Fokus
Literasi
Kamis, 30 Juni 2022 | 13:45 WIB
SIR THOMAS STAMFORD RAFFLES
Kamis, 30 Juni 2022 | 10:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Rabu, 29 Juni 2022 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK
Senin, 27 Juni 2022 | 18:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Data & Alat
Rabu, 29 Juni 2022 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 26 JUNI - 5 JULI 2022
Selasa, 28 Juni 2022 | 19:00 WIB
STATISTIK CUKAI DUNIA
Rabu, 22 Juni 2022 | 13:15 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 22 Juni 2022 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 22 JUNI - 28 JUNI 2022
Komunitas
Kamis, 30 Juni 2022 | 11:30 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA
Rabu, 29 Juni 2022 | 16:01 WIB
DDTC ACADEMY - EXCLUSIVE SEMINAR
Rabu, 29 Juni 2022 | 11:00 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA
Selasa, 28 Juni 2022 | 20:01 WIB
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Reportase
Perpajakan ID

Target PAD Tahun Ini Lebih Besar, DPRD Minta Pajak PBB Dioptimalkan

A+
A-
2
A+
A-
2
Target PAD Tahun Ini Lebih Besar, DPRD Minta Pajak PBB Dioptimalkan

Ilustrasi. (DDTCNews)

KEPANJEN, DDTCNews – DPRD meminta Pemkab Malang untuk meningkatkan target pendapatan asli daerah (PAD) untuk anggaran 2021 seiring dengan berjalannya proses pemulihan ekonomi dan hadirnya vaksin Covid-19.

Plt. Ketua DPRD Kabupaten Malang Sodikul Amin mengatakan legislatif optimistis pemkab mampu menjawab tantangan dalam meningkatkan penerimaan PAD tahun ini. Menurutnya, Pemkab Malang memiliki modal untuk terus menggenjot setoran PAD dari sisi pajak dan retribusi daerah.

"Roda ekonomi InsyaAllah akan makin baik lagi, sehingga PAD yang sebagian besar dari pajak dan retribusi daerah itu juga akan meningkat," katanya dikutip Jumat (8/1/2021).

Baca Juga: Mulai 1 Juli 2022, Pemprov Berlakukan Pajak Kendaraan Progresif

Sodikul menambahkan penetapan target PAD yang tidak berbeda jauh dari APBD Murni 2020. Sebelum pandemi Covid-19, lanjutnya, pemkab dan DPRD sepakat target PAD tahun lalu dipatok pada angka Rp750 miliar.

Target tersebut kemudian dikoreksi ke bawah menjadi Rp500 miliar melalui APBD-Perubahan 2020, merespons pelemahan ekonomi yang pada gilirannya menurunkan penerimaan daerah dari pajak dan retribusi.

Untuk itu, DPRD optimistis dengan peningkatan penerimaan tahun ini. Apalagi, setoran PAD di Kabupaten Malang masih berpotensi untuk ditingkatkan, terutama dari sektor pariwisata. Selain itu, masih ada beberapa jenis pajak yang belum digarap dengan optimal oleh Bapenda seperti pajak bumi dan bangunan pedesaan perkotaan (PBB-P2).

Baca Juga: Berlaku Hingga 31 Agustus! Gubernur Imbau Warga Ikut Pemutihan Pajak

"Dewan bakal meningkatkan PAD 2021 dan OPD penghasil tentu juga harus mengoptimalkan dengan potensi yang ada. Kami tidak mematok angka PAD ini tanpa dasar, sekali lagi ini berdasarkan potensi yang ada di wilayah Kabupaten Malang," ujar Sodikul seperti dilansir jatimtimes.com. (rig)

Topik : kabupaten malang, kinerja penerimaan, pajak bumi dan bangunan, pajak daerah

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 10 Juni 2022 | 17:00 WIB
KOTA PEKANBARU

Diperpanjang Hingga Agustus 2022, Warga Diimbau Manfaatkan Diskon PBB

Jum'at, 10 Juni 2022 | 14:30 WIB
PROVINSI SUMATERA BARAT

Mudahkan Wajib Pajak, Pemprov Buka Layanan Samsat di Tempat Wisata

berita pilihan

Kamis, 30 Juni 2022 | 14:02 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

DJP Sebut PPS Beri Kesempatan Bagi WP Masuk Sistem Secara Sukarela

Kamis, 30 Juni 2022 | 13:45 WIB
SIR THOMAS STAMFORD RAFFLES

'Monopoli Itu Seperti Perbudakan!'

Kamis, 30 Juni 2022 | 13:30 WIB
KP2KP SENDAWAR

Verifikasi Data Calon PKP, Pegawai Pajak Tinjau Lokasi WP Arsitektur

Kamis, 30 Juni 2022 | 13:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Implementasi Pajak Warisan dan Tarifnya di Negara-Negara Eropa

Kamis, 30 Juni 2022 | 12:35 WIB
SELEKSI HAKIM AGUNG

Tok! DPR Resmi Setujui Satu Nama Calon Hakim Agung TUN Khusus Pajak

Kamis, 30 Juni 2022 | 12:00 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Tawarkan SUN Khusus PPS, Pemerintah Raup Rp659 Miliar dan US$5,8 Juta

Kamis, 30 Juni 2022 | 11:30 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Ajak Wajib Pajak Ikut PPS, Hamish Daud: Jangan Tunda Lagi

Kamis, 30 Juni 2022 | 11:03 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

DJP Putuskan Tambah Server PPS, Antisipasi Lonjakan Jumlah Wajib Pajak

Kamis, 30 Juni 2022 | 11:00 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Setoran Pajak dari PPS Tembus Rp54 Triliun, DJP: Sesuai Ekspektasi