Fokus
Literasi
Jum'at, 03 Juli 2020 | 17:05 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 03 Juli 2020 | 16:00 WIB
PROFIL PAJAK PROVINSI SUMATRA BARAT
Jum'at, 03 Juli 2020 | 15:10 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 03 Juli 2020 | 11:15 WIB
TIPS PAJAK
Data & alat
Kamis, 02 Juli 2020 | 14:26 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Rabu, 01 Juli 2020 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 1 JULI-7 JULI 2020
Selasa, 30 Juni 2020 | 14:14 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Minggu, 28 Juni 2020 | 15:12 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Reportase

Soal Perekonomian 2020, Ini Kata Bank Indonesia

A+
A-
2
A+
A-
2
Soal Perekonomian 2020, Ini Kata Bank Indonesia

Ilustrasi.

JAKARTA, DDTCNews – Bank Indonesia optimistis prospek ekonomi Indonesia 2020 terjaga dengan momentum pertumbuhan yang tetap berlanjut.

Dalam keterangan resminya, BI memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020 diperkirakan akan berada di kisaran 5,1—5,5%. Inflasi diperkirakan berada di sasaran 3,0%±1%. Defisit transaksi berjalan 2020 diproyeksi berada di dalam kisaran 2,5—3% PDB.

“Di mana surplus transaksi modal dan finansial tetap besar sehingga mendukung stabilitas eksternal,” demikian pernyataan BI, seperti dikutip pada Jumat (29/11/2019).

Baca Juga: Semester II/2020, Pemerintah Bakal Terbitkan Surat Utang Rp900 Triliun

Otoritas moneter memperkirakan nilai tukar rupiah pada 2020 bergerak stabil. Pertumbuhan DPK pada 2020 perbankan diprakirakan mencapai 8—10%. Sementara, pertumbuhan kredit diproyeksi mencapai 10—12%, sejalan turunnya suku bunga dan membaiknya prospek ekonomi.

Dalam jangka menengah, sambung BI, prospek ekonomi Indonesia akan semakin baik. Transformasi ekonomi akan mendorong pertumbuhan lebih tinggi dengan defisit transaksi berjalan menurun dan inflasi rendah. Hal ini diperkirakan mendukung Indonesia maju berpendapatan tinggi pada 2045.

Dalam kondisi perekonomian global yang belum kondusif, bauran kebijakan BI yang telah ditempuh pada 2019 akan semakin diperkuat pada 2020 mendatang melalui enam fokus area kebijakan yang akan ditempuh untuk menjaga stabilitas dan mendorong momentum pertumbuhan.

Baca Juga: Sri Mulyani Sebut BI Bakal Tanggung Beban Bunga Utang Pemerintah

Pertama, kebijakan moneter tetap akomodatif. Kedua, kebijakan makroprudensial yang akomodatif akan ditempuh untuk mendorong pembiayaan ekonomi. Ketiga, kebijakan sistem pembayaran difokuskan pada penguatan instrumen dan infrastruktur publik berbasis digital.

Keempat, kebijakan pendalaman pasar uang diperkuat untuk mendukung efektivitas kebijakan moneter dan makroprudensial yang akomodatif. Kelima, kebijakan pemberdayaan ekonomi syariah dan UMKM terus didorong agar menjadi sumber pertumbuhan baru ekonomi Indonesia.

Keenam, memperkuat sinergi dengan fokus pada sinergi kebijakan makroekonomi dan sistem keuangan untuk menjaga stabilitas, sinergi transformasi ekonomi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat struktur ekonomi, serta sinergi dalam inovasi digital untuk mendukung integrasi ekonomi dan keuangan digital secara nasional.

Baca Juga: Soal Defisit Anggaran Kembali di Bawah 3% PDB pada 2023, Ini Kata BKF

BI memaparkan ada tiga pelajaran penting perjalanan ekonomi 2019 yang dapat dipetik sebagai strategi dalam menghadapi menurunnya globalisasi dan meningkatnya digitalisasi untuk memperkuat ketahanan dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Pertama, sinergi bauran kebijakan makroekonomi dan sistem keuangan yang diperkuat untuk ketahanan ekonomi nasional. Kedua, transformasi ekonomi ditingkatkan agar pertumbuhan lebih tinggi melalui pengembangan sumber pertumbuhan dari dalam negeri dengan fokus pada industri manufaktur dan pengembangan pariwisata.

Ketiga, inovasi dalam ekonomi dan keuangan digital yang didorong untuk memperkuat daya saing dan kepentingan nasional serta mempersempit kesenjangan masyarakat. (kaw)

Baca Juga: Ekonomi Diramal Resesi, Begini Kata Jokowi
Topik : Bank Indonesia, pertumbuhan ekonomi
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 10 Juni 2020 | 09:38 WIB
PROYEKSI EKONOMI
Selasa, 09 Juni 2020 | 10:31 WIB
PERTUMBUHAN EKONOMI
Senin, 08 Juni 2020 | 16:10 WIB
ADMINISTRASI PAJAK
Senin, 08 Juni 2020 | 11:13 WIB
KEBIJAKAN MONETER
berita pilihan
Jum'at, 03 Juli 2020 | 19:03 WIB
SE-014/PP/2020
Jum'at, 03 Juli 2020 | 17:33 WIB
HARI PAJAK 14 JULI
Jum'at, 03 Juli 2020 | 17:32 WIB
KENORMALAN BARU
Jum'at, 03 Juli 2020 | 17:05 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 03 Juli 2020 | 16:48 WIB
PER-12/PJ/2020
Jum'at, 03 Juli 2020 | 16:47 WIB
INSENTIF PAJAK
Jum'at, 03 Juli 2020 | 16:15 WIB
LAYANAN PAJAK
Jum'at, 03 Juli 2020 | 16:00 WIB
PROFIL PAJAK PROVINSI SUMATRA BARAT
Jum'at, 03 Juli 2020 | 15:59 WIB
KABUPATEN TABALONG
Jum'at, 03 Juli 2020 | 15:40 WIB
KAMUS PAJAK