Fokus
Data & Alat
Selasa, 24 Mei 2022 | 20:00 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 18 Mei 2022 | 08:43 WIB
KURS PAJAK 18 MEI - 24 MEI 2022
Selasa, 17 Mei 2022 | 18:00 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Rabu, 11 Mei 2022 | 08:47 WIB
KURS PAJAK 11 MEI - 17 MEI 2022
Reportase
Perpajakan ID

Sempat Dibekukan 6 Bulan, Twitter Akhirnya Bersedia Lunasi Pajak

A+
A-
0
A+
A-
0
Sempat Dibekukan 6 Bulan, Twitter Akhirnya Bersedia Lunasi Pajak

Logo Twitter.

ABUJA, DDTCNews – Setelah diblokir selama 6 bulan, Twitter kini kembali beroperasi di Nigeria. Izin diberikan setelah raksasa media sosial itu berkomitmen memenuhi kewajiban perpajakannya.

Selama berbulan-bulan, pemerintah Nigeria menyetop proses bisnis Twitter. Tak cuma itu, Twitter juga diultimatum untuk mendirikan entitas legal di negara yang terletak di belahan barat Benua Afrika itu.

Pendirian entitas legal merupakan tahapan yang perlu dipenuhi agar perusahaan berkontribusi terhadap penerimaan pajak. Setelah pembahasan selama setengah tahun, Twitter akhirnya sepakat memenuhi permintaan pemerintah.

Baca Juga: IMF Komentari Sistem Pajak di Portugal, Ada Apa?

"Twitter telah setuju untuk mematuhi kewajiban pajak yang berlaku atas operasinya berdasarkan hukum Nigeria. Twitter juga setuju untuk mendaftarkan Nigeria sebagai partner dalam portal Dukungan Mitra dan Penegakan Hukum miliknya,” dalam pernyataan pemerintah, dikutip Kamis (13/1/2022).

Portal tersebut akan menjadi media komunikasi antara pihak Twitter dan pemerintah Nigeria. Keduanya akan mengelola berbagai konten terlarang yang melanggar aturan komunitas Twitter dan lembaga penegak hukum Nigeria.

Pada Juni 2021, Nigeria menangguhkan kegiatan operasional Twitter di negaranya. Hal ini dilakukan setelah Twitter menghapus cuitan kontroversial dari Presiden Nigeria, Muhammadu Buhari. Dalam cuitannya tersebut presiden mengancam akan menghukum gerakan separatisme regional.

Baca Juga: DJP Leburkan Kegiatan Pemeriksaan & Pengawasan, Ternyata Ini Tujuannya

Pada akhirnya Twitter telah menyetujui untuk bertindak sesuai hukum dan budaya di Nigeria. Twitter menunjukkan rasa hormatnya atas sejarah nasional Nigeria yang akhirnya membentuk cerita panjang negara tersebut. (sap)

Topik : pajak internasional, kepatuhan pajak, sanksi pajak, ekonomi digital, PMSE, Nigeria, Twitter;

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

berita pilihan

Sabtu, 28 Mei 2022 | 10:00 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Wah! 10 Kanwil DJP Catatkan Penerimaan Pajak di Atas Capaian Nasional

Sabtu, 28 Mei 2022 | 09:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Demi Hal Ini, Pemerintah Perlu Lanjutkan Insentif Pajak Tahun Depan

Sabtu, 28 Mei 2022 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN

DJP Incar WP Pakai Data Rekening dan Poin Ketentuan Baru Faktur Pajak

Sabtu, 28 Mei 2022 | 07:30 WIB
PORTUGAL

IMF Komentari Sistem Pajak di Portugal, Ada Apa?

Sabtu, 28 Mei 2022 | 07:00 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Cerita Gisel Dapat Surat Cinta dari Ditjen Pajak dan Rencana Ikut PPS

Sabtu, 28 Mei 2022 | 06:30 WIB
PENERIMAAN BEA CUKAI

Ekspor Sempat Dilarang, Penerimaan Bea Keluar CPO Tetap Bisa Tumbuh 3%

Jum'at, 27 Mei 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Tanda Pengenal Wajib Pajak Pakai NIK, NPWP Bakal Dihapus Bertahap

Jum'at, 27 Mei 2022 | 17:54 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI

Sengketa PPN Perbedaan Waktu Pengakuan Transaksi Pembelian