Berita
Senin, 12 April 2021 | 18:45 WIB
SEKOLAH KEDINASAN
Senin, 12 April 2021 | 18:45 WIB
PENGAWASAN KEUANGAN NEGARA
Senin, 12 April 2021 | 18:01 WIB
KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
Senin, 12 April 2021 | 17:15 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Review
Jum'at, 09 April 2021 | 11:41 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 06 April 2021 | 09:23 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 04 April 2021 | 08:01 WIB
KEPALA KANWIL DJP JAKARTA BARAT SUPARNO:
Selasa, 30 Maret 2021 | 09:10 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & Alat
Rabu, 07 April 2021 | 09:20 WIB
KURS PAJAK 7 APRIL - 13 APRIL 2021
Jum'at, 02 April 2021 | 10:00 WIB
KMK 20/2021
Rabu, 31 Maret 2021 | 09:30 WIB
KURS PAJAK 31 MARET - 6 APRIL 2021
Rabu, 24 Maret 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 24 MARET - 30 MARET 2021
Komunitas
Senin, 12 April 2021 | 12:59 WIB
UNIVERSITAS SURABAYA
Minggu, 11 April 2021 | 08:01 WIB
KETUA UMUM ASPAKRINDO TEGUH KURNIAWAN HARMANDA
Sabtu, 10 April 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Jum'at, 09 April 2021 | 15:15 WIB
AGENDA PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Pemerintah Diminta Batalkan Rencana Kenaikan Tarif Pajak Perusahaan

A+
A-
1
A+
A-
1
Pemerintah Diminta Batalkan Rencana Kenaikan Tarif Pajak Perusahaan

Ilustrasi. 

LONDON, DDTCNews – Pemerintah Inggris diminta tidak menaikkan tarif pajak perusahaan saat pandemi Covid-19 masih berlangsung.

Shadow Chancellor dari Partai Buruh Anneliese Dodds mengatakan kenaikan tarif PPh badan bukan keputusan tepat pada masa krisis akibat pandemi. Dia menawarkan alternatif kebijakan untuk menyelamatkan keuangan negara akibat belanja jumbo penanganan pandemi.

"Menkeu Sunak harus mundur dari rencana menaikkan pajak," katanya, dikutip pada Rabu (3/3/2021).

Baca Juga: Audit Belanja Penanganan Covid-19, BPK Beberkan Sejumlah Temuan

Dia menjabarkan alternatif kebijakan yang ditawarkan Partai Buruh adalah tidak ada aturan fiskal baru pada periode krisis. Menurutnya, pemerintah seharusnya mulai membatasi pengeluaran dengan mendukung sektor prioritas dalam pemulihan ekonomi.

Opsi kenaikan pajak baru bisa dibuka dalam beberapa tahun ke depan saat ekonomi menunjukkan tanda pemulihan. Anneliese menyatakan prioritas pemerintah saat ini seharusnya adalah menjaga basis pajak, bukan menambah beban pajak.

Pilihan politik Partai Buruh yang tidak mendukung gagasan kenaikan pajak perusahaan dari Partai Konservatif dinilai cukup mengejutkan publik Inggris. Anneliese menyebutkan kenaikan beban pajak untuk korporasi masih bisa ditangguhkan selama beberapa tahun ke depan.

Baca Juga: Semester II/2021, Erdogan Bakal Naikkan Tarif Pajak Korporasi

"Menkeu fokus pada perubahan kebijakan pajak dengan menempatkan agenda kenaikan pajak langsung. Namun, sebenarnya yang harus dia fokuskan adalah mengamankan basis pajak itu ketika orang kehilangan pekerjaan," terang Anneliese.

Dia menegaskan masih terlalu dini untuk menerapkan kenaikan pajak pada sistem perekonomian yang masih rapuh akibat pandemi. Selain itu, pemerintah juga harus berhitung dengan dampak Brexit bagi roda perekonomian nasional.

"Sekarang terlalu dini untuk menarik dukungan [insentif] atau menerapkan kenaikan pajak ke ekonomi yang rapuh," imbuhnya, seperti dilansir bbc.com. (kaw)

Baca Juga: Pacu Penjualan Mobil Listrik, Tesla Minta Pemerintah Naikkan Pajak BBM

Topik : Inggris, PPh, PPh badan, pandemi, Covid-19
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

widyadisty tiara

Kamis, 18 Maret 2021 | 13:27 WIB
bener nih
1
artikel terkait
Senin, 05 April 2021 | 17:30 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
Senin, 05 April 2021 | 12:00 WIB
AMERIKA SERIKAT
Senin, 05 April 2021 | 08:29 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
berita pilihan
Senin, 12 April 2021 | 18:45 WIB
SEKOLAH KEDINASAN
Senin, 12 April 2021 | 18:45 WIB
PENGAWASAN KEUANGAN NEGARA
Senin, 12 April 2021 | 18:01 WIB
KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
Senin, 12 April 2021 | 17:44 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 12 April 2021 | 17:15 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Senin, 12 April 2021 | 16:33 WIB
SURVEI PENJUALAN ECERAN
Senin, 12 April 2021 | 16:30 WIB
PELAPORAN SPT TAHUNAN
Senin, 12 April 2021 | 16:19 WIB
CUKAI (9)
Senin, 12 April 2021 | 16:01 WIB
TIPS PAJAK
Senin, 12 April 2021 | 15:49 WIB
FILIPINA