Review
Sabtu, 30 Mei 2020 | 14:47 WIB
PERSPEKTIF
Jum'at, 29 Mei 2020 | 05:58 WIB
Seri Tax Control Framework (11)
Kamis, 28 Mei 2020 | 05:22 WIB
Seri Tax Control Framework (10)
Rabu, 27 Mei 2020 | 06:06 WIB
Seri Tax Control Framework (9)
Fokus
Literasi
Jum'at, 29 Mei 2020 | 17:56 WIB
KAMUS PERPAJAKAN
Jum'at, 29 Mei 2020 | 17:43 WIB
TIPS E-FAKTUR
Jum'at, 29 Mei 2020 | 16:29 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 29 Mei 2020 | 13:30 WIB
PROFIL PAJAK KABUPATEN BANYUWANGI
Data & alat
Rabu, 27 Mei 2020 | 15:03 WIB
STATISTIK IKLIM PAJAK
Minggu, 24 Mei 2020 | 12:00 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Jum'at, 22 Mei 2020 | 10:08 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 20 Mei 2020 | 09:59 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Reportase

Usul Pengenaan Pajak Karbon Ditolak

A+
A-
0
A+
A-
0
Usul Pengenaan Pajak Karbon Ditolak

WASHINGTON DC, DDTCNews —US House of Representatives (DPR Amerika Serikat) memilih resolusi yang mengecam pajak karbon (carbon tax), setelah muncul desakan dari Grand Oil Party (GOP) menjabarkan kekurangan-kekurangan pajak atas emisi karbon dioksida itu.

Kelompok tersebut menyimpulkan pengenaan pajak karbon akan menaikkan harga energi, yang secara khusus akan memengaruhi taraf hidup masyarakat AS, yang menghabiskan sebagian besar pendapatan mereka untuk energi.

American Petroleum Institute yang merupakan grup lobi yang utama dalam industri minyak, secara terbuka mendukung penuh resolusi anti pajak karbon tersebut. Demikian pula dengan perusahaan-perusahaan migas seperti Koch Companies Public Sector, LLC.

Baca Juga: Efek Covid-19, Serikat Pekerja Serukan Kenaikan Pajak Orang Terkaya

“Ada indikasi para pemimpin GOP menekan Partai Republik untuk memilih resolusi penolakan pajak karbon. Dari 8 anggota Partai Republik yang juga anggota Climate Solutions Caucus yang bipartisan, dan hanya satu yang tetap bertahan atas tekanan tersebut,” ungkap The Guardian dalam investigasinya, Selasa (21/6).

Akhirnya, sebanyak 231 dari 246 anggota Partai Republik di DPR AStidak bersedia mempertimbangkan carbon tax dengan memilih resolusi tersebut. Padahal, survei menunjukkan sekitar setengah dari pemilih Partai Republik mendukung pajak karbon jika pendapatannya dikembalikan ke pembayar pajak.

Pilihan ini juga didukung oleh anggota-anggota organisasi yang bukan termasuk dalam Partai Citizens’ Climate Lobby (CCL). Sebelumnya, CCL menerbitkan respons berupa poin poin kelemahan-kelemahan pajak karbon seperti yang didaftarkan dalam resolusi dewan. (Bsi)

Baca Juga: China Umumkan Keringanan Tarif Bea Masuk untuk 96 Komoditas
Topik : pajak karbon, amerika serikat
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Sabtu, 28 Maret 2020 | 06:25 WIB
LAPORAN DDTC DARI VIENNA
Kamis, 26 Maret 2020 | 15:19 WIB
OPINI PAJAK
Kamis, 26 Maret 2020 | 11:40 WIB
AMERIKA SERIKAT
Rabu, 25 Maret 2020 | 06:00 WIB
AMERIKA SERIKAT
berita pilihan
Minggu, 31 Mei 2020 | 10:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Minggu, 31 Mei 2020 | 09:00 WIB
PENERIMAAN NEGARA
Minggu, 31 Mei 2020 | 08:00 WIB
AUDIT BPK
Minggu, 31 Mei 2020 | 07:00 WIB
RESTITUSI PAJAK
Sabtu, 30 Mei 2020 | 14:47 WIB
PERSPEKTIF
Sabtu, 30 Mei 2020 | 10:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Sabtu, 30 Mei 2020 | 09:00 WIB
PMK 56/2020
Sabtu, 30 Mei 2020 | 08:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Sabtu, 30 Mei 2020 | 07:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN