMBER - 11 OKTOBER 2021
Senin, 11 Oktober 2021 | 11:05 WIB
AGENDA PAJAK
Minggu, 10 Oktober 2021 | 09:00 WIB
KETUA GPBSI DJONNY SYAFRUDDIN
Reportase
Perpajakan.id

Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Terbatas

A+
A-
2
A+
A-
2
Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Terbatas

Ilustrasi. (foto: clio-prepas.clionautes.org)

JAKARTA, DDTCNews – Realisasi produk domestik bruto pada kuartal III/2018 semakin menguatkan sinyal terbatasnya akselerasi pertumbuhan ekonomi pada tahun ini. Asumsi 5,4% yang dipatok dalam APBN 2018 dipastikan tidak akan tercapai.

Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Adriyanto mengatakan pemerintah mengestimasi pertumbuhan ekonomi pada tahun ini sebesar 5,2%. Angka ini sama dengan outlook yang digunakan sebagai acuan pemerintah dalam menyusun APBN 2019.

“Jadi, pemerintah masih optimistis [pertumbuhan ekonomi] 2018 mungkin pada angka 5,2%,” ujarnya dalam sebuah diskusi terkait outlook perekonomian 2019, Selasa (6/11/2018).

Baca Juga: Jangan Terjebak yang Ilegal, Ini Daftar Lengkap Pinjol Resmi OJK

Menurutnya, terdapat sejumlah stimulus yang akan membawa efek positif ke perekonomian pada akhir tahun. Stimulus paling besar akan berimbas pada pergerakan konsumsi rumah tangga yang selama ini masih menjadi penopang produk domestik bruto (PDB).

Selama pola musiman tutup tahun, lanjut Adriyanto, ada momentum libur Natal dan tahun baru. Selain itu, ada efek dari pelaksanaan Asian Games dan Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia yang akan terasa pada kuartal IV/2018.

“Kemungkinan konsumsi akan lebih tinggi di Desember. Itu akan menjadi driver pertumbuhan ekonomi,” imbuhnya.

Baca Juga: Jadi Perhatian Jokowi, OJK akan Moratorium Izin Pinjol Baru

Selain mengandalkan konsumsi untuk menggenjot ekonomi, insentif untuk menarik investasi juga terus dilakukan pemerintah. Dia menyebut berbagai insentif tidak hanya mencakup ranah perpajakan, melainkan juga kemudahan perizinan hingga lokasi usaha.

“Untuk ke depan, pemerintah akan mendorong investasi dan didorong lewat insentif termasuk insentif dalam bentuktax holiday dan pembangunan KEK, misalnya. Itu akan membawa masuk dana-dana baru,” tutur Adriyanto.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data pertumbuhan ekonomi kuartal III/2018 mencapai 5,17%, kembali melambat dibandingkan dengan kuartal sebelumnya 5,27%. Dari awal tahun hingga kuartal III/2018, perekonomian Indonesia tumbuh 5,17%.

Baca Juga: Merger Pelindo, Jokowi Ingin Ongkos Logistik Semakin Kecil

Ditinjau dari pengeluaran, konsumsi rumah tangga masih mendominasi dalam struktur PDB sebesar 55,26%. Pada kuartal III/2018, konsumsi rumah tangga tumbuh 5,01%. Kontribusi terbesar kedua yakni PMTB dengan porsi 32,12% dan pertumbuhan 6,96%. (kaw)

Topik : pertumbuhan ekonomi, konsumsi rumah tangga, PDB

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Sabtu, 04 September 2021 | 17:00 WIB
KERJA SAMA EKONOMI

Kemitraan Ekonomi Indonesia-UEA Mulai Dibahas, Ini Pesan Jokowi

Jum'at, 03 September 2021 | 18:00 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Dengan Jurus Ini, Sri Mulyani Yakin Ekonomi Bisa Tumbuh 6,5% di 2025

Selasa, 31 Agustus 2021 | 11:21 WIB
PERTUMBUHAN EKONOMI

Jokowi: Waspadai Dampak PPKM terhadap Ekonomi Kuartal III dan IV

Selasa, 31 Agustus 2021 | 09:27 WIB
RAPBN 2022

Batas Bawah Dinaikkan, Pertumbuhan Ekonomi Dipatok 5,2%-5,5%

berita pilihan

Senin, 18 Oktober 2021 | 08:14 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

Tidak Bisa Lagi Pakai PPh Final? WP Badan UMKM Dapat Manfaatkan Ini

Minggu, 17 Oktober 2021 | 15:00 WIB
IRLANDIA

Siapkan Rp8 Triliun, Program Relaksasi Pajak Berlanjut Tahun Depan

Minggu, 17 Oktober 2021 | 14:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

AS Mulai Desak Negara Lain Agar Cabut Pajak Digital

Minggu, 17 Oktober 2021 | 13:00 WIB
THAILAND

Pancing Ekspatriat, Tarif Pajak Penghasilan Bakal Dipatok 17%

Minggu, 17 Oktober 2021 | 12:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

BUMN Go Global, Jokowi Minta Adaptasi Teknologi Dipercepat

Minggu, 17 Oktober 2021 | 12:00 WIB
KOREA SELATAN

Tidak Bakal Ditunda Lagi, Pajak Cryptocurrency Berlaku Mulai 2022

Minggu, 17 Oktober 2021 | 11:30 WIB
LELANG KENDARAAN

DJP Lelang Mobil Sitaan Pajak, Dilego Mulai Rp45 Juta

Minggu, 17 Oktober 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Besaran Sanksi Ultimum Remedium atas Pidana Cukai di UU HPP

Minggu, 17 Oktober 2021 | 10:30 WIB
KABUPATEN BERAU

Banyak Warga Menunggak Pajak, Pemda Siapkan Insentif