Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Soal Target Penerimaan Perpajakan 2019, Begini Kata Sri Mulyani

0
0

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Foto: DDTCNews)

JAKARTA, DDTCNews—Kinerja penerimaan perpajakan tahun ini sudah menantang sejak pembukaan tahun. Data realisasi penerimaan 2018 menjadi acuan untuk berkerja lebih keras guna menghindari shortfall.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperhitungkan dengan landasan penerimaan tahun 2018, perlu pertumbuhan penerimaan hingga 20% untuk mencapai target 2019. Hal ini karena target tahun ini yang naik dari Rp1.618,1 triliun menjadi Rp1.786,4 triliun.

“Secara implisit tahun ini untuk bisa mencapai target kita perlu untuk mendapatkan pertumbuhan penerimaan perpajakan sekitar 20%,” katanya kepada pers di Aula Mezanine, Jakarta, Rabu (2/1/2019).

Baca Juga: Soal Realisasi Penerimaan, Dirjen Pajak: Masih Berat dan Menantang

Angka pertumbuhan yang mencapai 20% bukan tanpa dasar. Sri Mulyani menjelaskan dengan pertumbuhan perpajakan 2018 yang mencapai 16% hanya sanggup memenuhi target sebesar 94% dengan setoran sejumlah Rp1.521,4 triliun.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu memastikan tidak akan eksesif dalam mengumpulkan penerimaan. Meskipun menantang, pemerintah akan berhati-hati dalam memungut setoran baik pajak dan bea cukai.

“Dalam pengumpulan pajak yaitu berdasarkan data yang akurat dan melakukannya melalui tata kelola yang baik,”tandasnya.

Baca Juga: IMF Koreksi Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi, Ini Respons Menko Darmin

Seperti diketahui, target penerimaan perpajakan 2019 ditetapkan senilai Rp1.786,4 triliun. Angka itu naik 10,40% dari target APBN 2018 senilai Rp1.618,1 triliun. Dari target penerimaan itu, penerimaan pajak 2019 ditarget senilai Rp1.577,6 triliun.

Target tersebut naik 10,79% dibandingkan dengan target APBN 2018 senilai Rp1424,0 triliun. Sementara itu, penerimaan bea dan cukai dipatok senilai Rp208,8 triliun. Target ini naik 7,57% dari target tahun 2018 senilai Rp194,1 triliun. (Bsi)

Baca Juga: PNBP Masih Tumbuh Double Digit, Apa Pendorongnya?

“Secara implisit tahun ini untuk bisa mencapai target kita perlu untuk mendapatkan pertumbuhan penerimaan perpajakan sekitar 20%,” katanya kepada pers di Aula Mezanine, Jakarta, Rabu (2/1/2019).

Baca Juga: Soal Realisasi Penerimaan, Dirjen Pajak: Masih Berat dan Menantang

Angka pertumbuhan yang mencapai 20% bukan tanpa dasar. Sri Mulyani menjelaskan dengan pertumbuhan perpajakan 2018 yang mencapai 16% hanya sanggup memenuhi target sebesar 94% dengan setoran sejumlah Rp1.521,4 triliun.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu memastikan tidak akan eksesif dalam mengumpulkan penerimaan. Meskipun menantang, pemerintah akan berhati-hati dalam memungut setoran baik pajak dan bea cukai.

“Dalam pengumpulan pajak yaitu berdasarkan data yang akurat dan melakukannya melalui tata kelola yang baik,”tandasnya.

Baca Juga: IMF Koreksi Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi, Ini Respons Menko Darmin

Seperti diketahui, target penerimaan perpajakan 2019 ditetapkan senilai Rp1.786,4 triliun. Angka itu naik 10,40% dari target APBN 2018 senilai Rp1.618,1 triliun. Dari target penerimaan itu, penerimaan pajak 2019 ditarget senilai Rp1.577,6 triliun.

Target tersebut naik 10,79% dibandingkan dengan target APBN 2018 senilai Rp1424,0 triliun. Sementara itu, penerimaan bea dan cukai dipatok senilai Rp208,8 triliun. Target ini naik 7,57% dari target tahun 2018 senilai Rp194,1 triliun. (Bsi)

Baca Juga: PNBP Masih Tumbuh Double Digit, Apa Pendorongnya?
Topik : APBN 2019, target penerimaan pajak, penerimaan perpajakan
Komentar
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Jum'at, 23 Agustus 2019 | 19:17 WIB
IKATAN KONSULTAN PAJAK INDONESIA
Jum'at, 23 Agustus 2019 | 18:57 WIB
PENERIMAAN NEGARA
Jum'at, 23 Agustus 2019 | 17:06 WIB
HARI JADI KE-12 DDTC
Jum'at, 23 Agustus 2019 | 14:15 WIB
UNI EMIRAT ARAB
berita pilihan
Selasa, 19 Februari 2019 | 15:58 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Sabtu, 24 Juni 2017 | 10:11 WIB
PENERIMAAN PAJAK 2017
Kamis, 01 Agustus 2019 | 14:11 WIB
TRANSFORMASI PROSES BISNIS
Senin, 06 Mei 2019 | 14:30 WIB
PMK 49/2019
Jum'at, 26 Oktober 2018 | 15:43 WIB
PEKAN INKLUSI 2018
Jum'at, 25 Agustus 2017 | 12:05 WIB
WORKSHOP PAJAK INTERNASIONAL
Rabu, 24 Agustus 2016 | 10:48 WIB
RAKORNAS APIP
Senin, 06 Mei 2019 | 18:37 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Rabu, 10 April 2019 | 16:37 WIB
KEBIJAKAN EKONOMI
Senin, 18 Maret 2019 | 16:49 WIB
KEPATUHAN PAJAK