Fokus
Literasi
Jum'at, 12 Agustus 2022 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK DAERAH
Rabu, 10 Agustus 2022 | 17:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 08 Agustus 2022 | 18:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 17:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & Alat
Rabu, 10 Agustus 2022 | 09:07 WIB
KURS PAJAK 10 AGUSTUS - 16 AGUSTUS 2022
Rabu, 03 Agustus 2022 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 3 AGUSTUS - 9 AGUSTUS 2022
Senin, 01 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KMK 39/2022
Rabu, 27 Juli 2022 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 27 JULI - 2 AGUSTUS 2022
Reportase

Tarif PPN Naik 2 Kali Lipat, Harga Batu Bata di Negara Ini Melonjak

A+
A-
0
A+
A-
0
Tarif PPN Naik 2 Kali Lipat, Harga Batu Bata di Negara Ini Melonjak

Ilustrasi.

MEERUT, DDTCNews – Kenaikan pajak barang dan jasa (goods and services tax/GST) atas batu bata berdampak pada ribuan pengusaha perapian batu bata. Mereka terpaksa menaikkan harga jual produknya.

Seperti diketahui, tarif GST di India naik dari 5% menjadi 12% per April 2022. Kenaikan ini menuai respons negatif dari para pengusaha perapian batu bata. Salah satu perwakilan NCR Brick Kiln Association Surendra Singh menyatakan ada sekitar 18.500 perapian batu bata di Uttar Pradesh. Sebanyak 12.000 di antaranya telah membayar GST.

“Permasalahan dari kebijakan ini, pemerintah bukannya mengidentifikasi pengusaha mana yang belum membayar pajak tapi malah [membuat kebijakan] yang menargetkan mereka yang sudah taat membayar pajak,” kata Singh, dikutip Rabu (13/4/2022).

Baca Juga: Inflasi Tinggi, Otoritas Ini Anggarkan Rp152 T untuk Insentif Pajak

Dilansir The Times of India, usaha pembuatan batu bata adalah bisnis musiman. Hampir semua pembuatan batu bata tanah liat berada di sektor mikro dan tersebar di seluruh area perdesaan.

Sekretaris Etah Brick Kiln Association Dinesh Kumar Vashistha menyampaikan sebelumnya GST senilai Rs350 dibayar per seribu batu bata. Kini, nilainya meningkat menjadi Rs850. Hal ini kemudian mendorong para pengusaha untuk menaikkan biaya batu bata.

Adanya kenaikan biaya batu bara dan bahan baku lainnya juga membuat beberapa pemilik perapian batu bata pesimis usahanya dapat bertahan walau hanya 1 tahun.

Baca Juga: Beban Pajak Ditanggung Konsumen, Maskapai Ini Kena Denda Rp11 Miliar

Ketua Uttar Pradesh Kiln Association Kumar Singh mengatakan kenaikan harga bahan bakar dan batu bara menjadi tambahan beban baru bagi industri.

“Sebelumnya, kami biasa membeli batu bara senilai Rs8.000 per ton, kini harganya menjadi Rs20.000 per ton. Biaya mesin dan pekerja meningkat 2 kali lipat. Dengan adanya kenaikan pajak pada batu bata, tampaknya kami akan tidak bisa bertahan,” ujarnya.

Baca Juga: UU Disahkan, Pajak Khusus untuk Para Penambang di Negara Ini Dihapus
Topik : pajak internasional, PPN, GST, batu bata, India, inflasi

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 10 Agustus 2022 | 09:07 WIB
KURS PAJAK 10 AGUSTUS - 16 AGUSTUS 2022

Rupiah Lanjutkan Penguatan Terhadap Dolar AS & Mata Uang Negara Mitra

Rabu, 10 Agustus 2022 | 09:00 WIB
MALAYSIA

Begini Strategi Malaysia Pastikan Ekspatriat Patuh Pajak

Selasa, 09 Agustus 2022 | 19:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

BKF Proyeksi Inflasi Masih Akan Tinggi pada 1-2 Bulan ke Depan

Selasa, 09 Agustus 2022 | 17:30 WIB
AMERIKA SERIKAT

Awasi Orang Kaya, Otoritas Pajak Ini Dapat Tambahan Anggaran Rp1.181 T

berita pilihan

Minggu, 14 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KPP PRATAMA SUKABUMI

Belum Punya NPWP, Tempat Tinggal WP Didatangi Petugas Pajak

Minggu, 14 Agustus 2022 | 13:00 WIB
KP2KP PURWODADI

WP Non-Efektif Dikecualikan dari Pengawasan, Begini Penjelasan DJP

Minggu, 14 Agustus 2022 | 12:30 WIB
HUNGARIA

Beban Pajak Ditanggung Konsumen, Maskapai Ini Kena Denda Rp11 Miliar

Minggu, 14 Agustus 2022 | 11:30 WIB
KPP PRATAMA CILACAP

Usai Blokir Rekening WP Badan, Kantor Pajak Lakukan Penyitaan

Minggu, 14 Agustus 2022 | 10:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Prosedur Pemberitahuan Surat Paksa dalam Penagihan Pajak

Minggu, 14 Agustus 2022 | 09:00 WIB
KABUPATEN BOJONEGORO

Peringati HUT Ke-77 RI, Pemutihan Pajak Diadakan Hingga 20 Oktober