Review
Rabu, 08 Juli 2020 | 06:06 WIB
PERSPEKTIF
Selasa, 07 Juli 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 07 Juli 2020 | 09:06 WIB
OPINI PAJAK
Selasa, 30 Juni 2020 | 09:33 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Literasi
Kamis, 09 Juli 2020 | 17:15 WIB
KEBERATAN PAJAK (3)
Rabu, 08 Juli 2020 | 18:00 WIB
PROFIL PERPAJAKAN ANDORRA
Rabu, 08 Juli 2020 | 17:54 WIB
KAMUS PAJAK
Rabu, 08 Juli 2020 | 17:39 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & alat
Rabu, 08 Juli 2020 | 15:37 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 08 Juli 2020 | 08:29 WIB
KURS PAJAK 8 JULI - 14 JULI 2020
Minggu, 05 Juli 2020 | 14:31 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Kamis, 02 Juli 2020 | 14:26 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Reportase

Setoran Pajak di Samsat Anjlok 30%-50%

A+
A-
0
A+
A-
0
Setoran Pajak di Samsat Anjlok 30%-50%

Bayangan sejumlah wajib pajak yang mengurus pembayaran pajak kendaraan tampak di salah satu Kantor Samsat. (Foto: DDTCNews)

YOGYAKARTA, DDTCNews—Selama April 2020 realisasi pendapatan pajak Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, anjlok hingga 30%. Penurunan ini diperkirakan berlanjut pada Mei hingga 50%.

Kepala Kantor Pelayanan Pajak Daerah (KPPD) Kota Yogyakarta Karti Peni Mahanani mengatakan di tengah wabah pandemi Covid-19, realisasi pendapatan pajak Samsat dari pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor memang jauh menurun.

Bahkan pada Mei ini, penurunan tersebut diprediksi akan semakin besar mengingat wabah pandemi Covid-19 yang belum menurun dan bertepatan dengan momentum menjelang Lebaran. “Mei ini nampaknya akan makin parah. Mungkin sampai 50%,” ujarnya di Yogyakarta, Senin (11/5/2020).

Baca Juga: Urus Keringanan Pajak Kendaraan! Nomor Antrean Perlu Diambil Online

Ia menjelaskan pada kondisi normal setiap bulan hanya sekitar 8% dari keseluruhan wajib pajak yang belum melakukan pembayaran. Namun, dengan adanya pandemi Covid-19, Gubernur DIY merilis kebijakan pemutihan denda pembayaran pajak kendaraan dari 1 April hingga 30 Juli 2020.

“Dari kebijakan Gubernur DIY itu kan membebaskan denda. Jadi orang berpikir ya sudahlah, nanti saja, mereka takut keluar karena Covid-19. Ditambah lagi kondisi menjelang Lebaran, prioritasnya yang lain dulu. Belum lagi banyak orang yang saat ini di-PHK,” katanya.

Bahkan, lanjut Peni, khusus bagi kendaraan baru penurunan sudah mencapai 40%. “Kalau untuk kendaraan baru, dari waktu beli sampai ke proses pembayaran pajak ada beberapa proses yang harus dijalani,” tuturnya.

Baca Juga: Setoran Pajak Hilang Rp30 Miliar, Tempat Hiburan Bakal Dibuka Kembali

Dia menambahkan, dalam situasi normal pembayaran oleh WP per hari di Samsat Kota Yogyakarta bisa mencapai 1.000 orang lebih. Namun, selama Covid-19 hanya sekitar 800 WP yang melakukan pembayaran per hari. “Belum lagi kalau akhir bulan, lebih sedikit lagi,” imbuhnya.

Selama Covid-19, Samsat Yogyakarta memusatkan layanannya di Gedung Samsat Induk dan BPD Giwangan. Layanan bus Samsat Keliling yang beroperasi Senin-Jumat di kantor kelurahan atau kecamatan tidak lagi dioperasikan. Begitu pula layanan di Kelurahan Wirogunan dan Mal Galeria.

Meski demikian, sambungnya, wajib pajak dapat melakukan pembayaran melalui sistem daring. Yakni dengan memanfaatkan aplikasi Samsat Online Nasional (Samolnas). Wajib pajak terlebih dahulu harus mengunduh aplikasi Samolnas.

Baca Juga: Cegah Kebocoran Setoran Pajak, Pemkot Ini Gandeng KPK

Kemudian, mengisi semua data yang diminta. Pembayaran dilakukan melalui ATM. Berikutnya, surat ketepan pajak daerah (SKPD) dan stiker Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) akan dikirimkan ke alamat pemilik kendaraan sesuai yang tertera di STNK.

Selain itu, seperti dilansir jogja.tribunnews.com, Pemerintah Provinsi DIY juga menyediakan pembayaran pajak melalui elektronik, perkakas, paos, dan titian (e-posti). Namun, wajib pajak yang ingin menggunakan sistem ini harus memiliki rekening BPD DIY. (Bsi)

Baca Juga: Aktivitas Ekonomi Dibuka Lagi, Target Pajak Tinjau Ulang
Topik : pajak kendaraan bermotor, DIY, Samsat, pajak daerah
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Kamis, 02 Juli 2020 | 16:32 WIB
KOTA MALANG
Kamis, 02 Juli 2020 | 15:36 WIB
PAJAK DAERAH (5)
Kamis, 02 Juli 2020 | 14:13 WIB
KOTA BANDAR LAMPUNG
Kamis, 02 Juli 2020 | 13:48 WIB
PROVINSI BANTEN
berita pilihan
Kamis, 09 Juli 2020 | 19:38 WIB
INSENTIF PAJAK
Kamis, 09 Juli 2020 | 18:58 WIB
TARIF PPh BADAN
Kamis, 09 Juli 2020 | 18:22 WIB
KINERJA APBN 2020
Kamis, 09 Juli 2020 | 17:15 WIB
KEBERATAN PAJAK (3)
Kamis, 09 Juli 2020 | 16:59 WIB
KINERJA PENERIMAAN PAJAK
Kamis, 09 Juli 2020 | 16:36 WIB
PMK 81/2020
Kamis, 09 Juli 2020 | 16:27 WIB
ARAB SAUDI
Kamis, 09 Juli 2020 | 16:06 WIB
PROVINSI SULAWESI UTARA
Kamis, 09 Juli 2020 | 15:51 WIB
KINERJA FISKAL