Fokus
Literasi
Jum'at, 24 Juni 2022 | 18:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 24 Juni 2022 | 16:14 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 24 Juni 2022 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 22 Juni 2022 | 18:00 WIB
KAMUS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 22 Juni 2022 | 13:15 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 22 Juni 2022 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 22 JUNI - 28 JUNI 2022
Rabu, 15 Juni 2022 | 12:45 WIB
STATISTIK CUKAI MULTINASIONAL
Rabu, 15 Juni 2022 | 09:30 WIB
KURS PAJAK 15 JUNI - 21 JUNI 2022
Reportase
Perpajakan ID

Wah, Otoritas Pajak Ini Janjikan Imbalan Uang Tunai Bagi Whistleblower

A+
A-
0
A+
A-
0
Wah, Otoritas Pajak Ini Janjikan Imbalan Uang Tunai Bagi Whistleblower

Ilustrasi.

ABU DHABI, DDTCNews - Otoritas pajak Uni Emirat Arab (UEA), Federal Tax Authority (FTA) meluncurkan program whistleblower untuk menekan praktik pengelakan pajak dan pelanggaran atas ketentuan pajak.

FTA menjelaskan kegiatan dalam program tersebut di antaranya pemberian hadiah kepada setiap orang yang memberikan informasi terkait dengan pengelakan pajak dan pelanggaran ketentuan yang dilakukan pihak-pihak tertentu.

"Program whistleblower bertujuan untuk meningkatkan transparansi, mendorong kepatuhan pajak, dan menggenjot kesadaran pajak di tengah masyarakat," tulis FTA dalam keterangan resmi, dikutip pada Minggu (17/4/2022).

Baca Juga: Bagaimana Cara Lapor PPh Final 0,5% UMKM untuk PT? Begini Kata DJP

FTA menyebut hadiah berupa uang tunai akan diberikan kepada pelapor apabila otoritas pajak mendapatkan penerimaan pajak minimal senilai AED50.000 atau Rp195 juta dari informasi yang diberikan oleh pelapor tersebut.

Otoritas pun mendorong masyarakat untuk aktif memanfaatkan program ini. FTA sudah memiliki laman khusus yang bisa digunakan oleh masyarakat untuk melaporkan pelanggaran atas ketentuan perpajakan.

FTA menjamin identitas dari pelapor akan dirahasiakan. Perlindungan juga akan diberikan apabila terdapat ancaman terhadap pelapor akibat pelaporan yang dilakukannya.

Baca Juga: Wah! 25% Ekspat AS Pertimbangkan Lepas Kewarganegaraan Gara-Gara Pajak

Sementara itu, Dirjen FTA Khalid Ali Al-Bustani menuturkan program whistleblower diperlukan agar setiap lapisan masyarakat dapat melindungi dana publik dari praktik-praktik pengelakan pajak dan pelanggaran-pelanggaran lainnya.

"Pengelakan pajak menimbulkan dampak negatif bagi perekonomian. Pengendalian terhadap praktik tersebut membutuhkan komitmen bersama dari pemerintah dan masyarakat," ujar Al-Bustani seperti dilansir zawya.com. (rig)

Baca Juga: UMKM Baru? Harus Daftar Jadi WP, Lalu Bayar Pajaknya Sesuai PP 23/2018
Topik : uni emirat arab, penghindaran pajak, whistleblower, pajak, pajak internasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 24 Juni 2022 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK

Cara Buat Faktur Pajak dengan Kode 07 Melalui e-Faktur Versi 3.2

Jum'at, 24 Juni 2022 | 14:01 WIB
DEBAT PAJAK

Metode Pembatasan Biaya Pinjaman Keperluan Pajak Diubah, Setuju?

Jum'at, 24 Juni 2022 | 14:00 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL

Termasuk Insentif Perpajakan, Dana PEN Baru Terserap Rp113,5 Triliun

berita pilihan

Sabtu, 25 Juni 2022 | 15:30 WIB
KPP PRATAMA ENDE

Batas Akhir PPS Makin Dekat, Kantor Pajak Ramai-Ramai Jemput Bola

Sabtu, 25 Juni 2022 | 15:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Wah! 25% Ekspat AS Pertimbangkan Lepas Kewarganegaraan Gara-Gara Pajak

Sabtu, 25 Juni 2022 | 13:00 WIB
KABUPATEN PANGANDARAN

Pemutihan Pajak Cuma Sampai September, WP Diimbau Segara Manfaatkan

Sabtu, 25 Juni 2022 | 11:30 WIB
DATA PPS HARI INI

PPS Sisa 5 Hari, Deklarasi Harta Luar Negeri Melejit ke Rp31,7 Triliun

Sabtu, 25 Juni 2022 | 11:01 WIB
LAPORAN DARI BELANDA

Lagi, Profesional DDTC Lulus S-2 di Tilburg University Belanda

Sabtu, 25 Juni 2022 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS KEPABEANAN

Ketentuan Bea Masuk Pembalasan

Sabtu, 25 Juni 2022 | 10:45 WIB
PENERIMAAN PERPAJAKAN

Tarif Bea Keluar Atas CPO Naik, Penerimaan Diyakini Ikut Melesat