Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Tiga Profesi

A+
A-
1
A+
A-
1
Tiga Profesi

PADA suatu siang yang panas tiga orang sahabat dengan profesi yang berbeda berdebat panjang tentang keunggulan pekerjaan mereka. Satu orang berprofesi sebagai detektif swasta, satu lagi sebagai dokter, dan terakhir adalah seorang konsultan pajak.

Pembicaraan ketiganya tak kunjung berhasil menyimpulkan mana profesi yang punya manfaat dan berkontribusi lebih baik. Akhirnya, satu solusi ditemukan. Ketiganya sepakat untuk melakukan jajak pendapat secara acak untuk menentukan profesi mana yang terbaik.

Namun, sebelum melakukan jajak pendapat, ketiganya sedikit memaparkan keunggulan profesinya pada tautan survei. Si detektif swasta menulis bahwa profesinya telah membantu banyak orang menemukan keadilan dan menghadirkan Dewi Themis bukan hanya semata sebagai simbol.

Baca Juga: Bila Akuntan Bertemu Jin Lampu

Kemudian, si dokter pun tak mau kalah. Ia menyatakan bahwa pekerjaan yang ia lakukan adalah untuk kemanusiaan. Sakit tidak mengenal unsur SARA dan Sumpah Hippocrates yang diucapkannya bukan hanya deretan janji tanpa makna.

Ribuan tautan survei disebar secara acak untuk menilai profesi mana yang paling sahih terbaik di antara ketiganya. Hasilnya, sang konsultan pajak pun memenangkan kontestasi tersebut secara meyakinkan.

Kedua temannya tampak heran bagaimana mungkin konsultan itu berhasil memenangkan kontestasi. Aksara macam apa ia tuliskan hingga bisa meyakinkan khalayak ramai untuk memilih konsultan pajak sebagai profesi terbaik.

Baca Juga: Hukuman Guillotine

Penasaran dengan trik sang konsultan, mereka pun membuka tautan survei untuk mengetahui apa yang dia tuliskan. Ternyata ada satu kalimat di sana: “Cuma kematian dan pajak yang pasti datang di dunia ini, dan kami akan temukan lebih banyak deduksi untuk tagihan pajak anda.” (Gfa/Amu)

Namun, sebelum melakukan jajak pendapat, ketiganya sedikit memaparkan keunggulan profesinya pada tautan survei. Si detektif swasta menulis bahwa profesinya telah membantu banyak orang menemukan keadilan dan menghadirkan Dewi Themis bukan hanya semata sebagai simbol.

Baca Juga: Bila Akuntan Bertemu Jin Lampu

Kemudian, si dokter pun tak mau kalah. Ia menyatakan bahwa pekerjaan yang ia lakukan adalah untuk kemanusiaan. Sakit tidak mengenal unsur SARA dan Sumpah Hippocrates yang diucapkannya bukan hanya deretan janji tanpa makna.

Ribuan tautan survei disebar secara acak untuk menilai profesi mana yang paling sahih terbaik di antara ketiganya. Hasilnya, sang konsultan pajak pun memenangkan kontestasi tersebut secara meyakinkan.

Kedua temannya tampak heran bagaimana mungkin konsultan itu berhasil memenangkan kontestasi. Aksara macam apa ia tuliskan hingga bisa meyakinkan khalayak ramai untuk memilih konsultan pajak sebagai profesi terbaik.

Baca Juga: Hukuman Guillotine

Penasaran dengan trik sang konsultan, mereka pun membuka tautan survei untuk mengetahui apa yang dia tuliskan. Ternyata ada satu kalimat di sana: “Cuma kematian dan pajak yang pasti datang di dunia ini, dan kami akan temukan lebih banyak deduksi untuk tagihan pajak anda.” (Gfa/Amu)

Topik : anekdot pajak, humor pajak, cerita lucu, profesi fiskus
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Selasa, 08 Oktober 2019 | 14:45 WIB
ANEKDOT AUDITOR
Jum'at, 14 Februari 2020 | 11:28 WIB
ANEKDOT AKUNTAN
Kamis, 24 Oktober 2019 | 10:46 WIB
ANEKDOT AKUNTAN
Kamis, 29 September 2016 | 17:12 WIB
ANEKDOT AKUNTAN
berita pilihan
Selasa, 25 Februari 2020 | 15:48 WIB
EDUKASI PAJAK
Selasa, 25 Februari 2020 | 15:10 WIB
INDONESIA TAXATION QUARTERLY REPORT Q4-2019
Selasa, 25 Februari 2020 | 15:05 WIB
KERJA SAMA BILATERAL
Selasa, 25 Februari 2020 | 14:15 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Selasa, 25 Februari 2020 | 14:10 WIB
PELAPORAN SPT
Selasa, 25 Februari 2020 | 14:05 WIB
BANJIR JABODETABEK
Selasa, 25 Februari 2020 | 14:00 WIB
INDONESIA TAXATION QUARTERLY REPORT Q4-2019
Selasa, 25 Februari 2020 | 13:24 WIB
KAMBOJA
Selasa, 25 Februari 2020 | 13:11 WIB
BANJIR JABODETABEK
Selasa, 25 Februari 2020 | 12:24 WIB
EKONOMI DIGITAL