Review
Kamis, 06 Agustus 2020 | 16:26 WIB
TAJUK
Selasa, 04 Agustus 2020 | 09:19 WIB
OPINI PAJAK
Kamis, 30 Juli 2020 | 11:01 WIB
OPINI EKONOMI
Selasa, 28 Juli 2020 | 10:27 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 18:15 WIB
PERPAJAKAN INTERNASIONAL
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 18:01 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 16:11 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 14:50 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & alat
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 15:54 WIB
STATISTIK WITHHOLDING TAX
Rabu, 05 Agustus 2020 | 08:57 WIB
KURS PAJAK 5 AGUSTUS-11 AGUSTUS 2020
Selasa, 04 Agustus 2020 | 16:12 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PERPAJAKAN
Minggu, 02 Agustus 2020 | 16:00 WIB
STATISTIK PAJAK KEKAYAAN
Reportase

Sri Mulyani Yakin Kinerja Penerimaan Pajak Kembali Pulih, Ini Sebabnya

A+
A-
1
A+
A-
1
Sri Mulyani Yakin Kinerja Penerimaan Pajak Kembali Pulih, Ini Sebabnya

Menteri Keuangan Sri Mulyani (kanan) bersama Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo (kiri) mengikuti rapat kerja dengan Banggar DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (9/7/2020). ANTARA FOTO/Reno Esnir/aww.

JAKARTA, DDTCNews—Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati optimistis kinerja penerimaan pajak akan kembali pulih dari kontraksi pada paruh kedua tahun ini seiring dengan pulihnya perekonomian nasional.

“Semester II yang mempengaruhi kenaikan pajak karena aktivitas ekonomi mulai membaik. Jadi momentumnya bisa terakselerasi di semester II,” kata Sri Mulyani dalam rapat kerja bersama Badan Anggaran DPR, Kamis (9/7/2020).

Menkeu menjelaskan penerimaan pajak mulai terkontraksi pada Maret. Kontraksi terdalam terjadi pada Mei, dan berangsur membaik pada Juni. Memasuki Juli, perbaikan kinerja setoran pajak diprediksi semakin terlihat.

Baca Juga: Siap-Siap! Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang IV Dibuka Besok

Setidaknya ada tiga alasan Sri Mulyani optimistis dengan kinerja penerimaan pajak. Pertama, geliat ekonomi masyarakat yang berangsur pulih. Kedua, efek insentif pajak akan mulai terasa pada semester II/2020.

Untuk diketahui, pemerintah memberikan berbagai insentif pajak di antaranya seperti PPh Pasal 21 ditanggung pemerintah, pembebasan PPh Pasal 22 impor, diskon angsuran PPh Pasal 25, dan restitusi PPN dipercepat.

Insentif tersebut diberikan sejak April hingga September. Beberapa di antaranya diperpanjang hingga Desember 2020. Sri Mulyani meyakini insentif pajak dapat membantu perusahaan memperbaiki likuiditasnya sehingga bisa bangkit dari tekanan pandemi.

Baca Juga: DJBC Fasilitasi Hibah Impor Alat Kesehatan dari Pemerintah Australia

Hingga 30 Juni 2020, insentif pajak tersebut telah dinikmati oleh ratusan ribu wajib pajak, yang berasal dari ribuan klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia (KBLI). "Insentif ini juga bisa meningkatkan [pemulihan] dunia usaha," ujar Sri Mulyani.

Ketiga, upaya perluasan basis pemajakan melalui pungutan pajak atas perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) akan mendatangkan tambahan setoran bagi negara. Pajak atas produk digital asing mulai dipungut Agustus 2020.

Pada Perpres No. 72/2020, pemerintah menargetkan penerimaan pajak sebesar Rp1.198,8 triliun tahun ini, turun 10% dari realisasi tahun lalu. Pada semester I/2020, realisasi setoran pajak sudah mencapai Rp531,7 triliun atau 44% dari target tahun ini. (rig)

Baca Juga: Segera Kirimkan Nomor Rekening! Gaji Tambahan Cair September Ini

Topik : penerimaan pajak, menteri keuangan sri mulyani, PMSE, pajak digital, APBN 2020, nasional
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Kamis, 06 Agustus 2020 | 06:30 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Rabu, 05 Agustus 2020 | 17:34 WIB
KINERJA EKONOMI KUARTAL II/2020
Rabu, 05 Agustus 2020 | 16:22 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
berita pilihan
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 19:02 WIB
PP 44/2020
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 19:00 WIB
BANTUAN SOSIAL
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 18:15 WIB
PERPAJAKAN INTERNASIONAL
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 18:01 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 17:15 WIB
LAYANAN BEA CUKAI
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 16:46 WIB
BANTUAN SOSIAL
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 16:20 WIB
AMERIKA SERIKAT
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 16:12 WIB
WEBINAR SERIES DDTC
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 16:11 WIB
TIPS PAJAK