Review
Rabu, 15 Juli 2020 | 10:37 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 15 Juli 2020 | 09:30 WIB
OPINI PAJAK
Selasa, 14 Juli 2020 | 14:35 WIB
DIREKTUR PENYULUHAN, PELAYANAN, DAN HUMAS DJP HESTU YOGA SAKSAMA:
Selasa, 14 Juli 2020 | 06:51 WIB
PERSPEKTIF
Fokus
Data & alat
Rabu, 15 Juli 2020 | 09:10 WIB
KURS PAJAK 15 JULI - 21 JULI 2020
Selasa, 14 Juli 2020 | 16:55 WIB
STATISTIK KINERJA PENERIMAAN PPN
Minggu, 12 Juli 2020 | 14:15 WIB
STATISTIK PERTUKARAN INFORMASI
Rabu, 08 Juli 2020 | 15:37 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase

Realisasi PAD Diproyeksi Maksimal 80%

A+
A-
1
A+
A-
1
Realisasi PAD Diproyeksi Maksimal 80%

Ilustrasi.

BEKASI, DDTCNews – Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat berupaya untuk menggenjot penerimaan pajak guna mengejar realisasi target pendapatan asli daerah (PAD) yang masih kurang Rp1 triliun.

Wakil Wali kota Bekasi Tri Ardhianto mengatakan pemerintah terus berupaya untuk memaksimalkan pendapatan sebelum penghujung 2019. Dengan upaya ini, kekurangan atas target PAD tersebut diharapkan bisa ditekan.

“Ya sampai akhir tahun, kita optimalkan saja dengan kondisi yang ada. Dengan kemampuan sumber daya yang kita miliki akan terus kita lakukan upaya dengan mempercepat penarikan pajak dan retribusi,” ujar Tri, Selasa, (26/11/2019).

Baca Juga: Tunggakan Pajak Lebih Dari Rp2 Miliar, Sebagian Berpotensi Diputihkan

Namun demikian, dia mengaku kesulitan untuk mencapai target PAD hingga lebih dari 100%. Pasalnya, waktu yang tersisa hanya sebulan. Untuk itu, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dalam rapat bersama DPRD memprediksi capaian maksimal yang dapat diraih hanya sekitar 80%.

Sementara itu, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan belum tercapainya target PAD dikarenakan beberapa faktor, salah satunya penerimaan pajak daerah yang masih minim, “Harus dievaluasi mulai dari reklame, PBB, ada juga pajak restoran, semua sedang dievaluasi Bapenda,” katanya

Roni Sahroni, Kepala Bidang Pendapatan Bapenda mengatakan realisasi PAD hingga November 2019 baru mencapai sekitar Rp2 triliun. Padahal, target yang dipatok untuk PAD 2019 mencapai Rp 3,3 triliun.

Baca Juga: Deadline Pembayaran Pajak PBB Diundur Dua Bulan

"Realisasi PAD baru 62,5% dari target," kata Roni.

Dengan demikian, penerimaan PAD Kota Bekasi baru mencapai 71% dari target. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Bekasi harus berusaha memaksimalkan pendapatan melalui pajak daerah, retribusi, maupun sektor pajak lainnya dengan sisa waktu sebulan sebelum akhir tahun.

Lebih lanjut, Roni menjelaskan pajak daerah menyumbang penerimaan senilai Rp1,58 Triliun. Adapun penerimaan pajak itu berasal dari pajak restoran senilai Rp296 miliar, PBB-P2 senilai Rp465,7 miliar, serta BPHTB senilai Rp383,5 miliar.

Baca Juga: Begini Kondisi Penerimaan Pajak di Calon Ibu Kota Baru

“Bapenda terus mengoptimalisasi pencapaian PAD baik sektor pajak maupun retribusi daerah, serta pendapatan lainnya dari sisa waktu yang tersedia,” kata Roni, seperti dilansir pikiran-rakyat.com. (kaw)

Topik : PAD, pajak daerah, Kota Bekasi
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Senin, 06 Juli 2020 | 13:19 WIB
PAJAK DAERAH (6)
Senin, 06 Juli 2020 | 11:04 WIB
KABUPATEN LAMPUNG BARAT
Senin, 06 Juli 2020 | 10:40 WIB
DKI JAKARTA
berita pilihan
Rabu, 15 Juli 2020 | 11:45 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Rabu, 15 Juli 2020 | 11:29 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Rabu, 15 Juli 2020 | 10:38 WIB
HARI PAJAK 14 JULI
Rabu, 15 Juli 2020 | 10:37 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 15 Juli 2020 | 10:09 WIB
LKPP 2019
Rabu, 15 Juli 2020 | 10:05 WIB
KABUPATEN KLUNGKUNG
Rabu, 15 Juli 2020 | 09:47 WIB
RAPBN 2021
Rabu, 15 Juli 2020 | 09:47 WIB
LKPP 2019
Rabu, 15 Juli 2020 | 09:30 WIB
OPINI PAJAK