Fokus
Data & Alat
Rabu, 18 Mei 2022 | 08:43 WIB
KURS PAJAK 18 MEI - 24 MEI 2022
Selasa, 17 Mei 2022 | 18:00 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Rabu, 11 Mei 2022 | 08:47 WIB
KURS PAJAK 11 MEI - 17 MEI 2022
Selasa, 10 Mei 2022 | 14:30 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase
Perpajakan ID

Soal Pemberian Insentif Perpajakan 2022, BKF Sedang Lakukan ini

A+
A-
4
A+
A-
4
Soal Pemberian Insentif Perpajakan 2022, BKF Sedang Lakukan ini

Ilustrasi. Gedung BKF Kemenkeu.

JAKARTA, DDTCNews – Pemerintah masih menggodok kebijakan insentif perpajakan yang akan diberikan pada tahun ini.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu mengatakan pemberian insentif perpajakan akan disesuaikan dengan perkembangan ekonomi. Pemerintah akan melihat kinerja masing-masing sektor perekonomian pada tahun lalu sebagai acuan.

“Kami memang sedang menggodok [kebijakan insentif perpajakan],” ujarnya, dikutip pada Selasa (4/1/2022).

Baca Juga: Aturan Turunan UU HPP, Dirjen Pajak Sebut 4 PP Baru Segera Dirilis

Pemerintah, sambungnya, akan sangat selektif dalam pemberian insentif perpajakan. Salah satu indikator yang dapat digunakan adalah realisasi penerimaan pajak masing-masing sektor ekonomi. Pasalnya, mayoritas sektor sudah menunjukkan pertumbuhan positif.

Pemerintah mencatat realisasi penerimaan pajak pada seluruh sektor usaha utama sepanjang 2021 telah berada pada zona positif. Pada 2020, kinerja penerimaan pajak semua sektor usaha utama mengalami kontraksi.

Selain indikator penerimaan pajak, pemerintah juga akan melihat kontribusi dan pertumbuhan setiap sektor usaha dalam komposisi produk domestik bruto (PDB). Otoritas fiskal memproyeksi pertumbuhan ekonomi sepanjang 2021 hanya akan mencapai 3,7%.

Baca Juga: Catat! DJP Makin Gencar Kirim Email Imbauan PPS Berbasis Data Rekening

“Kami tentunya akan sangat selektif melihat sektor-sektor mana yang masih belum kembali ke prapandeminya,” imbuh Febrio.

Pemberian insentif perpajakan yang tepat diestimasi akan membuat pemulihan merata. Selain tiap sektor usaha, pemerintah juga akan melihat kinerja perekonomian tiap daerah. (kaw)

Baca Juga: Perhatian! DJP Evaluasi e-Bupot, Ada Klasifikasi Jumlah Bukti Potong
Topik : insentif perpajakan, insentif pajak, pajak, BKF, PEN

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 23 Mei 2022 | 11:00 WIB
KABUPATEN LOMBOK TIMUR

Waduh! Ratusan Kendaraan Dinas Daerah Ini Ketahuan Tunggak Pajak

Senin, 23 Mei 2022 | 10:00 WIB
KABUPATEN SRAGEN

Rayakan HUT ke-276, Pemutihan Denda PBB Kembali Diberikan

Senin, 23 Mei 2022 | 09:45 WIB
PER-3/BC/2022

DJBC Rilis Aturan Teknis Penundaan Pembayaran Cukai, Simak Detailnya

berita pilihan

Senin, 23 Mei 2022 | 18:25 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Catat! DJP Makin Gencar Kirim Email Imbauan PPS Berbasis Data Rekening

Senin, 23 Mei 2022 | 18:09 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Perhatian! DJP Evaluasi e-Bupot, Ada Klasifikasi Jumlah Bukti Potong

Senin, 23 Mei 2022 | 18:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN

Apa Itu PPFTZ 01, PPFTZ 02, dan PPFTZ 03?

Senin, 23 Mei 2022 | 17:39 WIB
KINERJA FISKAL

APBN Surplus Rp103,1 Triliun Per April 2022, Begini Kata Sri Mulyani

Senin, 23 Mei 2022 | 17:25 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Batas Akhir SPT Tahunan, Penerimaan PPh Badan April 2022 Tumbuh 105,3%

Senin, 23 Mei 2022 | 17:11 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Penerimaan Pajak Tumbuh 51,49% di April 2022, Sri Mulyani: Sangat Kuat

Senin, 23 Mei 2022 | 17:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Yellen Dukung Relaksasi Bea Masuk atas Barang-Barang Asal China

Senin, 23 Mei 2022 | 16:45 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Sri Mulyani Sebut Inflasi April 2022 Tertinggi dalam 2 Tahun Terakhir